Hiburan Klonengan dan Menu Sayur Becek Bakal Hiasi Acara Sertijab Bupati Grobogan

Beberapa persiapan sudah dilakukan untuk acara sertijab Bupati Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Beberapa persiapan sudah dilakukan untuk acara sertijab Bupati Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati Grobogan, dari pejabat lama pada pejabat baru yang akan digelar Kamis (24/3/2016) di Pendapa Kabupaten Grobogan dipastikan bakal dilangsungkan secara sederhana.

Hal itu diungkapkan Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muhtarom pada wartawan usai mengikuti rakor persiapan sertijab, Selasa (22/3/2016).

“Acara sertijab nanti dilakukan secara sederhana. Soalnya, suasana masih dalam kondisi berduka, seiring meninggalnya Wakil Bupati Grobogan terpilih Bapak Edy Maryono beberapa hari lalu,” katanya.

Dalam sertijab nanti, acara hiburannya akan diisi klonengan dengan gamelan yang sudah ada di pendapa. Hiburan ini berfungsi sebagai pengisi jeda waktu luang sebelum dan setelah acara sertijab.

Untuk menu makan juga akan disesuaikan secara sederhana. Sementara, satu menu yang disiapkan untuk para tamu adalah sayur becek, salah satu kuliner khas Grobogan.

“Acara makan nanti konsepnya prasmanan. Mengingat tamunya cukup banyak, maka disiapkan 9 titik untuk tempat prasmanan, sehingga tidak terjadi antrian panjang dan lama,” imbuhnya.

Dalam acara sertijab nanti, rencananya akan dihadiri 2.000 tamu undangan. Rinciannya, sebanyak 600 orang merupakan undangan dari pihak eksekutif dan legislatif.

Seperti, gubernur, pejabat dari Bakorwil Pati, pimpinan SKPD, camat, kepala desa, anggota DPRD Grobogan, dan tokoh masyarakat. Kemudian, sebanyak 1.400 undangan berasal dari keluarga besar Bupati Grobogan Sri Sumarni dan tim suksesnya saat pilkada lalu.

Sementara itu, persiapan sertijab sudah mulai dilakukan sejak kemarin. Salah satunya adalah sudah mulai didirikannya tenda untuk tamu undangan di depan dan sekitar pendapa yang bakal jadi tempat pelaksanaan sertijab.

Editor : Kholistiono

2 Ribu Undangan Disebar untuk Acara Sertijab Bupati Grobogan

Sejumlah pejabat terkait sedang melakukan rakor persiapan sertijab Bupati Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah pejabat terkait sedang melakukan rakor persiapan sertijab Bupati Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah proses pelantikan Bupati Grobogan Sri Sumarni dilakukan Senin (21/3/2016) di Semarang, masih ada satu rangkaian acara lagi yang akan dilakukan di Grobogan. Yakni, acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati Grobogan, dari pejabat lama kepada pejabat baru.

Acara sertijab akan digelar di Pendapa Kabupaten Grobogan, Kamis (24/3/2016) mulai pukul 09.00 WIB. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dijadwalkan akan hadir dalam sertijab nanti.

Dalam acara sertijab nanti, rencananya akan dihadiri 2.000 tamu undangan. Rinciannya, sebanyak 600 orang merupakan undangan dari pihak eksekutif dan legislatif. Seperti, gubernur, pejabat dari bakorwil Pati, pimpinan SKPD, camat, kepala desa, dan anggota DPRD Grobogan.

Kemudian, sebanyak 1.400 undangan berasal dari keluarga besar Bupati Grobogan Sri Sumarni dan tim suksesnya saat pilkada lalu.

“Dalam sertijab nanti, kita juga mengundang mantan Bupati Grobogan periode sebelumnya. Yakni, Bapak Bambang Pudjiono, Agus Supriyanto, Turmudi Suwito, dan Mulyono. Selain itu, enam bupati tetangga juga akan kita undang untuk menghadiri sertijab,” ungkap Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muhtarom pada wartawan, usai menggelar rakor persiapan sertijab.

