Ratusan Pebulutangkis se-Eks Karesidenan Semarang Berebut Juara di Grobogan

Para atlet bulutangkis menunjukkan permainannya saat bertanding. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganRatusan pebulutangkis dari wilayah Eks Karesidenan Semarang ambil bagian dalam kejuaraan bulutangkis yang dilangsungkan di GOR Simpanglima Purwodadi mulai hari ini, Senin (25/12/2017). Kejuaraan ini rencananya akan dilangsungkan empat hari hingga Kamis mendatang.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Grobogan Sumarli menyatakan, jumlah peserta keseluruhan ada 375 orang yang datang dari enam kabupaten/kota di eks Karesidenan Semarang. Yakni, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Demak, Semarang, dan Grobogan.

“Peserta kejuaraan berasal dari 36 klub dari eks Karesidenan Semarang. Jumlah keseluruhan 375 atlit,” jelasnya.

Dalam kejuaraan itu, ada 20 kelas yang dipertandingan. Yakni, mulai pradini usia 8 tahun hingga veteran usia 40 tahun. Jumlah pertandingannya ada sekitar 200 partai.

Marli menyatakan, kejuaraan itu adalah even rutin tahunan. Penyelenggaraannya dilangsungkan bergantian. Untuk tahun ini, giliran Kabupaten Grobogan yang jadi tuan rumah.

Tujuan utama kejuaraan bukan sekedar mencari titel juara. Upaya untuk pembinaan, pengenalan dan pemassalan bulutangkis lebih dikedepankan dalam penyelenggaraan kejuaraan itu.

“Jadi, kejuaraan seperti ini lebih fokus untuk menambah jam terbang dan pengalaman,” cetusnya.

Ia menambahkan, dari kejuaraan seperti itu sudah terlihat dampak positifnya, terutama untuk pebulutangkis Grobogan. Indikasinya, dalam Pra Porprov Jateng beberapa hari lalu di Salatiga, kontingen Grobogan bisa jadi juara umum.

“Dari Pra Porprov kemarin kita meloloskan 7 atlit dalam 5 kategori ke ajang Porprov 2018 mendatang. Yakni, dari single putra, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Editor: Supriyadi

Hariyanto Arbi Ingin Bulutangkis Jadi Pemersatu Bangsa

Hariyanto Arbi dikerumuni para peserta audisiUmum Beasiswa Bulutangkis PB Djarum, Rabu (6/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Legenda bulutangkis Indonesia Hariyanto Arbi ingin olahraga bulutangkis menjadi salah satu cara untuk mempersatukan bangsa dan membawa kejayaan Indonesia di dunia. 

Pasalnya, olahraga bergengsi tersebut tak mengenal perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Selain itu, pebulutangkis kelahiran Kudus itu tak pernah meragukan loyalitas dan dedikasi para pebulutangkis terhadap  NKRI.

“Kalau kita lihat di bulutangkis, kami sudah mengalami sendiri. Kami beda agama, beda golongan, beda ras, tapi bisa tetap satu untuk kejayaan Indonesia,” ujar Hariyanto, di sela-sela kegiatannya sebagai anggota tim pemandu bakat Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis PB Djarum, Rabu (6/9/2017).

Menurut juara All England tahun 1993 dan 1994 ini, bulutangkis juga bisa memberi contoh dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, juga toleransi keberagaman.

Meski berbeda suku, ras dan agama, namun atlet bulutangkis dengan seluruh jiwa raganya berjuang mengharumkan nama bangsa dan negara.

“Iya, pasti. Contohnya kan sudah ada di bulutangkis. Owi dan Butet (TontowiAhmad/Liliyana Nastir) yang meraih juara dunia, berbeda suku agama dan ras,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, jika dilihat dari SARA, Owi merupakan seorang muslim dan berasal dari Jawa. Sementara, Butet berasal dari Batak dan menganut agama Nasrani. Namun, keduanya bahu membahu bekerja sama membawa kejayaan Indonesia melalui bulutangkis

Disinggung mengenai proses audisi bulutangkis yang digelar PB Djarum, Hariyanto menilai Indonesia memang tak pernah kehabisan talenta-talenta berbakat.

Menurutnya, secara teknik dan skill, para peserta audisi dengan kategori usia di bawah 11 dan 13 tahun, memiliki kualitas permainan yang sudah sangat bagus.

