Miris, Sepulang Sekolah Sejumlah Anak di Kudus Pilih Meminta-Minta

ilustrasi pengemis

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bukan hanya orang tua saja yang menjadi pengemis, namun sejumlah anak-anak usia sekolah dasar juga memilih menjalani sebagai seorang pengemis. Dalam aktivitas harian mereka, selesai sekolah mereka langsung turun ke jalan untuk meminta-minta.

Biasanya, para anak-anak itu beraksi di kawasan perempatan perempatan atau di Simpang Tujuh. Dalam menjalankan kegiatannya, mereka tidak berjalan sendiri melainkan secara berkelompok.

Seperti halnya A, seorang pengemis anak-anak yang biasa mangkal di Simpang Tujuh. Menurut dia, biasanya dia melakukan aksinya mulai pukul 14.00 WIB hingga petang. Dalam sehari, dia mendapatkan uang pemberian pengguna jalan kisaran Rp 25 ribu.

”Sedikit, Rp 25 ribuan dalam sehari. Tapi kalau lagi ramai ya bisa lebih dari itu,” katanya Kepada MuriaNewsCom.

 

Menurutnya, meski meminta-minta namun pihaknya bersama teman-temannya tidak pernah absen sekolah. Sebab mereka tetap bersekolah seperti biasanya tiap harinya, meskipun usai melakukan aktivitas pendidikan mereka meminta-minta.

Jika malam hari, dia  yang masih duduk di bangku SD mengungkapkan keingingan untuk belajar. Namun jika tidak ada yang mengajari, maka mereka langsung turun ke jalanan untuk kembali meminta-minta.

”Uangnya diberikan kepada orang tua kami. Mereka juga tahu kalau kami meminta-minta. Ya bagaimana lagi, kami kan membantu orang tua,” jelasnya.

Sebelumnya, kepala Dinsosnakertrans Ludhful Hakim pernah mengungkapkan, jika persoalan pengemis memang tidak mudah untuk ditangani. Untuk itulah pihak Dinsos sedang menggagas adanya perda yang mengatur tentang pengemis.

”Kita usulkan aturan untuk pengemis, yang mana sasarannya adalah pengguna jalan tentang larangan memberi kepada para pengemis,” ujarnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

 

Baca juga :

Ternyata, Pengemis di Kudus Ini Hampir Tiap Hari Tukarkan Uang Recehnya Rata-rata Rp 200 Ribu per Hari

Wow! Penghasilan Pengemis di Kawasan Menara Kudus Lebih Besar dari PNS

Di Menara Kudus Pengemis Ketakutan Lihat Satpol PP

Sering Ditertibkan, Pengemis di Kawasan Menara Kudus Masih Tak Kapok

Ternyata, Pengemis di Kudus Ini Hampir Tiap Hari Tukarkan Uang Recehnya Rata-rata Rp 200 Ribu per Hari

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Berkedok baju yang kusut dengan memasang wajah memelas, ternyata banyak yang tertipu dengan gaya seorang pengemis. Bahkan, tiap hari penghasilan seorang pengemis melebihi seorang pegawai. Yaitu dengan jumlah rata-rata Rp 200 ribu per hari.

Biasanya, pengemis mendapatkan uang jumlah banyak itu dalam bentuk receh. Kemudian mereka menukarkan uang hasil pemberian masyarakat itu ke beberapa tempat. Misalnya di Minimarket.

Seperti halnya diungkapkan Petugas Minimarket Kecamatan Kota yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya, para pengemis itu biasanya menukarkan uang hasil meminta-minta pada siang hari. Hal itu dilakukan hampir setiap hari usai mereka beroperasi.

”Sering mereka menukarkan uang, ya meski tidak setiap hari ke sini namun mereka sering menukarkan uangnya dalam jumlah yang lumayan. Biasanya antara Rp 150 sampai 200 ribu,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, biasanya para pengemis menukarkan uang receh itu pada waktu siang hari. Atau kisaran pukul 14.00 WIB hingga 15.00 WIB. Pada saat itulah pengemis secara bergantian menukarkan uang di berbagai tempat.

Selain menukar pada Minimarket, pengemis juga menukarkan uang hasil meminta-minta ke beberapa toko. Berbeda dengan menukar di Minimarket yang hanya menukar saja. Jika di toko tidak demikian, melainkan mereka juga membeli makanan di sana.

Hal itu juga pernah diketahui oleh Mashud, seorang pekerja di kompleks Menara. Dia menyebutkan kalau sejumlah pengemis terkadang menukarkan uang di beberapa warung dekat kompleks Menara.

”Beberapa kali menukarkan. Tapi tidak tahu jumlahnya berapa dan tiap jam berapa,” ujarnya.

Namun dia yang sering menjumpai pengemis itu mengungkapkan kalau penghasilannya banyak. Bahkan jika sampai Rp 200 ribu tiap harinya.

Editor : Titis Ayu Winarni

 

Baca juga :

Wow! Penghasilan Pengemis di Kawasan Menara Kudus Lebih Besar dari PNS

Di Menara Kudus Pengemis Ketakutan Lihat Satpol PP

Sering Ditertibkan, Pengemis di Kawasan Menara Kudus Masih Tak Kapok