KPP Pratama Wilayah Blora dan Grobogan Gagal Capai Target Penerimaan Pajak Tahun 2015

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menerima kunjungan Kepala Kepala KPP Pratama Wilayah Blora dan Grobogan Udianto di ruang kerjanya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menerima kunjungan Kepala Kepala KPP Pratama Wilayah Blora dan Grobogan Udianto di ruang kerjanya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan –  Target penerimaan pajak tahun 2015 gagal dicapai KPP Pratama Wilayah Blora dan Grobogan. Dimana, penerimaan pajak yang didapat tahun lalu hanya berkisar Rp 485 miliar.

”Target kita tahun 2015 sebesar Rp 662 miliar. Sementara pencapaiannya hanya Rp 485 miliar. Jadi, kita tidak bisa memenuhi target yang ditetapkan,” ungkap Kepala KPP Pratama Wilayah Blora dan Grobogan Udianto, usai bertemu dengan Bupati Grobogan Sri Sumarni, Rabu (30/3/2016).

Meski angka sebesar Rp 662 miliar tidak tercapai pada tahun lalu, namun target penerimaan pajak tahun 2016 justru naik cukup besar. Yakni, sebesar Rp 712 miliar atau naik Rp 50 miliar dari target tahun 2015.

”Ya, target kita tahun ini Rp 712 miliar. Target ini untuk penerimaan pajak di dua kabupaten, Blora dan Grobogan. Soalnya, kantor kita membawahi dua wilayah itu. Jumlah wajib pajak kita saat ini sekitar 146 ribu,” jelas Udianto.

Untuk meningkatkan penerimaan pajak, kata Udianto pihaknya melakukan beberapa upaya. Antara lain, melakukan pendekatan kepada sejumlah penunggak pajak. Pihaknya akan melakukan upaya persuasif agar para penunggak pajak itu mau melunasi tunggakannya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menerima kunjungan Kepala KPP Pratama Wilayah Blora dan Grobogan Udianto sempat menyampaikan beberapa pesan. Antara lain, ia meminta agar masalah pajak itu jangan sampai jadi momok yang menakutkan buat warga. Untuk itu, perlu dilakukan upaya pendekatan yang baik pada warga terkait masalah perpajakan.

”Selama ini setoran pajak merupakan komponen penting bagi pemerintah. Sebab, sekitar 80 persen anggaran belanja pemerintah bersumber dari pendapatan pajak. Jika pendapatan pajak meningkat maka alokasi belanja untuk pemerintah pusat maupun daerah juga ikut naik,” tegasnya.
Beberapa pejabat ikut mendampingi Sri Sumarni saat menerima kedatangan Udianto dan beberapa stafnya tersebut. Antara lain, Sekda Grobogan Sugiyanto, Kepala DPPKAD Moh Sumarsono, dan Kabag Humas Ayong Muhtarom.

Editor : Titis Ayu Winarni