Namun, untuk menjadi juara, tentu bakat saja tidak cukup. Perlu kerja keras dan dukungan semua pihak agar bakat-bakat tersebut bisa dipoles dan menjadi juara-juara dunia di masa mendatang. 

”Perlu pembinaan yang baik sejak usia dini, serta suport dari semua pihak agar bakat-bakat yang ada menjadi juara-juara,” ujar salah satu legenda bulutangkis yang dikenal dengan julukan ‘smash 100 watt’ tersebut. 

Di sisi lain, Hariyanto juga memberi apresiasi yang cukup besar pada orang tua peserta audisi yang mau bekerja keras dan mendukung penuh putera puterinya untuk berjuang meraih beasiswa bulutangkis PB Djarum.

Sehingga, jika ada peserta yang masih belum bisa lolos audisi, Hari meminta untuk tidak patah semangat karena masa depan anak-anak masih sangat jauh. 

”Bagi yang belum lolos, tentu jangan patah semangat. Bagi nanti yang lolos dan memperoleh beasiswa bulutangkis PB Djarum, saya pesan jangan mudah berpuas diri terus berlatih untuk menjadi juara,” tukasnya.

Editor: Supriyadi

Mantan Atlet Bulu Tangkis Haryanto Arbi Reuni di Kudus 

Haryanto Arbi berfoto bersama saat reuni SMA K di Hotel Griptha, Minggu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Mantan atlet bulu tangkis Indonesia, Haryanto Arbi, hadir di Kudus, Minggu (3/9/2017). Kehadiran Haryanto dalam rangka ikut reuni perak SMA Keluarga Kabupaten Kudus yang digelar di Hotel Griptha.

Haryanto tercatat pernah bersekolah di SMA Keluarga pada tahun 1992. Kendati hanya mengenyam sekolah setengah tahun, tapi keakraban yang terjalin dengan teman seangkatan terasa kuat. 

”Sebagian masih ingat, tapi ada yang sudah lupa. Maklum sudah 25 tahun berlalu,” kata Haryanto. 

Sebagian besar teman melakukan foto satu sama lain. Termasuk juga yang dilakukan pria kelahiran Kudus, 21 Januari 1972 itu. Bahkan, tidak sedikit teman yang mengajaknya berswafoto (selfie). 

”Nostalgia aja. Karena udah lama nggak ketemu, jadi banyak yang wajahnya sudah pangling,” kata mantan atlet jebolan PB Djarum tersebut.

Sebagai mantan atlet nasional, dia juga mengkampanyekan bulu tangkis di kalangan teman. Termasuk juga, dia mengajak teman yang mempunyai anak berbakat dalam permainan bulu tangkis bisa diikutkan dalam audisi beasiswa bulu tangkis PB Djarum di GOR Djati Kudus, 5 September 2017.  

”Selama ini saya sudah ikut roadshow di audisi beberapa daerah. Nanti saat audisi di Kudus saya juga hadir. Oleh karena itu, saya juga minta pada teman-teman di reuni, kalau ada putera-puterinya yang berbakat bermain bulu tangkis untuk ikut audisi nanti,” ucap mantan juara All England itu. 

Kepala SMAK, Sutarjo tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya bisa hadir dalam reuni siswa angkatan 1992 tersebut. 

”Saya berharap siswa SMAK yang telah sukses ini menjadi contoh siswa yang saat ini masih menuntut ilmu,” kata Sutarjo. 

 

Editor : Akrom Hazami 

Owi Ingin Jajal Tunggal, Butet masih Belum Tentukan Pilihan

owi 2

Pasangan ganda bulutangkis PB Djarum Tontowi Ahmad (Owi) /Liliyana Natsir (Butet), saat hadir di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pasangan ganda bulutangkis PB Djarum Tontowi Ahmad (Owi) /Liliyana Natsir (Butet), mempunyai gambaran yang berbeda dalam meneruskan karirnya di dunia bulutangkis.

Owi memiliki target baru dengan tetap bermain di dunia bulutangkis. Sedangkan Butet belum menentukan pilihan.

Dijumpai saat jumpa pers di GOR Djarum, Owi menyampaikan hal itu. Dia mengatakan kalau ambisinya mendapatkan penghargaan masih berkobar, sehingga keinginan mengikuti pertandingan masih diinginkan.

“Saya masih ingin bermain, khususnya mendapatkan kemenangan. Jadi dunia bulutangkis masih menjadi keinginan saya ke depannya,” kata Owi.

