Ditunjuk jadi Pelatih Persijap, Carlos Raul Optimistis

Carlos Raul Sciucatti kini ditunjuk menjadi pelatih Persijap. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Fernando Sales tak lagi menduduki kursi pelatih kepala Persijap Jepara. Hal itu karena pelatih asal Brazil itu gagal membawa Laskar Kalinyamat berprestasi di ajang Liga 2. Klub sepak bola asal Jepara itu justru tenggelam di zona degradasi, setelah mengalami enam kali kekalahan dari sembilan laga.

Sebagai gantinya, manajemen Persijap menunjuk Carlos Raul Sciucatti. Ia bukanlah sosok yang baru bagi Laskar Kalinyamat, karena ia pernah merumput di Jepara pada musim 200-2009. Di samping itu, pada musim ini ia juga menjabat sebagai direktur Teknik tim asal Bumi Kartini tersebut. 

“Saya percaya Carlos mampu mengambil alih posisi ini karena dia orang yang paling bisa saya percayai. Kemampannya tidak dilakukan lagi karena pernah membawa Persijap memenangkan laga persahabatan melawan Persib dan beberapa pertandingan uji coba pra musim lalu,” ujar CEO Persijap Esti Puji Lestari, Rabu (2/8/2017).

Sementara itu Carlos mengaku tak sabar membuktikan hasil arahannya kepada juniornya. “Kalau dulu memulai karir (di Persijap) sebagai pesepakbola profesional rasanya agak tegang, takut dan nervous. Tapi kalau ini (melatih) rasanya ingin sekali besok cepat datang, dan saya percaya sama anak-anak bisa melakukan yang terbaik dan harapannya meraih hasil bagus,” kata dia, di tengah-tengah sesi latihan jelang laga melawan Persibangga, Kamis (3/8/2017).

Adapun, perombakan lain juga terjadi di sisi asisten pelatih. Muhammad Yusuf yang selama ini bertindak sebagai orang kedua, kini tak lagi berada di kursi kepelatihan Persijap. Ia mengundurkan diri setelah laga melawan PSCS Cilacap.

Editor : Akrom Hazami

Persikaba Wajibkan Pelatih Sepak Bola Minimal Berlisensi D

Pelatih kiper Persikaba, Tulus Sapmoko (kiri-bertopi) butuh kursus lisensi agar lebih berpengalaman. (MURIANEWS/PRIYO)

BLORA–PSSI Blora mewajibkan semua pelatih harus berlisensi. Karena itu, saat ini induk organisasi sepak bola di Kabupaten Blora tersebut sedang koordinasi dengan PSSI Jateng dan PSSI pusat untuk menggelar kursus pelatihan untuk pelatih. Diharapkan, semua pelatih di Blora nanti punya lisensi kepelatihan.

Lanjutkan membaca