Diguyur Hujan, Ribuan Warga Grobogan Tetap Antusias Saksikan Parade Seni dan Budaya

MuriaNewsCom, Grobogan – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-292 Kabupaten Grobogan, kembali digelar, Rabu (7/3/2018). Yakni, kegiatan parade seni dan budaya.

Acara parade itu sempat diwarnai hujan lebat. Meski demikian, ribuan warga tetap antusias menyaksikan parade seni dan budaya yang rutin tiap tahun tersebut. Acara kirab baru dimulai pukul 13.30 WIB atau mundur beberapa saat dari jadwal karena menunggu hujan agak reda.

Parade seni dan budaya dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni dan pimpinan FKPD serta sejumlah pejabat. Acara kirab dilepas keberangkatannya dari depan yang diawali dari depan Masjid Baitul Makmur Purwodadi. Kemudian, peserta berjalan melewati jalan Jendral Sudirman, S Parman dan R Suprapto dan finish di SMAN 1 Purwodadi.

”Meski hujan, namun saya merasa senang karena parade seni dan budaya ini berjalab meriah dan ribuan masyarakat ikut berpartisipasi dalam acara rutin ini. Semoga, acara ini bisa memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat,” ungkap Sri Sumarni.

Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto menyatakan, jumlah peserta parade seni totalnya ada 24 regu. Terdiri 17 regu inti yang aktivitasnya dinilai juri dan 7 regu pendukung.

Untuk regu inti berasal dari instansi sekolahan. Sedangkan regu pendukung berasal dari beberapa kalangan. Yakni, pasukan bendera, kasepuhan, abdi dalem kraton Surakarta, drumband, komunitas sepeda oento dan dua regu batik carnival.

”Jumlah peserta yang terlibat dalam parade seni mencapai 500 orang. Sebab, tiap kontingen parade yang masuk regu inti, berkekuatan 40-50 orang,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Parade Laskar Kalinyamat Sabet Penghargaan Kategori Penyaji Unggulan di Karnaval Keprajuritan 2017


Tim karnaval dari Jepara sedang menunjukan koreografinya dalam ajang Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017 di TMII Jakarta. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Kontingen Provinsi Jawa Tengah yang diwakili tim asal Kabupaten Jepara, menyabet penghargaan kategori Penyaji Unggulan, dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017. Ajang yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Minggu (19/11/2017) itu, diikuti sembilan provinsi dan bertujuan untuk memeringati Hari Pahlawan. 

Kontingen dari Jawa Tengah mengusung tema Laskar Kalinyamat. Rombongan diikuti oleh 150 orang, yang berdandan bak prajurit di masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, yang berkuasa sekitar tahun 1500 an masehi. Kepemimpinannya menjadi legenda, karena ia adalah kaum perempuan namun keberaniannya dalam menantang imperialisme.  

Dalam beratraksi, masing-masing kontingen perwakilan dari provinsi di Indonesia diminta untuk menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan dan tamu undangan. Selanjutnya, mereka melakukan kirab dengan berjalan kaki dari Tugu Api Pancasila TMII menuju danau miniatur kepulauan dan berakhir di Sasono Langgen Bedaya.

Penghargaan kategori penyaji unggulan, diterima langsung Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dari Dirut TMII Bambang Soetanto. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan kebanggan tersendiri baik bagi Provinsi Jateng maupun tim dari Bumi Kartini. 

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara Udik Agus mengatakan, seluruh persiapan dan penampilan dari kontingen Jateng telah terbayar. Menurutnya, persiapan tak hanya tampilan luar namun juga mental para penari. 

“Alhamdulillah, kita bisa menyelesaikan parade karnaval menempuh jarak 2 kilometer. Meskipun ditengah guyuran hujan,” tutup Udik.

Editor: Supriyadi

Warga Berdesakan Tonton Parade Seni Jawa Tengah di Jepara

Warga melihat parade seni budaya Jawa Tengah 2017 di Kabupaten Jepara, Jumat malam. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Warga Jepara antusias menyaksikan parade seni budaya 35 kabupaten/kota di wilayah setempat, Jumat (26/8/2017) malam. Diketahui, perhelatan tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT ke 67 Provinsi Jawa Tengah.

Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Jateng Bambang Supriyono menjelaskan parade seni budaya ini merupakan suatu ikhtiar untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan persatuan. Di samping itu, kegiatan juga bertujuan meningkatkan kreatifitas seni dari masing-masing kabupaten dan kota di Jateng. 

“Total seniman yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 2000 orang. Mereka akan menampilkan materi khas, sesuai dari kabupaten atau kota masing-masing. Adapun parade ini akan menempuh jarak sekitar 2,5 meter melintasi Kota Jepara,” kata Bambang. 

Sementara itu, Heru mengatakan, kegiatan merupakan rangkaian HUT Jateng yang dibingkai dalam Pesta Rakyat Jateng. “Kegiatan itu akan digelar secara bergilir dan berpindah-pindah di setiap kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah,” kata Heru.

Pantauan MuriaNewsCom, semakin malam venue kian dipadati oleh penonton menyaksikan parade tersebut. Adapun parade melintasi Alun-alun Jepara, Jalan Ahmad Yani, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pemuda sampai Gedung Wanita Jepara. 

Editor : Akrom Hazami