Dia juga mengatakan kalau meraih kemenangan nantinya, tidaklah harus dari sektor ganda. Melainkan juga bisa dengan main di sektor tunggal.  “Sendiri juga boleh, yang pasti masih menginginkan bertanding dalam sebuah kejuaraan,” ujarnya.

Lain dengan Butet, jika Owi sudah memiliki gambaran, namun Butet tidak demikian. Dia masih belum menentukan pilihan dari sekarang. Bahkan untuk pertandingan juga belum diketahui. “Belum tahu nantinya bagimana, apakah masih menjadi pemain atau seperti apa,” jawabnya.

Editor : Akrom Hazami

Kejutan di Kudus, Owi/Butet Kebanjiran Hadiah 

owi lagi e

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pebulutangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mendapatkan hadiah yang berlimpah di Kudus. Tak tanggung tanggung, jumlah hadiah yang didapat bahkan lebih dari Rp 5 miliar untuk berdua.

Seperti halnya diungkapkan Yoppy Rosimin, Program Director Djarum Founfation Bakti Olahraga di Kudus. Pihak perusahaan yang dulu melatih pasangan itu, memberikan hadiah yang mewah. Masing masing diberikan rumah mewah senilai Rp 1,5 miliar yang terdapat di daerah Semarang.

“Kami juga memberikan masing masing hadiah Rp 1 miliar dan ada dari Polytron hadiah TV LED yang besar,” katanya kepada MuriaNewsaCom.

Tidak hanya dari perusahaan, Bupati Kudus Musthofa juga memberikan cindera mata kepada mereka. Masing masing diberikan hadiah biola bambu, yang merupakan asli dari Kudus.

Kapolres Kudus juga tidak mau ketinggalan, dengan memberikan hadiah. Untuk kedua pemain, masing masing mengatakan sebuah sepeda motor Yamaha N Max, yang diserahkan langsung dari Kapolres

“Ya, kami memberikan hadiah sepeda motor ini. Ini merupakan hadiah untuk mereka dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi atlet tersebut,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Juara Olimpiade, Owi/Butet Akan Jumpa Fans di Pendapa Kudus Siang Ini

owi but

Pasangan Liliyana Natsir dan Tantowi Ahmad sedianya akan bertemu dengan pendapa Kabupaten Kudus. (PB Djarum)

MuriaNewsCom, Kudus – Penyumbang medali emas di Olimpiade 2016, Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir akan bertemu dengan penggemarnya di Kudus. Owi/Butet, begitu sapaan mereka akan berjumpa dengan masyarakat Kudus pada Kamis (1/9/2016) siang di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Hal itu, sesuai dengan rencana yang disampaikan Rahma Mukhtar, panitia penyelenggara kegiatan dari PB Djarum. Menurutnya, sesuai dengan jadwal, Owi/Butet akan bertemu dengan penggemarnya di Kudus.

“Pada pukul 14.00 – 14.20 WIB, kegiatan adalah rangkaian acara di Alun-alun Simpang Tujuh. Di sana akan bertemu dengan penggemarnya,” katanya kepada MuriaNewsaCom.

Sebelum bertemu penggemar, kata dia, Owi/Butet akan diarak keliling kota. Mereka diarak mulai dari Karang Anyar Demak. Setelah itu, rombongan menuju Kudus dan berhenti di brak Djarum di Jalan A Yani, guna bertemu para buruh.

“Mereka akan bertemu dengan bupati, kemudian akan menyapa buruh. Yang mana berkat doa para buruh juga pasangan asal PB Djarum itu bisa menang. Mereka ingin berterima kasih,” ujarnya.

Setelah itu barulah rombongan menuju Simpang Tujuh bertemu penggemar. Acara dilanjutkan ke GOR Djarum, Jati melalui jalan A. Yani. “Perkiraan jam 15.20 WIB Rombongan sudah sampai GOR,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi, Owi / Butet akan berada di Kudus, selama lima hari. Mereka akan melihat proses audisi PB Djarum, yang tengah berlangsung .

Editor : Akrom Hazami

883 Peserta Berebut Beasiswa Bulutangkis Djarum di Kudus

Peserta mengikuti audisi pemain PB Djarum di GOR Djati, Kudus. (Istimewa)

Peserta mengikuti audisi pemain PB Djarum di GOR Djati, Kudus. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus –  PB Djarum melakukan audisi pemain di GOR Djati, Kudus. Para peserta yang mendaftar tercatat sekitar 883 orang di hari pertama, Selasa (30/8/2016).