Dikatakan, dari jadwal yang sudah disiapkan, proses sertijab nanti tidak akan berlangsung lama. Selain proses sertijab, dalam acara nanti juga akan diisi tiga sambutan saja. Yakni, dari gubernur, bupati lama dan bupati baru.

Editor : Kholistiono

Ini Agenda yang Dilakukan Sri Sumarni Setelah Menjalani Pelantikan di Semarang

Bupati Grobogan periode 2016-2021 Sri Sumarni berbicang santai dengan beberapa ketua papol pengusung di ruang kerjanya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan periode 2016-2021 Sri Sumarni berbicang santai dengan beberapa ketua papol pengusung di ruang kerjanya. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Beberapa jam usai resmi memegang jabatan sebagai Bupati Grobogan periode 2016-2021, Sri Sumarni ternyata langsung meluncur ke Kantor Pemkab Grobogan. Namun, belum banyak kegiatan yang dilakukan pada hari perdana menjabat sebagai bupati tersebut.

Saat berada di Kantor Pemkab Grobogan, Sri Sumarni langsung memeriksa kondisi ruang kerja. Ikut menemani Sri Sumarni, para ketua parpol yang pengusungnya dalam Pilkada lalu. Yaitu, Ketua Partai Hanura Grobogan Setiawan Djoko Purwanto dan Ketua DPC PKB Grobogan HM Nurwibowo. Terlihat pula Sekretaris DPC PDIP Grobogan yang juga Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto. Tampak pula, Kabag Umum Pemkab Grobogan Supriyanto.

Usai melihat ruang kerja, Sri Sumarni sempat pula melihat rumah dinas yang akan jadi tempat tinggalnya selama menjabat jadi Bupati Grobogan. Saat melihat rumah dinas, Sekda Grobogan yang sebelumnya menjabat Plt Bupati beserta sejumlah pejabat ikut pula mendampingi.

Agenda hari pertama hanya melihat kondisi rumah dinas dan ruang kerjanya. Setelah itu, dilanjutkan makan bersama dengan pejabat dan para pimpinan parpol.

”Tidak ada acara ramai-ramai. Sebab, kami masih dalam suasana duka sepeninggal Pak Edy Maryono. Semua kader partai sudah kami minta agar menghormati masa berkabung ini,” ujar Sri Sumarni.

Dia menyatakan, akan segera menjalankan roda pemerintahan untuk melaksanakan visi misi dan program yang dicanangkan sebelumnya. Dari beberapa program itu, prioritas utama yang dilakukan adalah pembangunan insfranstruktur jalan.

”Sektor itu menjadi penentu kelancaran jalannya roda perekonomian daerah. Tahun ini harus bisa tuntas 100 persen,” katanya pada wartawan.

Editor : Titis Ayu Winarni

Sri Sumarni Dilantik, Gedung Gradhika Bhakti Praja Penuh Karangan Bunga

Puluhan karangan bunga berisi ucapan selamat untuk Sri Sumarni Bupati Grobogan yang baru yang terpajang di depan Gedung Gradhika Bhakti Praja. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Puluhan karangan bunga berisi ucapan selamat untuk Sri Sumarni Bupati Grobogan yang baru yang terpajang di depan Gedung Gradhika Bhakti Praja. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski pelantikan Sri Sumarni dilakukan di Kantor Gubernuran di Jalan Pahlawan Semarang, namun respon atas momen itu ternyata cukup luar biasa. Hal itu setidaknya bisa dilihat dengan banyaknya karangan bunga berisi ucapan selamat yang terpajang di depan Gedung Gradhika Bhakti Praja, tempat berlangsungnya pelantikan.

Dari pantauan di lokasi, puluhan karangan bunga itu datang dari berbagai kalangan. Mulai dari politisi, perusahaan pemerintah maupun swasta, pejabat, parpol, serta pribadi.

”Jumlah karangan bunga ini cukup banyak. Kalau 50 ada kayaknya. Karangan bunga ini sudah mulai datang sehari sebelum pelantikan,” ujar salah satu petugas Satpol PP yang bertugas di situ.

