Alasan Anak Sakit, Sopir Pribadi Ini Nekat Curi Uang Majikan 11 Ribu Poundsterling

 Toni Senjaya, pelaku pencurian saat diamankan di Mapolres Jepara, Kamis (9/2/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

Toni Senjaya, pelaku pencurian saat diamankan di Mapolres Jepara, Kamis (9/2/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

MuriaNewsCom,Jepara – Petugas Satreskrim Polres Jepara berhasil membekuk Toni Senjaya (35) warga Desa Babakan Peuteuy RT 1 RW 1 Kecamatan Cicalengka, Bandung. Toni yang merupakan sopir pribadi dari Yati Sumiyati (38) warga Desa Semat RT 5 RW 3 Kecamatan Tahunan, Jepara, diketahui telah mencuri uang majikannya sebanyak 11 ribu poundsterling atau sekitar Rp 180 juta.

Kapolres Jepara AKBP Samsu Arifin mengatakan, pencurian uang tersebut terjadi pada Senin Senin (6/2/2017) sekitar pukul 14.30 WIB. Sedangkan, pelaku berhasil ditangkap oleh petugas Reskrim pada Kamis (9/2/2017) di salah satu hotel di Pati.

“Setelah anggota kami mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku yang berada di salah satu hotel di Pati, petugas langsung bergerak ke lokasi. Benar saja, pelaku berada sedang menginap di hotel dan langsung diamankan tanpa perlawanan,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 103 lembar uang pecahan 20 poundsterling, 92 lembar uang pecahan 50 pounsdterling, 2 lembar uang pecahan 50 euro, uang tunai senilai Rp 2,3 juta, tas pinggang wara orange, 1 koas warna biru, 1 buah celana jeans merk cardinal, 1 pasang sendal merk coole  dan 1 bendel nota karaoke the boss. Sebagian uang asing, sudah ditukar pelaku dengan uang rupiah.

Kapolres juga menceritakan, bagaimana kronologi terjadinya aksi pencurian yang dilakukan Toni terhadap uang majikannya tersebut. Di mana, pada hari kejadian, korban sedang berada di Polres Jepara untuk berkonsultasi dan melaporkan kasus penipuan yang dilakukan rekan bisnisnya yang merupakan warga asing dari Amerika Serikat. Korban mengaku telah ditipu rekan bisnisnya itu sebesar Rp 450 juta.

Usai dari Mapolres Jepara, korban kemudian mengecek gudang mebel yang yang ada di Pesajen, Demaan, Jepara. Setelah itu, korban langsung pulang ke rumah dan sampai rumah sekitar pukul 18.00 WIB. Ketika sampai di rumah, korban langsung menuju kamar, dan membuka lemari. Alangkah terkejutnya, ketika membuka lemari, tas pinggang miliknya yang berisi uang poundsterling lenyap.

Mengetahui hal ini, korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jepara. “Mendapat laporan itu, petugas pun langsung bergerak untuk memburu pelaku. Dalam laporannya, korban mengaku mencurigai karyawannya yaitu sopir pribadinya yang  mengambil uang tersebut. Alasan korban curiga, karena pada hari itu pelaku berpamitan kepada korban untuk mencari pekerjaan baru serta menyerahkan sepeda motor inventaris kerja,” ungkapnya.

Sementara itu, korban yaitu Yati Sumiyati mengatakan, jika pelaku sebenarnya sudah bekerja dengannya sudah lumayan lama. “Dia sudah bekerja dengan saya di Bandung itu sudah lumayan lama. Namun ia ikut pindah ke Jepara dengan saya ini baru sekitar 6 bulan. Tapi malah jadinya begini. Padahal dia itu sudah saya percaya lho,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Toni itu dahulunya pelaku katanya, banyak masalah. Baik masalah keluarga atau yang lain.”Saya menerimanya bekerja itu lantaran kasihan dan iba. Dan saya dahulunya juga beeharap supaya dia bisa berubah. Tapi nyatanya malah mencuri,” paparnya.

Sementara itu, Toni pelaku pencurian mengaku nekat mencuri uang milik majikannya tersebut lantaran terdesak kebutuhan rumah tangga. “Saya butuh uang. Sebab anak saya sakit-sakitan di rumah. Sehingga saya terpaksa melakukan ini,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono