Alamak, 59 Nama Penyelenggara dan Pemantau Pemilu Kudus Tercantum di Sipol

MuriaNewsCom, Kudus – Panwaskab Kudus temukan 59 nama penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu Kudus, tercantum dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). Hari ini Kamis (18/1/2018), akan dilakukan klarifikasi terkait temuan tersebut.

“Tadi malam Rabu (17/1/2018) kami melakukan bersih-bersih nama penyelenggara dengan mencocokan datanya ke Sipol. Ternyata ada nama-nama penyelenggara pemilu dan panwascam kami yang terdapat dalam sistem tersebut,” ujar Ketua Panwaskab Kudus Wahibul Minan.

Ia merinci 59 penyelenggara pemilu dan pengawas terdiri dari,12 PPS (Panitia Pemungutan Suara), 1 PPK (Panitia Penyelenggara Kecamatan), 41 PPDP (Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih), 3 Panwascam dan 2 PPL.

Minan mengaku akan mengklarifikasi hal tersebut kepada yang bersangkutan secara langsung. Terutama pada anak buah pengawas kecamatan yang namanya tercantum dalam Sipol.

Menurutnya, ada dua kemungkinan mengapa nama-nama tersebut muncul dalam Sipol. Pertama, yang bersangkutan memang pernah menjadi atau terdaftar sebagai anggota Parpol atau data yang bersangkutan dicomot oleh partai.

“Nanti siang akan kami klarifikasi terutama untuk panwascam yang tercantum. Sementara untuk yang lain akan diklarifikasi oleh panwascam di kecamatan-kecamatan,” tuturnya.

Ia menyebut, ketika ada sanggahan dari nama-nama yang tercantum yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan tak terdaftar dalam parpol. Selain itu keterangan dari ketua parpol terkait status yang bersangkutan.

“Nantinya jika ada panwascam yang terbukti, maka akan di ganti atau PAW (Pergantian Antar Waktu). Sementara untuk penyelenggara pemilu, kami serahkan kepada KPU,” terangnya.

Terpisah, Ketua KPU Kudus M. Khanafi mengaku belum mendapat rekomendasi resmi dari Panwaskab Kudus. Meskipun demikian, jika hal itu benar terbukti, dirinya tak segan untuk mencopot anggotanya yang ikut dalam parpol.

“Belum terima rekomendasi secara resmi, namun jika terbukti maka akan kita ganti,” ungkapnya.

Ditanya terkait apakah proses PAW akan memengaruhi tahapan Coklit (Pencocokan dan Penelitian), Khanafi mengaku tidak berpengaruh. Hal itu karena, tahapan tersebut berlangsung cukup lama (sebulan) dan jika harus diganti, telah ada orang siap menggantikannya.

“Kita di awal waktu juga pernah melakukan proses penggantian PPS, karena ada yang terikat perkawinan dan diterima kerja di luar kota,” tutup Khanafi.

Editor: Supriyadi

Panwascam di Jepara Mulai Siapkan Strategi Pengawasan Pemilu

Suasana Rakernis bagi Panwascam di Hotel Jepara Indah, Rabu (25/10/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Memaksimalkan tugas pengawasan di tingkat kecamatan, Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Jepara menggelar Rapat Kerja Teknis bagi Panwascam.

Agenda yang diadakan selama dua hari ini (Selasa-Rabu, 24-25/10/2017) dianggap urgen mengingat masa jabatan petugas yang akan melalui tiga pemilihan umum hingga 2019. 

Yang terdekat, 48 Panwascam harus menghadapi verifikasi peserta Pemilu 2019. Agenda yang akan dilaksanakan mulai pertengahan Desember hingga 4 Januari 2018 itu dianggap sebagai tahapan yang penting. 

“Dengan rapat kerja teknis ini, harapannya panwascam bisa menyusun langkah strategis terkait tahapan pemilu 2019,” kata Komisioner Panwaslu Kabupaten Jepara Divisi Organisasi dan SDM Abdul Khalim, Rabu (25/10/2017). 

Disamping itu, rapat kerja tersebut juga sekaligus memberikan bekal untuk menghadapi pengawasan terhadap pemilu tingkat legislatif dan presiden. 

Sementara itu Ketua Panwaslu Jepara Arifin meminta pengawas di kecamatan melakukan sinergi dengan pihak lain, seperti organisasi masyarakat, kepemudaan hingga lembaga keagamaan. 

Editor: Supriyadi

57 Anggota Panwas Kecamatan di Grobogan Dilantik

Ketua Panwaslu Grobogan Agus Purnama melantik 57 orang menjadi anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam), Sabtu (14/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganSebanyak 57 orang dilantik menjadi anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam), Sabtu (14/10/2017). Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin Ketua Panwaslu Grobogan Agus Purnama.