Sementara itu, ucapan selamat secara langsung terhadap Bupati Grobogan Sri Sumarni juga dilakukan setelah semua prosesi pelantikan selesai. Satu persatu tamu undangan memberikan ucapan selamat pada Sri Sumarni di podium.

Sri Sumarni berdiri paling kanan ditemani adik kandungnya Setyo Hadi saat menerima ucapan selamat. Kemudian, ada pula Ketua Tim PKK Grobogan Sri Hartati didampingi suaminya Suhadi. Mantan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan Wabup Icek Baskoro beserta istri juga ikut berdiri di podium tersebut nenemani Sri Sumarni menerima ucapan selamat.

Saking banyaknya tamu yang jumlahnya lebih dari 500 orang, acara pemberian ucapan selamat berlangsung cukup lama. Hampir satu jam lamanya, prosesi pemberian ucapan selamat ini rampung.
Sementara itu, setelah dilantik, Sri Sumarni yang juga menjabat Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Grobogan itu mengimbau pada para pendukungnya untuk tidak melakukan arak-arakan. Itu dilakukan untuk menghormati masa duka yang terjadi di tubuh koalisi Grobogan Hebat.

”Semua pendukung maupun relawan saya imbau untuk tidak larut dalam kegembiraan. Suasana masih berkabung, jadi acaranya sederhana saja. Tidak perlu melakukan arak-arakan,’’ imbuhnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Ini Pesan Khusus Ganjar Pranowo Pada Bupati Grobogan Sri Sumarni

Sri Sumarni mendapat ucapan selamat usai dilantik di Kantor Gubernuran di Jalan Pahlawan Semarang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni mendapat ucapan selamat usai dilantik di Kantor Gubernuran di Jalan Pahlawan Semarang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Bupati Grobogan Sri Sumarni, ada beberapa pesan khusus yang disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Yakni, bersikap terbuka pada masyarakat. Caranya, adalah segera membuka saluran informasi yang mudah diakses masyarakat. Seperti menyebar nomor telepon khusus maupun melayani komunikasi melalui layanan media sosial.

”Bu Sri silahkan kasih masyarakat nomor HP khusus, akun facebook atau twitter. Bisa dipegang sendiri, atau dikelola oleh ajudan. Setelah dilantik, para kepala daerah ini saya minta agar transparan dan akuntabel serta mudah diakses masyarakat,” pesan Ganjar.

Selain keterbukaan informasi, Ganjar juga menyampaikan beberapa catatan yang harus jadi perhatian Sri Sumarni. Di antaranya, soal infrastruktur, pengentasan kemiskinan, persoalan ideologi radikal, bencana alam, dan pengurangan angka kematian ibu melahirkan.

Pesan Ganjar lainnya adalah soal pengelolaan dana desa. Ia berharap Sri Sumarni mengawal alokasi dana desa dengan ketat. Sebab, saat ini, dirinya juga telah mengeluarkan surat edaran agar hasil musyawarah desa ditempel dipapan pengumuman agar semua masyarakat ikut mengetahui dan memantau perkembangannya.

Ganjar Pranowo juga sempat meminta agar Bupati Grobogan Sri Sumarni, yang baru saja dilantik agar ikut Workshop Tunas Integritas di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Acara yang dimulai Selasa (22/3/2016) itu diikuti 17 Kepala Daerah lain di Jateng yang dilantik serentak bulan Februari lalu.

”17 Kepala Daerah ini nanti sore berangkat ke Jakarta (KPK) untuk belajar anti korupsi. Kalau Bu Sri mau ikut nanti kita sertakan sekalian,” katanya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni kepada wartawan mengatakan, dirinya siap membuka akses informasi dan menerima pengaduan masyarakat. Sebab, hal itu merupakan salah satu janjinya dalam kampanye lalu. ”Soal, keterbukaan dan transparansi merupakan salah satu visi misi saya. Soal ini segera kita siapkan,” katanya.

