Kakinya Bersimbah Darah, Pria di Purwodadi Grobogan Mengaku Ditembak Orang

MuriaNewsCom, Grobogan – Seorang pria berusia sekitar 40 tahun sempat bikin sibuk aparat kepolisian. Gara-garanya, pria yang bernama Suharto, warga Kecamatan Penawangan tersebut mengaku habis ditembak pada kedua kakinya, Sabtu (6/1/2017).

Pada dua kaki korban di bagian paha memang terdapat 4 titik luka berbentuk seperti lubang. Masing-masing paha ada 2 luka. Luka itulah yang sempat membikin kaki korban bersimbah darah dan akhirnya harus menjalani perawatan di RSUD Purwodadi.

Peristiwa yang menimpa pria tersebut terjadi di sebuah rumah kosong di seberang SPBU Nglejok, Purwodadi, sekitar pukul 12.00 WIB. Selama beberapa bulan terakhir, pria yang tidak memiliki kartu identitas tersebut diketahui tinggal di sebuah bangunan rumah di belakang klinik kesehatan itu.

Dari penelusuran di lokasi, tempat yang dihuni pria itu adalah sebuah rumah setengah jadi alias belum selesai dibangun. Rumah yang sudah dipasang garis polisi itu berada di ujung selatan menghadap ke timur. Di depan rumah terdapat lahan kosong yang terdapat kolam cukup lebar.

Sejumlah warga sekitar mengaku tidak tahu soal adanya peristiwa penembakan tersebut. Namun, mereka sempat mendengar jeritan korban karena merasa kesakitan.

“Saat itulah, beberapa warga berdatangan ke lokasi. Saat itu, kaki korban penuh darah yang terus mengucur,” kata warga yang enggan menyebutkan namanya itu.

Saat ditanya warga, pria tersebut belum bisa memberikan keterangan karena terlihat masih trauma. Namun, pria itu mengisyaratkan jika luka di kakinya itu akibat ditembak orang menggunakan senapan angin.

Melihat kondisinya cukup parah, warga kemudian menggotong korban ke klinik yang ada samping lokasi kejadian. Setelah mendapatkan perawatan darurat, korban kemudian dibawa ke RSUD Purwodadi untuk penanganan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Suwasana menyatakan, pihaknya langsung melakukan olah TKP setelah mendapat laporan dari masyarakat. Selama dua bulan terakhir, pria tersebut tinggal di rumah itu.

Pihaknya masih kesulitan untuk meminta keterangan korban karena masih mengalami trauma. Untuk memastikan penyebab luka, pihaknya masih menunggu hasil rontgen dari rumah sakit.

“Kita tunggu hasil rontgennya dulu untuk memastikan penyebab luka pada kedua paha korban. Dari hasil rontgen nanti bisa diketahui apakah luka itu akibat tembakan atau ada penyebab lainnya,” jelasnya pada wartawan.

Editor : Ali Muntoha

 

Bripka Tejo, Terduga Pelaku Penembakan Brimob di Blora Dimakamkan Tanpa Upacara Militer

Pemakaman Bripka Bambang Tejo dilakukan tanpa prosesi upacara militer. (BeritaJateng.net)

MuriaNewsCom, Blora – Brigadir kepala (Bripka) Bambang Tejo (36) salah satu anggota Brimob yang tewas dalam penembakan di lokasi pengeboran minyak di Desa Trembul Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora Rabu (11/10/2017), kemarin siang dimakamkan di pemakaman umum Jetis Blora.

Bripka Bambang tejo diduga bunuh diri dengan cara menembakkan senjatanya AKA 101 ke kepalanya setelah membunuh dua rekannya sesama anggota Brimob pada Selasa malam kemarin.

Baca: Bripka Tejo Bunuh Diri Setelah Tembak Mati 2 Rekannya Sesama Brimob di Blora

Prosesi pemakaman Bripka Bambang tejo sendiri dilakukan tanpa melalui upacara militer. Hal ini berbeda dengan pemakaman Brigadir Budi Wibowo (Pati) dan Brigadir Ahmad Supriyanto (Demak) yang dilakukan dengan upacara militer.

Sempat terjadi ketegangan antara awak media dengan petugas kepolisian yang melarang meliput prosesi pemakaman jenazah Bripka bambang Tejo.

