Kabar Gembira, Pemerintah Pusat Bakal Buka Gerai Pendaftaran Izin Cantrang di Pelabuhan Juwana

MuriaNewsCom, Pati – Belum terealisasinya izin kapal cantrang usai dilegalkan kembali oleh pemerintah mulai mendapat titik terang. Hal ini menyusul rencana pemerintah pusat untuk membangun gerai pendaftaran izin di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Juwana.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pati Edy T mengatakan, informasi pendirian gerai ini diperoleh saat menghadiri pertemuan di Semarang, Rabu (24/1/2018) lalu. Dalam pertemuan baik perwakilan kemeterian kelautan dan pusat berjanji akan segera membangun gerai untuk memudahkan izin cantrang.

“Informasi yang kami terima saat pembahasan, jadi dalam waktu dekat ini dari pemerintah pusat dan provinsi bakal membuat gerai perijinan di PPP Juwana. Sehingga, para nelayan cantrang bisa langsung mengurusnya untuk segera berlayar,” katanya kepada MuriaNewsCom

Sayangnya, untuk waktu persisnya masih menunggu pembahasan lanjutan dari pusat dan provinsi. Karena, untuk proses izin cantrang merupakan wewenang dari provinsi dan pusat. Sedang di tingkat kabupaten hanya sebatas memfasilitasi saja.

Sementara, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Bajomulyo Pati Japar Lumban Gaol membenarkan hal itu. Namun, hingga kini  masih dibahas soal waktu dibukanya gerai di PPP Juwana.

“Gerai akan dibuka dalam waktu dekat ini. Termasuk di Rembang juga demikian. Mudah-mudahan pekan depan dapat dimulai,” ungkap dia.

Disinggung soal jumlah kapal cantrang, dia menyebutkan di PPP Juwana mencapai 168 kapal cantrang. Semuanya menunggu izin untuk bisa beroperasi kembali.

Editor: Supriyadi

Kantor Pelabuhan Juwana Digeledah Tim Saber Pungli

Tim Saber Pungli mendatangi Kantor Unit UPP Kelas III Juwana untuk pemeriksaan adanya dugaan pungli, Rabu (30/8/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Juwana diperiksa Tim Saber Pungli, Rabu (30/8/2017). Semua ruangan digeledah dan diperiksa.

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Pati Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, pemeriksaan Kantor UPP Kelas III Juwana tersebut melibatkan semua unsur, dari polisi, TNI, pemkab, propam, dan inspektorat.

“Ada laporan dari masyarakat yang menyebutkan adanya indikasi pungutan liar di sana. Laporan itu kami tindak lanjuti dengan memeriksa seluruh ruangan untuk menemukan barang bukti,” kata Kompol Sundoyo.

Belasan petugas Tim Saber Pungli yang datang, langsung masuk ke berbagai ruangan untuk memeriksa berkas-berkas. Sasaran utama yang diperiksa paling awal adalah ruang pelayanan umum.

Di ruangan itu, Tim Saber Pungli mencium adanya prosedur penerbitan sertifikat kelayakan pada Kantor UPP Juwana yang tidak transparan. Hanya saja, pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi yang menunjukkan adanya pungli.

“Soal transparansi prosedur pelayanan masyarakat masih kurang. Tapi secara keseluruhan sudah sesuai dengan ketentuan administratif,” tambahnya.

Dia meminta kepada pegawai Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Juwana untuk melengkapi tata cara prosedur pelayanan sesuai dengan aturan.

Dengan demikian, masyarakat bisa paham dengan mudah prosedur pengurusan di UPP Juwana.

Editor : Ali Muntoha