Sedangkan soal ajakan ikut workshop ke KPK, dirinya tidak bisa ikut bersama 17 kepala daerah lainnya. Sebab, ia sedang mempersiapkan acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati Grobogan Kamis (24/3/2016) mendatang. ”Pemkab Grobogan memiliki agenda tersendiri dalam waktu dekat juga mengunjungi KPK. Temen-temen SKPD sebelumnya juga membicarakan masalah itu,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Inilah Momen-momen Pelantikan Bupati Grobogan Sri Sumarni

foto-utama

Sri Sumarni diambil sumpah pada pelantikan bupati. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Senin (21/3/2016) sekitar pukul 10.00 WIB, Sri Sumarni resmi dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Bupati Grobogan periode 2016-2021.

Berikut ini MuriaNewsCom sajikan foto-foto proses pelantikan yang dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Editor : Kholistiono

Beberapa petugas Satpol PP dan kepolisian berjaga di luar ruangan pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Beberapa petugas Satpol PP dan kepolisian berjaga di luar ruangan pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Tampak Sri Sumarni duduk di bangku depan bersama tamu undangan jelang pelantikan dirinya

Tampak Sri Sumarni duduk di bangku depan bersama tamu undangan jelang pelantikan dirinya (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo duduk bersama pejabat lainnya (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo duduk bersama pejabat lainnya (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Sri Sumarni diambil sumpah jabatan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni diambil sumpah jabatan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Gubernur Jateng memasang lencana di pundak Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jateng memasang lencana di pundak Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Sri Sumarni menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Gubernur Jateng menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jateng menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Ganjar Pranowo memberikan ucapan selamat kepada Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ganjar Pranowo memberikan ucapan selamat kepada Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tunggu Pelantikan Bupati, PDIP Serahkan Masalah Pengganti Edy Maryono pada DPP

Agus Siswanto, Sekretaris DPC PDIP Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Agus Siswanto, Sekretaris DPC PDIP Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sama seperti PKB, kubu PDIP Grobogan juga belum membahas soal siapa sosok pengganti Wakil Bupati Grobogan terpilih Edy Maryono yang meninggal dunia beberapa hari lalu. Pihak PDIP masih fokus pada proses pelantikan Bupati terpilih Sri Sumarni terlebih dahulu.

”Kita fokus dulu sampai Bu Sri Sumarni dilantik resmi jadi Bupati Grobogan. Soal, pengganti Pak Edy Maryono belum kita bahas. Terlebih saat ini juga belum tujuh hari sejak meninggalnya Pak Edy. Jadi, masih dalam suasana duka atau berkabung,” ungkap Sekretaris DPC PDIP Grobogan Agus Siswanto.

Menurut Agus, sesuai mekanisme, setelah Sri Sumarni dilantik jadi bupati, baru akan diusulkan calon wakilnya. Soal siapa nanti nama yang disetujui untuk menggantikan Edy Maryono, pihaknya menyerahkan pada DPP PDIP pusat.

Meski begitu, pembicaraan internal dengan partai pengusung lainnya juga tetap dilakukan. Yakni, dengan PKB, Hanura, dan PAN yang dalam Pilkada lalu bergabung membentuk Koalisi Grobogan Hebat guna mengusung pasangan Sri Sumarni-Edy Maryono.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Grobogan HM Nurwibowo menambahkan, mekanisme pembahasan pengganti Edy dilakukan setelah masa berkabung tujuh hari selesai. Hanya saja, kapan waktunya masih belum ditentukan.

Lebih lanjut Nurwibowo menyatakan, proses pembahasan nama pengganti itu tidak bisa dilakukan begitu saja. Tetapi harus melibatkan banyak pihak terkait.

Seperti, dari internal partai telebih dulu, mulai DPC, DPW hingga DPP PKB. Kemudian, partai koalisi pengusung pasangan Sri Sumarni-Edy Maryono dalam pilkada lalu juga pasti akan diajak komunikasi.