“Kami optimistis tahun ini dapat bibit muda yang bagus. Terlihat dari banyaknya peserta dan juga asal peserta yang bervariatif,” kata Yoppy Rosimin, Program Director Djarum Foundation Bakti Olahraga  kepada Murianewscom.

Para pendaftar audisi PB Djarum sebagian besar dari Kudus sekitar 99 orang. Peserta dari Jepara juga mendominasi di urutan kedua, yaitu 96 orang. Peserta dari Semarang sekitar 94 orang. Peserta lainnya berasal dari kota lainnya.

PB Djarum juga menyediakan tim khusus pencari bakat. Di antara anggota tim Cristian Hadinata, Liem Swi King, dan Susi Susanti. “Ini merupakan bentuk nyata dari kami dalam mencari bibit bibit yang terbaik. Kami juga menjaga suspensi bulutangkis untuk masa depan,” imbuhnya.

Seleksi akan kembali dilakukan besok, dengan lokasi yang sama. “Bagi yang lolos akan mendapatkan pembinaan khusus badminton dari para pelatih yang andal,” tambahnya.

Editor : Akrom Hazami

Fung: Tidak Ada Batasan Jumlah Atlet yang Akan Diterima

Suasana kemeriahan pada saat Audisi Umum 2015 yang dihelat PB Djarum. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Suasana kemeriahan pada saat Audisi Umum 2015 yang dihelat PB Djarum. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – PB Djarum melalui Manajer Tim, Fung Permadi menyatakan tidak ada batasan jumlah atlet yang akan diterima masuk dan menjalani rutinitas sebagai atlet di PB Djarum Kudus. Pada Minggu (6/9/2015), sebanyak 46 dari 62 peserta audisi umum dinyatakan lolos ke tahap karantina.

”Mereka inilah yang lolos setelah melalui tes beep yang dilaksanakan Minggu pagi. Selanjutnya, mereka akan mengikuti proses karantina selama sepekan, hingga Minggu (13/9/2015) nanti,” ujar Fung.

Detailnya, pada kategori U-13 putra terdapat 22 peserta yang lolos dan 8 peserta di U-15 kategori putra. Sedangkan di kategori putri, U-13 hanya 11 orang dan U-15 putri ada 5 peserta.

”Ke 46 peserta nanti selama menjalani masa karantina akan dapat kesempatan berlatih bareng atlet PB Djarum, sesuai kategori dan kelompok umur masing-masing,” kata Fung.

Selama sepekan, tim pelatih akan memantau sikap, kedisplinan, dan ketaatan peserta.

”Tidak hanya berlatih bersama atlet PB Djarum, tapi mereka juga menjalani serangkaian tes lagi,” tutup Fung. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Audisi Umum Kudus Berikan 29 Super Ticket

Atlet menunjukkan super ticket di tangan mereka sebagai tanda lolos ke grand final Audisi Umum 2015. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Atlet menunjukkan super ticket di tangan mereka sebagai tanda lolos ke grand final Audisi Umum 2015. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Audisi Umum PB Djarum 2015 yang diselenggarakan di kota terakhir, Kudus pada Kamis (3/9/2015) membawa kejutan. Diluar finalis yang berhasil masuk grand final, pemandu bakat memberikan super ticket kepada atlet bulu tangkis yang dinilai berbakat.

Pemandu bakat yang terdiri dari legenda bulu tangkis Indonesia yaitu Hastomo Arbi dan Liem Swie King memutuskan memberikan super ticket, sebagai bukti sah kepada atlet untuk melaju ke grand final karena penampilan mereka yang luar biasa dan bakat terpendam. Meskipun mereka gagal mencapai partai semi final maupun final.

Sedangkan yang lolos langsung terdiri dari semi finalis kategori putra (U-13 dan U-15) dan finalis kategori putri (U-13 dan U-15). Total ada 12 finalis. Ditambah pemenang super ticket yang dipilih langsung oleh para pemandu bakat yang terdiri dari 3 atlet putri dan 14 atlet putra.

Dalam acara pengumuman sekaligus penutup audisi umum di kota terakhir, Lius Pongoh mewakili pemandu bakat menyajikan acara penutupan yang menarik sekaligus mendebarkan. Dia ‘menggoda’ para penerima super ticket yang sudah pasti lolos, dengan bersandiwara dan seakan-akan mereka tidak lolos ke grand final.

Salah satu penerima super ticket, Tara Josephine asal PB Unggul Jaya (Pekalongan) pun sempat dibuat kalang kabut dan menangis tersedu di pelukan sang ibunda, ketika dikerjai Lius.

