PDIP Usulkan Yusuf Roni Gantikan Masan Jadi Ketua DPRD Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Akhmad Yusuf Roni Sekretaris DPC PDIP Kudus diusulkan menjadi Ketua DPRD Kudus, menggantikan Masan yang maju sebagai Cabup Kota Kretek.

Hal itu dikatakan Ketua DPC PDIP Kudus Musthofa, saat menanggapi pertanyaan awak media, ketika mengunjungi area Sport Center Kudus. “Kalau tidak ada sekretaris yang bisa diusulkan yaitu bendahara,” tuturnya, Jumat (2/2/2018).

Dirinya memaparkan, pengusulan Roni sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Masan sudah sesuai prosedur. Lantaran, PDIP merupakan pemenang pemilu legislatif sebelumnya, sehingga berhak menyodorkan nama pimpinan DPRD.

Terpisah, Wakil Ketua DPC PDIP Kudus Bidang Organisasi Agus Imakudin menyebut, Roni sudah dipanggil oleh Dewan Pimpinan Pusat PDIP untuk menerima mandat sebagai Ketua DPRD. Ia mengaku yakin dengan kepemimpinan Roni akan membawa kebaikan bagi DPRD Kudus.

“Nanti proses PAW akan dilaksanakan dalam waktu dekat, sebelum penetapan pasangan calon bupati-wakil bupati di tanggal 12 Februari 2018,” pungkas Agus.

Editor: Supriyadi

Koalisi dengan PKB di Pilkada Kudus, Ini kata PDIP

Wakil Ketua DPC PDIP Kudus yang juga bakal calon bupati Kudus Masan saat datang ke kantor PKB untuk mengajak berkoalisi beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Keputusan DPC PKB Kudus merapat ke PDIP Kudus dalam pemilu 2018 mendatang disambut hangat DPC PDIP Kudus. Dengan bergabungnya PKB, PDIP semakin yakin bisa meraih kemenangan dalam perebutan kursi kepala daerah.

Sekretaris PDIP Kudus M Yusuf Roni mengatakan, PDIP Kudus selama ini memang menjalin hubungan yang baik dengan sejumlah partai. Termasuk juga dengan PKB. Itu dilakukan dalam bentuk mencari dukungan dan koalisi guna menyambut pemilu 2018.

“Kami sangat terbuka menerima PKB bergabung dengan kami. Tentunya ini adalah hal yang menggembirakan,” katanya kepada MuriaNewsCom saat dihubungi

Disinggung soal kesepakatan dalam koalisi, pihaknya belum bisa berbicara banyak. Karena, meski secara statemen langsung dari PKB mengarah ke PDIP, namun secara resminya masih menunggu rekomendasi calon yang dipilih dari parpol koalisi.

Jika nantinya rekom turun, lanjut dia, PKB dan PDIP menjadwalkan pertemuan, yang mana bakal membahas lebih lanjut soal kerjasama dan kualisi antar kedua partai besar di Kudus itu.

“Rencananya bulan ini rekomendasi akan turun, dan secepatnya setelah rekomendasi turun, akan dilakukan pembahasan lebih lanjut,” ungkap dia.

Sebelumnya,  Ketua DPC PKB Kudus, Ilwani mengatakan PDIP menjadi partai yang pas, untuk berkoalisi dalam Pemilihan Umum 2018 nanti dengan berbagai pertimbangan. Seperti halnya hasil survey, yang hasilnya lebih apik ketika koalisi dengan PDIP. 

 

Editor: Supriyadi

PDIP Berambisi Pertahankan Kursi Bupati Kudus

Ketua PDIP Kudus Musthofa (dua dari kanan) saat menyerahkan berkas ke KPU Kudus, Kamis (12/10/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom – PDI Perjuangan Kudus menjadi partai pertama yang lolos sebagai  parpol di Kudus yang ikut serta dalam pemilu mendatang. Melihat itu, PDIP bertekad kembali jadi Bupati Kudus dan penambahan kursi di DPRD Kudus

Ketua DPC PDIP Kudus Musthofa mengatakan, pihaknya tak mau mengkoreksi partai lain yang belum diterima KPU Kudus. Namun, sebagai partai yang sudah besar, pihaknya ingin memberi contoh yang baik. 

“Ini dapat sebagai contoh tertib aturan. Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh kader PDIP Kudus, mulai anak ranting hingga PAC,” katanya saat pendaftaran.

Menurut dia, dalam  KTP dan KTA yang dikumpulkan ke KPU Kudus, sejumlah 1.574. Jumlah tersebut sesuai dengan berkas yang dikumpulkan dalam pendaftar di KPU Kudus.

“Target kami adalah lebih dari yang sekarang. Menjadi bupati kembali, dan juga menambah kursi di DPRD Kudus mendatang,” ujarnya.