”Bupati terpilih Sri Sumarni juga punya andil untuk menentukan sosok yang akan diusulkan. Setelah masa berkabung, kami secepatnya akan konsultasi ke DPW dan DPP untuk membahas masalah ini,” tegasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Terkait Waktu Pelantikan Bupati Grobogan Terpilih Belum Ada Kepastian

pelantikan-bupati

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Terkait kapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan terpilih sampai saat ini masih jadi topik pembicaraan berbagai kalangan masyarakat. Hal ini terkait dengan bakal habisnya masa jabatan Bambang Pudjiono dan Icek Baskoro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Grobogan pada Senin (14/3/2016) mendatang.

Terlebih, setelah Wakil Bupati Grobogan terpilih Edy Maryono meninggal dunia Jumat (11/3/2016) kemarin. Kondisi ini juga memicu beragam pertanyaan seputar pelantikan pemimpin Grobogan periode 2016-2021.

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto ketika dimintai komentarnya menyatakan, sejauh ini belum ada pemberitahuan resmi soal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan terpilih. Meski demikian, dari informasi yang didapat sebelumnya, besar kemungkinan pelantikan akan dilakukan pada Maret ini.

Baca juga : Wabup Grobogan Terpilih Dimakamkan, Begini Suasana Harunya

“Informasinya pada bulan Maret ini. Tetapi, tanggal pastinya belum jelas. Kita tunggu saja pemberitahuan resmi soal pelantikan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif ketika dimintai tanggapannya menyatakan, soal pelantikan sudah jadi ranah Mendagri, gubernur dan DPRD Grobogan. Sebab, tahapan pilkada yang jadi kewenangan KPU sudah selesai dilakukan sejak pengajuan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Grobogan.

“Soal pelantikan sudah jadi ranah Mendagri, gubernur dan DPRD Grobogan. Termasuk soal ada salah satu pasangan yang berhalangan tetap juga sudah ada mekanismenya. KPU tidak punya kewenangan dalam masalah pelantikan,” terangnya.

Editor : Kholistiono

Jelang Lengser, Bambang Sampaikan Pesan Agar HUT Grobogan Dijadikan Momentum untuk Berbenah

Bupati Grobogan Bambang Pudjiono menyerahkan pataka kabupaten pada Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto sebelum upacara peringatan hari jadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Bambang Pudjiono menyerahkan pataka kabupaten pada Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto sebelum upacara peringatan hari jadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Bambang Pudjiono meminta agar momentum Hari Ulang Tahun ke-290 ini dijadikan sarana untuk berbenah. Yakni, membenahi semua kekurangan yang masih terlihat pada tahun-tahun sebelumnya. Khususnya, dalam masalah memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Hal itu ditegaskan bupati saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT Grobogan di alun-alun, Jumat (4/3/2016).

”Dalam usianya yang hampir tiga abad ini, sudah banyak prestasi yang dicapai Kabupaten Grobogan. Baik di kancah Jawa Tengah maupun nasional. Hal itu tentunya dinilai cukup membanggakan,” kata Bambang yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Grobogan 14 Maret mendatang.

Meski demikian, Bambang meminta agar semua prestasi yang diraih itu tidak membuat semua pihak puas diri. Sebab, tantangan kedepan dirasa bakal semakin berat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar prestasi yang diraih Kabupaten Grobogan bisa meningkat lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Selepas menggelar upacara, bupati, wakil bupati bersama pimpinan FKPD dan pejabat setempat melakukan ritual ziarah ke makam tokoh-tokoh yang ada di Grobogan. Antara lain, makam Bupati Grobogan pertama Pangeran Puger di Kecamatan Grobogan. Kemudian, makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo di Kecamatan Tawangharjo serta makam Ki Ageng Getas Pendowo di Kelurahan Kuripan, Purwodadi.

Beberapa hari sebelumnya, rangkaian acara menyambut hari jadi ini juga sudah dilakukan. Di antaranya, senam massal di alun-alun, donor darah, khotmil Quran dan malam tirakatan yang digelar di pendapa kabupaten. Kemudian, sehari sebelum upacara juga dilangsungkan prosesi adat boyong grobog di Kecamatan Grobogan.