”Lho, saya suruh kamu maju ke depan, bukan menangis. Kenapa kamu malah menangis? Saya belum selesai. Sekarang kamu salaman sama para legenda sana karena kamu dapat super ticket!,” seru Lius yang disambut tepuk tangan dan sorak sorai hadirin.

Selepas penyerahan golden ticket kepada para finalis, Liem Swie King sempat menyebut antusiasme yang luar biasa di audisi di kota terakhir. Dengan animo seperti ini, dia berharap para atlet terbakar motivasinya dan memacu prestasinya agar lebih baik.

”Berjuang terus agar bisa jadi juara dunia!,” kata Sang Raja. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Begini Bocoran Audisi PB Djarum dan Cara Pendaftarannya di Kudus

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

 

KUDUS – Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati, Kudus, 1-3 September 2015, dipastikan akan ramai.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin,di Kudus, Senin (31/8), mengatakan, audisi di Kudus akan dibagikan Super Tiket kepada pemain yang mampu menampilkan performa terbaik. Super Tiket itu hanya diperuntukkan bagi pemain lolos hingga babak semifinal untuk kategori U-15 putra dan U-13 Putra.

“Sementara untuk kategori U-15 putri dan U-13 putri, Super Tiket hanya diberikan kepada pemain yang lolos hingga babak final,” kata Yoppy dalam rilis persnya kepada MuriaNewsCom.

Seluruh peserta yang lolos nantinya akan mengikuti Final Audisi yang berlangsung 4-6 September 2015 di GOR Djarum, Jati, Kudus.

Bagi bibit muda yang ingin mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 seri kesembilan di Kudus, pendtaran bisa dilakukan secara online di www.pbdjarum.org. Atau dengan mendaftar langsung di GOR Djarum, Jati.
“Peserta wajib melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) atau pada tanggal 31 Agustus 2015,” kata Yoppy.

Dengan membawa berkas kelengkapan seperti poto berwarna ukuran 4×6, fotokopi akta kelahiran, fotokopi STTB SD, fotokopi rapor SD, dan fotokopi bukti prestasi.(MERIE/AKROM HAZAMI)

Pemain Legenda Bulu Tangkis Nasional Datangi Audisi PB Djarum, Ada Apa?

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

 

KUDUS – Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati, Kudus, 1-3 September 2015, dipastikan akan mendatangkan legenda bulu tangkis nasional.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin,di Kudus, Senin (31/8), mengatakan, audisi di Kudus akan mendatangkan tim pencari bakat.
Ada 14 orang legenda yang akan hadir. Di antaranya Christian Hadinata, Lius Pongoh, Eddy Hartono, Hariyanto Arbi, Kartono Hari Atmanto, Heryanto Saputra, Liem Swie King, Denny Kantono, Bobby EK, Simbarsono Sutanto, Johan Wahyudi, Maria Kristin Y, Hastomo Arbi dan Fung Permadi.(MERIE/AKROM HAZAMI)

Audisi PB Djarum di Kudus Dipastikan Panas

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

 

KUDUS – Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati, Kudus, 1-3 September 2015, dipastikan akan menjadi ajang yang tidak kalah panas dibanding kota lainnya.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin,di Kudus, Senin (31/8), mengatakan, audisi di Kudus lebih ketat dibanding seri lainnya. Karena selain Jateng banyak bibit handal, pemain yang tidak lolos audisi sebelumnya pasti akan kembali bersaing.

“Kami masih memberi kesempatan kepada para pemain muda yang sebelumnya tidak lolos seleksi di audisi kota lainnya,” kata Yoppy.

Audisi menjadi kesempatan terakhir kepada bibit yang berasal dari Jateng dan sekitarnya. Untuk mendapatkan beasiswa dan dibina di PB Djarum.
(MERIE/AKROM HAZAMI)

Siapa Minat, PB Djarum Buka Audisi Penjaringan Atlet di Kudus

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

Mantan pebulutangkis handal nasional tampak hadir dalam audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. (MuriaNewsCom/Merie)

 

KUDUS – Kudus menjadi kota kesembilan ajang penjaringan bibit muda bulu tangkis muda berbakat. Ajang itu bertajuk Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis di GOR Djarum, Jati, Kudus, 1-3 September 2015.

Audisi menjadi kesempatan terakhir kepada bibit yang berasal dari Jateng dan sekitarnya. Untuk mendapatkan beasiswa dan dibina di PB Djarum.

