Pembuat Beras Analog Asal Grobogan Ini Bangga Produknya Dibeli Presiden Jokowi, Begini Ceritanya

Ambarwati (tengah) pembuat Rasteja dari Desa Klampok, Kecamatan Godong saat dapat kesempatan bertemu Presiden Jokowi di Semarang, Sabtu (23/12/2017) (istimewa)

MuriaNewsCom, GroboganSebuah momen istimewa berhasil didapat Ambarwati, salah satu pelaku UMKM dari Desa Klampok, Kecamatan Godong, Sabtu (23/12/2017). Yakni, bisa bertatap muka langsung dan berfoto bersama dengan Presiden Joko Widodo.

Lebih bangga lagi, Jokowi juga berkenan membeli produk beras analog dari bahan ketela dan jagung (Rasteja) yang dibuatnya selama ini.  

”Waduh, senang sekali dan bangga bisa bertemu Bapak Presiden. Ini momen luar biasa sekali,” kata Ambarwati saat dihubungi lewat ponselnya.

Baca: Beraksi di ATM Pom Bensin, Sindikat Pembobol ATM asal Palembang Diringkus Polres Jepara

Pertemuan Ambarwati dengan Jokowi itu berlangsung dalam acara penyerahan sertifikat untuk rakyat secara serentak di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang siang tadi. Dalam acara itu juga diadakan pameran produk unggulan UMKM dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Jadi saya diminta pihak BPN Grobogan untuk ikut mengisi stan pameran UMKM. Selain saya, ada dua UMKM lain dari Grobogan yang ikut. Yakni, pembuat sale pisang dan telur asin,” jelas Ambar.

Menurutnya, selain Rasteja, ada beberapa produk lagi yang dibawa. Antara lain, nasi jagung instan, emping jagung dan singkong goreng crispi. Selama acara, Jokowi tidak ada agenda mengunjungi stand pameran UMKM.

Pasca acara penyerahan sertifikat Ambarwati berupaya untuk bisa bertemu dengan Jokowi sekedar buat mengenalkan Rasteja. Upaya untuk mendekati presiden butuh perjuangan karena pengamanan yang cukup ketat dan banyaknya orang yang hadir.

Baca: Dosen Pembimbing Skripsi Jokowi Ternyata Asli Grobogan, Rumahnya Sangat Sederhana

”Singkatnya, saya akhirnya dapat kesempatan untuk bisa menghadap Pak Presiden. Saya cerita soal Rasteja dan beliau (Presiden) sangat terkesan dan akhirnya membeli satu produk kemasan 1 kg yang saya bawa tadi. Senang sekali rasanya dapat kesempatan itu,” jelasnya dengan nada penuh semangat.

Amba mengatakan, dalam pembuatan rasteja dan aneka makanan ringan yang dilakukan selama ini, didapat dari bimbingan dan pengarahan dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Grobogan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Sementara itu, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Grobogan Heru Prajadi mengaku bangga karena produk rasteja mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi. Menurutnya, Ambarwati selama ini merupakan pengelola Kelompok Usaha Bersama (KUB) Maju Jaya Desa Klampok yang menjadi binaan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Grobogan. KUB ini bidang usahanya berkaitan dengan pangan dengan jenus produk yang dibuat berupa makanan siap saji dari bahan jagung dan ketela.

Baca: Ini Sosok Agus Maarif, Ustaz Ganteng Asli Pati yang Baca Alquran di Pernikahan Anak Jokowi

Menurutnya, selama ini pihaknya sudah melakukan pembinaan dan pengembangan pada pelaku UMKM yang mengarah pada hasil pertanian muapun peternakan. Dalam pengembangan, Pemerintah Grobogan telah menjalin kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Wujudnya melalui pembuatan techno park  (TP).

Adanya TP di Grobogan dirasa sangat diperlukan. Dengan program ini membawa dampak positif. Sebab, pihak BPPT itu membantu penyediaan peralatan khususnya pasca produksi hingga pemasaran.

”Program ini sangat bagus sekali dan memang sangat kita butuhkan. Melalui program ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya petani dan pelaku UMKM,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi