Tukang Perahu di Pulokulon Temukan Mayat Perempuan di Pinggir Sungai Lusi Grobogan

Sejumlah petugas melakukan evakuasi mayat yang ditemukan di sungai Lusi Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Warga Dusun Pelem, Desa/ Kecamatan Pulokulon, Grobogan dikejutkan dengan peristiwa penemuan mayat di pinggir sungai Lusi yang di sebelah utara perkampungan. Mayat yang ditemukan dalam posisi terlentang itu berjenis kelamin perempuan. Mayat yang mengenakan celana jins warna biru dan kaos tanpa lengan warna ungu tersebut ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB.

Mayat yang mengambang di pinggiran sungai kali pertama diketahui oleh tukang perahu bernama Budi (19) saat akan menyeberangkan tetangganya bernama Nardi (45). Saat hendak menyeberang, keduanya melihat ada sosok mencurigakan beberapa meter di depan perahu.

Kemudian, Nardi meminta Budi agar mendekatkan perahunya ke lokasi itu. Setelah didekati, sosok mencurigakan itu adalah mayat. Selanjutnya, kedua orang itu segera kembali ke kampung dan mengabarkan peristiwa itu pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Meski mayat mengenakan pakaian lengkap, namun tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban. Hal itu sempat menyulitkan polisi untuk mengenali identitas korban. Diperkirakan, korban juga bukan warga sekitar. Soalnya, warga setempat tidak ada yang mengenali atau merasa kehilangan anggota keluarganya.

Jatidiri korban akhirnya bisa terlacak setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari korban. Dari metode ini, muncul nama Siti Sundari (24), warga Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Saat ini, pihaknya menunggu keluarga korban untuk meminta izin untuk dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

”Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, kami masih menunggu keluarga korban untuk melakukan autopsi. Setelah itu, kami akan kembalikan jenazah pada keluarga korban,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Mayat Laki-laki Ditemukan di Ladang Tebu Gebog Kudus

Warga mendatangi lokasi penemuan mayat di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Warga mendatangi lokasi penemuan mayat di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Penemuan mayat terjadi di Kudus. Kali ini mayat berjenis kelamin laki- laki ditemukan di ladang tebu, Desa Jurang, RT 4 RW 3, Gebog, Kudus, Kamis (5/1/2017) siang.

Penemuan mayat tersebut menggegerkan warga sekitar. Lokasi yang terdapat di belakang klinik Sukun  membuat warga berbondong-bondong datang ke lokasi.

Yatono,  warga Desa Jurang mengatakan, dia bersama temannya yang kali pertama mendapati ada mayat. Saat itu, dia sedang bekerja di lahan tebu. Dia dikejutkan dengan bau tak sedap dari sekitar.

“Tadi sekitar pukul 10.30 WIB saya kletek tebu. Lha kok ada bau tidak enak dan menyengat dan ternyata ada mayat di sekitar kami saat kerja,” katanya kepada MuriaNewsCom di lokasi.

Mayat tersebut terbujur di kebun tebu. Mayat dalam keadaan tengkurap. Mayat diduga telah meninggal dunia lama. Karena tampak belatung mengerumuni mayat. “Mungkin sudah sepekan meninggal. Tapi persisnya kurang tahu. Hanya mayatnya laki-laki,” ujarnya

Sejumlah anggota kepolisian dan kodim tiba di lokasi. Saat ini tim Inafis juga telah datang mengecek kondisi mayat. Dokter dari Puskesmas Gondosari juga telah mengecek kondisi mayat.

Editor : Akrom Hazami