Sejumlah pejabat hadir dalam kesempatan tersebut. Antara lain, Bupati Grobogan Sri Sumarni, Ketua DPRD Agus Siswanto dan perwakilan FKPD serta Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif. Acara pelantikan dihadiri pula para camat dan perwakilan partai politik.

Menurut Agus Purnama, panwascam tidak hanya bertugas dalam Pilgub 2018. Tetapi masa kerjanya diperpanjang hingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

Mereka yang terpilih sebagai anggota panwascam sudah dijaring melalui seleksi yang cukup ketat. Mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis hingga wawancara. Sehingga diharapkan, mereka yang terpilih tersebut punya kredibilitas yang cukup baik dan dinilai bisa mengemban tugas dengan maksimal.

“Seleksi panwascam ini kita lakukan cukup ketat. Dalam tahap seleksi administrasi terpaksa ada yang kita coret karena tidak memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sri Sumarni berharap agar anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di semua tingkatan harus bersikap netral. Selain itu, anggota panwaslu juga diharapkan bisa bersikap adil dan tidak diskriminatif jika menyelesaikan sengketa yang terjadi dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.

“Tugas Panwaslu adalah mengawal tahapan Pemilu sesuai perundangan yang berlaku dan memberlakukan secara adil, netral dan tidak berlaku diskriminatif. Sebab, posisi panwaslu dalam pemilu adalah sebagai wasit,” cetusnya.

Menurut Sri, posisi Panwaslu terutama di tingkat kecamatan saat ini sangat penting. Hal ini terkait dengan banyaknya jumlah Parpol peserta Pemilu, Caleg dan calon anggota DPD. Kondisi itu dinilai rawan terjadinya konflik.

“Konflik ini tidak hanya antar parpol namun juga bisa antar Caleg. Oleh sebab itu, bersikap adil, netral dan tidak diskriminatif harus dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik itu,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Anggota Panwascam Jepara Diminta Jaga Profesionalitas dan Tak Larut Euforia

Pelantikan anggota Panwascam Kabupaten Jepara berlangsung di Hotel D’Season, Bandengan, Sabtu (14/10/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Anggota Panwascam Jepara dilantik hari ini, Sabtu (14/10/2017). Sebanyak 48 orang Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan tersebut dikukuhkan di Hotel D’Season Bandengan. 

Ketua Panwaskab Jepara Arifin mengatakan, setelah dilantik ia mengharap semua panwacam menjaga profesionalitas dan integritas. Ia juga berpesan jangan larut dalam kegembiraan sesaat atau euforia (setelah dilantik). 

“Setelah dilantik, Panwascam telah sah menjadi keluarga besar Bawaslu, sehingga harus menjaga sikap profesionalitas dan integritas,” ucapnya. 

Ia mengatakan, anggota panwascam yang terpilih telah melalui penyaringan ketat dari mulai tes seleksi hingga wawancara. Arifin menandaskan, semuanya terpilih secara transparan dan adil. Selain itu sebagian besar anggota merupakan muka-muka baru dan tergolong muda usia. 

Setelah terpilih, mereka menghadapi tugas pengawasan pertama pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018. Kemudian menyusul ajang pesta demokrasi Indonesia dalam pemilihan anggota legislatif dan Presiden pada 2019. 

“Ibarat pertandingan sepak bola, pengawas adalah wasit yang harus bekerja secara adil. Jika tidak tentu akan dicemooh. Maka dari itu jalankan tugas sesuai prinsip SIMP yakni Solidaritas, Integritas, Moralitas dan Profesionalitas. Dan memegang teguh aturan serta undang-undang,” tegas Arifin. 

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dalam sambutannya mengajak Panwascam untuk meningkatkan kekompakan. “Kedepan tantangannya semakin berat sehingga harus kompak dan saling bekerjasama,” tutupnya

Editor: Supriyadi

Pagi Ini, 185 Calon Panwascam Kabupaten Jepara Ikuti Tes Tertulis

Ketua Panwaskab Jepara Arifin (tengah) didampingi komisioner Panwaskab divisi organisasi dan SDM Abdul Kalim (kanan) dan Muntoko divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga (kiri), saat memberikan keterangan kepada pewarta. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Sebanyak 185 orang akan melakukan tes tertulis seleksi panwaslu kecamatan untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018, Sabtu (16/9/2017), hari ini. Pelaksanaan ujian tersebut akan dipusatkan di SMKN 2 Jepara mulai pukul 08.00 WIB. 

Ketua Panwaskab Jepara Arifin mengatakan, jumlah calon anggota panwaslu tingkat kecamatan lebih banyak dibandingkan pengawas saat pemilihan bupati dan wakil bupati Jepara 2017.

Pada saat pendaftaran tercatat ada 191 orang yang melakukan pendaftaran, namun yang memenuhi syarat administrasi hanya 185 orang terdiri dari laki-laki 148 dan 37 perempuan.