Dalam pengumpulan berkas itu, diterima oleh divisi Hukum KPU Kudus Naily Syarifah. Menurut Naily, PDIP jadi partai pertama yang lengkap. Namun masih ada proses verifikasi pada 17 Oktober mendatang.

“Sebelumnya ada beberapa partai yang datang. Seperti Perindo, PSI, Hanura dan ini PDIP. Namun yang sudah lengkap baru ini,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Datang ke DPC, Masan Minta PKB Dukung PDIP Kudus di Pilkada 2018

Sekretaris PDIP Kudus sekaligus Bakal Calon Bupati Kudus Masan saat berfoto bareng bersama pengurus PKB, Senin (11/9/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Wakil Ketua DPC PDIP Kudus Masan mendatangi Kantor DPC PKB Kudus, Senin (11/9/2017). Kedatangannya Bakal Calon Bupati Kudus ini bermaksud meminta dukungan dan koalisi kepada PKB untuk PDIP Kudus.

Masan datang bersama pengurus PDI Perjuangan. Secara resmi, PDIP melayangkan surat permintaan dukungan dan ajakan koalisi kepada PKB. Surat tersebut diterima langsung Sekretaris Desk Pilkada PKB Amin Hidayat di kantor DPC PKB.

“Saya mewakili partai untuk melakukan penjajakan kepada PKB. Kami meminta dukungan untuk calon dari PDIP di Pilbup Kudus mendatang,” kata Masan yang juga bakal calon bupati asal PDIP Kudus, Senin (11/9/2017).

Baca Juga: Tamzil Pinang Ilwani Jadi Wakil di Pilkada Kudus

Masan menjelaskan koalisi dengan partai lain sangatlah penting. Untuk itu, sebagai petugas partai sejumlah partai lain didatangi dan diajak untuk berkoalisi. Seperti sebelumnya yang dilakukan untuk Partai Hanura.

Disinggung soal wakil, Masan mengungkapkan semuanya dipercayakan kepada mekanisme yang berlangsung. Misalkan dari PKB meminta wakil, itu sudah menjadi hak dari partai. Namun untuk itu, bakal dibicarakan antar partai lebih lanjut.

“Misal wakilnya Pak Ilwani, singkatannya malah bagus, jadi Mail,” katanya sambil tertawa.

Baca Juga: Bebas dari Penjara, Tamzil Kini Nyalon Lagi jadi Bupati Kudus

Sementara, Sekretaris Desk Pilkada PKB Amin Hidayat mengatakan, apa yang diusulkan oleh PDIP diterima oleh panitia. Bahkan PKB Kudus juga tak menutup kemungkinan akan kualisi tersebut.

“Hanya, mekanisme banyak, selain itu juga banyak juga yang sudah mendaftar ke PKB secara resmi,” jawabnya.

Editor: Supriyadi

Persiapan Jateng Satu, Bupati Kudus Siap Keliling Jawa Tengah

Bupati Kudus Musthofa bersalaman dengan Megawati Soekarno Putri saat peringatan 116 tahun Bung Karno. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa mengagendakan keliling Jawa Tengah, untuk keperluan dukungan di pencalonannya sebagai bakal calon Gubernur Jateng, 2018 mendatang. Bahkan, pihaknya sudah membuat jadwal di sejumlah tempat yang nantinya akan didatangi.

Musthofa yang juga Ketua DPC PDIP Kudus mengatakan, kota paling awal yang akan dikunjungi adalah Kabupaten Kendal. Rencananya, kabupaten yang dikenal dengan tagline Kendal Beribadat itu akan didatangi Rabu (6/9/2017), besok.

”Saya akan datang ke DPC se-Jateng yang dimulai dari Kendal. Kedatangan saya, akan memaparkan progam kerja dan visi-misi. Jadi, nantinya apa yang saya sampaikan bisa bermanfaat bagi partai dan masyarakat Jawa Tengah,” katanya Selasa (5/9/2017).

Selain kendal, sejumlah kota yang akan menjadi sasaran adalah Solo, Salatiga, dan kabupaten/kota yang menjadi kantong suara PDIP. Termasuk, kabupaten-kabupaten di eks-Karesidenan Pati juga dijadwalkan akan didatangi pekan depan.

Disinggung mengenai rekomendasi, pihaknya belum tahu siapakah nanti yang akan diberikan rekomendasi. Yang pasti, kini dia sedang mengumpulkan dukungan dan kekuatan ke semua DPC PDIP di Jateng lewat visi misinya tersebut.

”Kalau soal rekomendasi, sampai kini belum tahu. Kalau meminjam omongan orang, yang tahu itu hanyalah Tuhan dan Bu Mega saja,” katanya sambil tersenyum.

Editor: Supriyadi