Baca: Begini Firasat Keluarga Sebelum Anggota Brimob Pati Ini Tewas Ditembak Rekannya Sendiri

Suasana haru tampak menyelimuti prosesi pemakaman Bambang tejo. Istri korban terus menangis saat jenazah Bambang Tejo dimasukkan ke liang lahat.

Mulyono, kakak sepupu Bambang Tejo mengaku tidak percaya adiknya menjadi pelaku penembakan. Selama ini Bambang dikenal sosok yang baik dan sopan serta sering bercanda.

”Bambang Tejo sosok yang baik hati. Wajahnya saja bukan seperti orang-orang galak. Mimiknya saja seperti orang biasa,” ungkap Mulyono.

Bambang Tejo tewas diduga menembak kepalanya sendiri usai membunuh dua rekannya sesama anggota Brimob, Budi Wibowo (30) dan Ahmad Supriyanto (35) di lokasi pengeboran minyak kabupaten Blora. Kasus ini kini masih dalam penanganan Polda Jawa tengah dan polres Blora.

Editor: Supriyadi

Baca: 3 Anggota Brimob Tewas Usai Saling Baku Tembak di Blora

Baca:Ini Spesifikasi Senjata Serbu yang Digunakan Brimob untuk Nembak Mati Rekannya di Blora 

DETIK-DETIK Oknum Polisi Tembak Warga di Halaman Hotel di Tegal

Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa saat hadir dalam pemakaman korban. (tribratanews tegal)

MuriaNewsCom, Tegal – Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa bersama jajarannya segera melakukan penelusuran atas kasus penembakan brutal yang terjadi di halaman Hotel Karlita Kota Tegal, Kamis (29/9/2017).

Semmy mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi dan telah mengamankan RE, seorang oknum anggota polisi yang diduga sebagai pelaku serta memastikan akan diproses secara hukum.

“Pelaku sudah kita amankan, dan sedang kita proses pidananya, termasuk kode etik akan diproses oleh Propam Polda ,” ungkap kata Semmy Ronny kepada wartawan di mapolres setempat.

RE ditangkap dan diamankan. Pelaku adalah oknum anggota Polri dari wilayah Surakarta yang kebetulan sedang berada di Tegal. Berdasarkan informasi awal, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 – 03.00 WIB dini hari di halaman parkir Hotel Karlita. Berawal usai tempat hiburan yang berada di lokasi tersebut tutup dan para pengunjung keluar.

BacaDOR, 1 Orang Tewas Ditembak, dan 1 Luka di Halaman Hotel di Tegal

Selanjutnya terjadi keributan antara korban dengan seseorang laki-laki, Anjar, hingga terjadi cekcok adu mulut dan adu fisik. Lalu, salah seorang rekan anjar, Edi menginformasikan ke satpam. Kebetulan di situ juga ada RE, oknum anggota dan menginformasikan keributan itu.

Melihat Anjar dikeroyok korban bersama rekanya, RE mendatangi dan berupaya melerai. Namun karena situasi terdesak yang bersangkutan mengeluarkan tembakan sekali ke atas. Kemudian karena korban terus menyerang akhirnya terjadi letusan kedua yang mengenai korban.

Akibat letusan tersebut mengenai dada kiri korban Ragiman (48) warga Jalan Blanak Tegalsari Kota Tegal. Korban Ragiman tewas. Proyektil juga tembus hingga mengenai bahu korban lainnya yakni Dedy Setyo Utomo (30) warga Dukuhturi Kabupaten Tegal yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

“Jadi oknum anggota ini lakukan pembelaan, namun justru saat kondisi tertekan akhirnya terjadi. Saat mengeluarkan tembakan pertama juga sempat ngomong, saya anggota Polda dan hal itu ketahui di sekita TKP,” bebernya.

Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV di lokasi terlihat usai kejadian, mobil pelaku menerobos keluar dari parkiran. Selanjutnya dari petunjuk kendaraan tersebut terindetifikasi pengemudi yang sempat masuk ke dalam mobil adalah Anjar.

Pelaku sendiri berhasil diamankan Kamis pagi sekitar pukul 07.45 WIB di rumah orang tuanya di daerah Kaligangsa Margadana Kota Tegal. Sementara saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di mapolres.

Editor : Akrom Hazami