Beragam acara lainnya juga disiapkan Pemkab Grobogan untuk menyemarakkan HUT tersebut. Antara lain, parade seni dan budaya, pentas musik dan kesenian tradisional wayang kulit serta beberapa acara lainnya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan Dikabarkan Akan Dilangsungkan di Istana Merdeka

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kepastian soal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan terpilih hingga kini belum ada titik terang. Meski begitu, santer kabar kalau pelantikan pejabat baru itu akan dilangsungkan serempak di Istana Merdeka Jakarta, pada pertengahan Februari mendatang.

Plt Ketua DPRD Grobogan HM Nurwibowo ketika dimintai tanggapannya mengakui jika ada informasi tersebut. Bahkan, kabar yang diterima menyatakan kalau pelantikan bakal dilakukan kisaran 11 Februari.

“Kabar pelantikan dilakukan di Istana Merdeka itu sudah beredar luas. Meski demikian, hal ini masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Soalnya, surat resmi dari Mendagri belum kita terima,” katanya.

Dijelaskan, pada Jumat (22/1/2016) malam kemarin, anggota DPRD Grobogan baru saja melangsungkan rapat paripurna istimewa. Yakni, menyampaikan pengumuman calon bupati dan wakil bupati terpilih serta penetapan masa akhir jabatan bupati dan wakil bupati sebelumnya yang selesai tugas pada 14 Maret 2016.

Hasil dalam rapat paripurna istimewa itu selanjutnya akan dikirimkan pada Mendagri melalui Gubernur Jawa Tengah. Untuk pelantikan, sepenuhnya jadi kewenangan dari Kementerian Dalam Negeri.

Sementara itu, Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif ketika dimintai komentarnya menyatakan belum menerima kepastian soal pelantikan tersebut. Menurutnya, jika memang akan dilakukan pada pertengahan Februari maka harus dilakukan pemberhentian lebih dahulu untuk bupati atau wakil bupati yang masa akhir jabatannya belum habis pada saat ada pelantikan.

“Sampai sekarang kami belum ada surat resminya. Soal pelantikan sudah jadi ranah Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Editor : Kholistiono

Pelantikan Bupati dan Wabup Grobogan di Semarang

pelantikan ilustrasi

 

GROBOGAN – Ada yang berbeda dalam proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan mendatang. Yakni pelantikan nanti akan dilangsungkan di Semarang selaku Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Pada periode sebelumnya, pelantikan pimpinan kepala daerah itu dilakukan Gubernur Jawa Tengah di masing-masing kabupaten.

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif menyatakan, berdasarkan Perpres No 167 tahun 2014, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilakukan oleh gubernur di ibu kota provinsi dengan mengundang pimpinan DPRD. Kemudian, untuk serah terima jabatan dilakukan di ibu kota kabupaten dengan disaksikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk.

Dijelaskan, jika bupati yang digantikan berhalangan hadir, maka memori serah terima jabatan disampaikan oleh sekretaris daerah. Ketentuan berhalangan hadir bagi bupati ini juga sudah diatur dengan jelas dalam peraturan tersebut. Yakni, menderita sakit yang mengakibatkan fisik/mental tidak berfungsi normal dengan dibuktikan surat dokter berwenang, tidak diketahui keberadaannya dan meninggal dunia.

Disinggung mengenai kapan pelantikan bupati dan wakil bupati dilakukan, Afrosin menyatakan belum mendapat kepastian. Menurutnya, soal pelantikan tersebut bukan jadi ranah KPU tetapi sudah merupakan kewenangan dari Menteri Dalam Negeri.

“Tugas KPU berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada berakhir setelah menyerahkan pengusulan pengesahan pengangkatan calon terpilih pada DPRD Grobogan untuk selanjutnya diserahkan pada Mendagri melalui Gubernur Jawa Tengah yang sudah kita lakukan Rabu (23/12/2015) kemarin. Soal, pelantikan sepenuhnya jadi kewenangan menteri,” katanya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)