“Pada pemilihan bupati dan wakil bupati Jepara 2017 hanya ada 173 orang yang mendaftar dan yang lolos administrasi ada 163 orang,” kata Arifin, dalam rilisnya, Jumat (15/9/2017).

Lebih lanjut ia menerangkan, tes tertulis akan disediakan oleh Bawaslu Jawa Tengah dan diawasi langsung oleh anggota badan pengawas pemilu tersebut. 

“Setelah tes tertulis selesai, soalnya akan dibakar oleh petugas dan disaksikan oleh peserta tes,” tambahnya. 

Adapun, pada tes tersebut nantinya akan diambil enam besar yang lulus tes tertulis. Pengungumannya akan dilaksanakan pada 17-18 September 2017, untuk kemudian melakukan seleksi wawancara.

Editor: Supriyadi

Sepi Peminat, Pendaftaran Panwascam di Jepara Diperpanjang Hingga Sore Ini

Ketua Panwaskab Jepara Arifin (tengah) didampingi komisioner Panwaskab divisi organisasi dan SDM Abdul Kalim (kanan) dan Muntokodivisi pencegahan dan hubungan antar lembaga (kiri), saat memberikan keterangan kepada pewarta, beberapa saat lalu.

MuriaNewsCom, Jepara – Jumlah pendaftar Panitia Pengawas Pemilu di empat kecamatan di Kabupaten Jepara minim peminat. Akibatnya, Panwaslu Kabupaten Jepara memperpanjang masa pendaftaran hingga sore ini, Rabu (13/9/2017). Keempat kecamatan tersebut adalah Karimunjawa, Kembang, Donorojo dan Nalumsari. 

Muntoko Komisioner Panwaslu Jepara Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga mengatakan, sampai batas pendaftaran pada hari Selasa (12/9/2017) keempat kecamatan itu masih defisit pendaftar. 

“Sampai kemarin pukul 16.00 pendaftar di Kecamatan Karimunjawa dan Kembang baru enam orang. Sementara Kecamatan Nalumsari dan Donorojo hanya tujuh orang. Padahal kuota minimal pendaftar ada sembilan orang. Maka dari itu kami perpanjang penerimaan panitia di tingkat kecamatan, sampai hari ini, Rabu paling lambat pukul 16.00,” kata Muntoko, hari ini. 

Hal itu menurutnya sudah sesuai dengan amanat surat edaran Bawaslu Provinsi Jateng nomor 179/BAWASLUPROV.JT/OT.001/IX/2017, terkait pedoman pembentukan panwas Kecamatan. Dikatakannya, jika sampai waktu akhir perpanjangan pendaftaran panwas untuk empat kecamatan itu habis, namun kuota belum terpenuhi maka pihaknya akan melanjutkan ke proses selanjutnya. 

“Jika sudah melewati masa perpanjangan, maka secara otomatis bisa dilanjutkan pada tahap rekrutmen selanjutnya dengan jumlah yang sudah ada,” terang Muntoko. 

Adapun hingga masa pendaftaran resmi berakhir pada Selasa kemarin, tercatat sudah ada 187 orang yang mendaftar. Jumlah itu berasal dari 16 kecamatan di Jepara. 

Editor: Supriyadi

Pendaftar Panwas Kecamatan di Pati Didominasi Pria

MuriaNewsCom, Pati – Pendaftar utuk seleksi anggota panitia pengawas pemilihan kecamatan (panwascam) di Kabupaten Pati masih didominasi pria. Hal itu diungkapkan anggota Panwaskab Pati Karto, Sabtu (9/9/2017).

Dia mengatakan, pendaftar pria jumlahnya mencapai 61 orang, sedangkan perempuan hanya 13 orang. Artinya, pendaftar dari pria sebesar 82 persen, sementara pendaftar perempuan baru 18 persen.

“Sejak dibuka pada 6 September 2017, berkas pendaftaran calon anggota panwascam yang kami terima berjumlah 74 peserta. Sebesar 82 persen didominasi pendaftar pria, perempuan hanya 18 persen saja,” jelas Karto.

Dari total 74 orang pendaftar pada hari ketiga, ada satu sisa kecamatan yang belum ada pendaftar, yakni Kecamatan Batangan. Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang memenuhi syarat untuk segera melakukan pendaftaran.

Ia mengingatkan, masih ada peluang bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri karena batas akhir pendaftaran sampai pada 12 September 2017 mendatang. Berkas-berkas harus dikirimkan ke sekretariat Panwaskab Pati di Jalan Pati-Kudus Km 3, depan Pengadilan Negeri Pati.

Sementara itu, anggota Panwaskab Pati Ahmadi menambahkan, pendaftar biasanya membeludak pada H-2. Sebab, sejauh ini sudah ada banyak masyarakat yang mengambil formulir.