Beberapa kota di Jateng kemungkinan besar akan mendatangi audisi. Seperti dari Pekalongan, Pemalang, Tegal, Semarang, Pati, Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Jepara, Banyumas, hingga Purwokerto.

“Kami masih memberikan kesempatan kepada para pebulutangkis muda dari berbagai pelosok tanah aor untuk ikut audisi kembali di Kudus,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin,di Kudus, Senin (31/8). (MERIE/AKROM HAZAMI)

Wow, PB Djarum Kudus Sudah Bicara Juara Yogyakarta Open

Pelatih memberikan arahan kepada atlet PB Djarum Kudus. (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

Pelatih memberikan arahan kepada atlet PB Djarum Kudus. (MuriaNewsCom/M IQBAL NA’IMY)

 

KUDUS – PB Djarum akan kembali beraksi. Kali ini, tangan-tangan handal para atlet PB Djarum akan menggetarkan GOR Amongraga di Yogyakarta Open 2015, 18-22 Agustus mendatang.

Salah satu pelatih PB Djarum Agus Dwi Santoso menegaskan kali ini PB Djarum tetap mengincar target yang sama seperti biasanya, yaitu gelar juara. “Selain itu, tentunya tim pelatih berharap bisa menyaksikan hasil latihan yang sudah dilaksanakan secara kontinu,” tandas pria berpostur tegap ini.

Yogyakarta Open 2015 mempertandingkan lima kelompok. Mulai dari anak-anak, pemula, remaja, taruna hingga dewasa. Hanya di kelompok anak-anak dan pemula saja diadakan pertandingan tunggal, selebihnya ada pertandingan tunggal, ganda dan ganda campuran.

PB Djarum tentu berharap atlet-atlet andalan mereka semacam Desandra Vegahani Putri dan Thomi Azizan Mahbub mampu menjadi pembeda yang akan membawa bendera klub menuju kemenangan. (M IQBAL NA’IMY/AKROM HAZAMI)

Tim Pelatih PB Djarum Siapkan ”THR” Selama Libur Lebaran

Para pemain PB Djarum mendapat materi THR untuk masa libur Lebaran.(MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Para pemain PB Djarum mendapat materi THR untuk masa libur Lebaran.(MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Memasuki masa libur Idul Fitri, tak membuat jajaran tim pelatih PB Djarum lengah dan menurunkan pengawasan terhadap atlet yang ditangani. Oleh karena itu, para pelatih bersikeras atlet harus tetap bisa menjaga kondisi fisik meskipun tengah menikmati waktu liburan di kampung halaman masing-masing. Lanjutkan membaca

Zulfi, Atlet PB Djarum yang Bergantung pada Suplemen dan Madu Selama Ramadan

PB Djarum-Zulfi (e)

Atlet PB Djarum Ramadhani Muhammad Zulkifli. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Untuk menambah yakin bahwa tubuhnya kuat menjalani sesi latihan di bulan puasa, atlet PB Djarum Ramadhani Muhammad Zulkifli menyempurnakan asupan gizinya dengan mengkonsumsi suplemen dan juga madu yang disediakan oleh PB Djarum. Lanjutkan membaca

Atlet PB Djarum Ini Terbantu dengan Program Pelatih Selama Ramadan

PB Djarum-Zulfi (e)

Atlet PB Djarum Ramadhani Muhammad Zulkifli. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Di bulan puasa, jajaran pelatih PB Djarum harus pandai-pandai menentukan dan memilih program latihan yang sesuai dengan kondisi pemain yang menjalankan ibadah puasa. Salah satu langkah yang diambil tim pelatih adalah dengan menambah porsi latihan olah strategi bermain. Lanjutkan membaca

Latihan di Bulan Puasa, Atlet PB Djarum Ini Lebih Sering Bolong

Atlet PB Djarum, Alya Rahma Mulyani. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

Atlet PB Djarum, Alya Rahma Mulyani. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

KUDUS – Menjalani rutinitas latihan memang menguras energi yang luar biasa banyak. Apalagi jika melakoninya di tengah ibadah puasa selama Bulan Ramadan. Selain energi yang terkuras, para atlet harus menahan lapar dan dahaga hingga buka.
Tak jarang beberapa atlet yang menyerah dengan keadaan. Bahkan, harus membatalkan puasanya dengan dalih menjaga kondisi tubuh. Lanjutkan membaca