“Animo masyarakat sangat tinggi. Kami yakin, mereka akan mendaftar pada H-2 seperti pengalaman sebelumnya. Per Sabtu ini, masih ada sisa waktu empat hari bagi warga yang ingin mendaftar sebagai calon panwascam,” pungkas Ahmadi.

Editor: Supriyadi

Panwaskab Jepara Buka Perekrutan Panwascam

Ketua Panwaskab Jepara Arifin (tengah) didampingi komisioner Panwaskab divisi organisasi dan SDM Abdul Kalim (kanan) dan Muntoko Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (kiri), saat memberikan keterangan kepada pewarta, Selasa (29/8/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Panwaskab Jepara memulai tahapan persiapan Pilgub Jateng 2018. Agenda terdekat yang akan dilaksanakan adalah membentuk Panwascam di 16 kecamatan. 

“Kami komisioner dari Panwaskab Jepara terdiri dari tiga orang baru dilantik pada Jumat (25/8/2017). Namun setelah pelantikan tersebut nyaris tidak ada waktu untuk terlena, agenda terdekat adalah perekrutan Panwascam,” kata Ketua Panwaskab Jepara Arifin, di kantornya, Selasa (29/8/2017).

Ia mengatakan, pendaftaran anggota panwascam akan dimulai pada Rabu-Selasa (6-12/9/2017). Rangkaian perekrutan panitia pengawas kecamatan akan bergulir hingga 21 September 2017. 

“Pengumuman panwascam terpilih akan dilakukan pada tanggal 25 September 2017. Untuk mengetahui terkait informasi tersebut bisa melihat media massa, facebook resmi panwaskab dan langsung menuju kantor kami di Jaln KH Ahmad Fauzan, Saripan-Jepara,” ungkap Arifin. 

Komisioner Panwaskab Divisi Organisasi dan SDM Abdul Kalim mengatakan, pihaknya ingin agar warga Jepara dapat memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi Panwascam. Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jepara agar calon panwascam dapat difasilitasi surat keterangan sehat dari Puskesmas. 

Sementara itu, Komisioner Panwaskab Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Muntoko menyebutkan, dalam pemilihan anggota panwascam, memperhatikan pada kualitas calon. Hal itu mengingat, rangkaian pesta demokrasi yang sebelumnya diadakan di Jepara menuai beberapa masalah seperti perhitungan daftar pemilih tetap.

Editor : Akrom Hazami

 

Ketua Panwas Rembang: Semua Aduan Masyarakat akan Dikroscek

Tiga anggota Panwas Pilkada 2015 Kabupaten Rembang, Eko Pulung Danudoro (kiri), Totok Suparyanto (tengah), dan Budi Handayani (kanan) saat mewawancarai salah satu peserta lolos seleksi tertulis di SMA Negeri 1 Rembang, Selasa (2/6/2015). (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Ketua Panwas Pilkada Rembang Totok Suparyanto mengaku menerima laporan tentang dugaan penyelewengan keuangan yang dilakukan oleh salah seorang calon panwascam.

Lanjutkan membaca

Stttt…. Ada Calon Panwascam di Rembang Terlibat Pelecehan Seksual

Tiga anggota Panwas Pilkada 2015 Kabupaten Rembang, Eko Pulung Danudoro (kiri), Totok Suparyanto (tengah), dan Budi Handayani (kanan) saat mewawancarai salah satu peserta lolos seleksi tertulis di SMA Negeri 1 Rembang, Selasa (2/6/2015). (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Rembang menerima informasi tentang calon anggota panitia pengawas kecamatan (panwascam) diduga terlibat dalam kasus dugaan pelecehan seksual.

Lanjutkan membaca

Soal Ujian Langsung Dimusnahkan

Ketua Panwaslu Grobogan Agus Purnama melakukan pemusnahan soal ujian dengan cara dibakar dilakukan di halaman Gedung PGRI, Purwodadi, Jumat (29/5/2015). (MURIANEWS/DANI AGUS

GROBOGAN – Usai pelaksanaan seleksi tertulis calon anggota Panwascam, semua soal ujian langsung dimusnahkan. Ketua Panwaslu Grobogan Agus Purnama melakukan pemusnahan soal dengan cara dibakar yang dilakukan di halaman Gedung PGRI, Purwodadi.

Lanjutkan membaca

Calon Anggota Panwascam Ikut Tes Tertulis

Suasana test calon anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Pilkada Grobogan pagi tadi mengikuti seleksi tertulis yang dilangsungkan di Gedung PGRI Purwodadi, Jumat (29/5/2015). (MURIANEWS/DANI AGUS)

GROBOGAN – Calon anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Pilkada Grobogan pagi tadi mengikuti seleksi tertulis yang dilangsungkan di Gedung PGRI Purwodadi.

Lanjutkan membaca