Tak Habis Rp 50 Ribu Bisa Puas Piknik di Pantai Karangjahe Rembang

Salah seorang wisatawan Pantai Karangjahe asal Kudus yang menyempatkan menyewa perahu karet seharga Rp 25 ribu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pantai Karangjahe di Desa Punjulharo, Rembang, semakin populer. Saat musim libur Lebaran kali ini, ribuan orang dari berbagai daerah memadati pantai berpasir putih ini setiap harinya.

Pantai ini menjadi jujugan karena tempatnya yang luas dan indah, serta cocok untuk berenang, dan bermain pasir. Tak hanya itu, piknik di tempat ini tak perlu menguras isi dompet, karena dengan hanya membawa uang yang sedikit pun sudah bisa puas menikmati keindahan Pantai Karangjahe.

Bahkan uang tak lebih dari Rp 50 ribu, sudah bisa puas piknik bersama keluarga di Pantai Karangjahe. Ini juga yang dialami Farida Hasanah (34), warga Desa Barongan, Kecamatan Kudus, yang menghabiskan libur Lebaran di pantai tersebut.

“Saya berwisata ke Karangjahe ini seusai bersilatirahmi ke keluarga yang ada di Blora dan Rembang. Dan sebelum pulang ke Kudus, kita wisata dulu ke sini,” kata Farida.

Bersama keluarga ia datang mengendarai sebuah mobil. Untuk masuk ke objek wisata ini, pengelola taka menarik tiket masuk, hanya membebani biaya parkir. Untuk parkir mobil tarifnya sebesar Rp 10 ribu.

“Saat masuk kita hanya dipungut biaya Rp 10 ribu per mobil. Ya murah sekali sih. Sebab biayanya hanya dipungut per mobil dan bukan perorangan,” ujarnya.

Setelah masuk, pengunjung bisa dengan bebas bermain. Entah berenang, bermain pasir, atau hanya sekadar duduk-duduk menikmati panorama pantai.

Saat itu Farida memutuskan menyewa perahu karet untuk digunakan bermain di pantai. Tarif sewanya sebesar Rp 25 ribu. Tak ada pembatasan waktu untuk sewa perahu karet ini, sehingga bisa digunakan sampai sepuasnya.

Sampai di sini, biaya yang dikeluarkanya baru Rp 35 ribu, dan sudah bisa piknik dengan nyaman. Jika belum puas dengan hanya bermain menggunakan perahu karet, di lokasi pantai juga disediakan penyewaan ATF atau bisa naik perahu berkeliling. Tentu dengan tarif yang berbeda.

“Di sini kondisinya bersih, pasirnya putih. Terlebih lagi wahana alat pemainannya juga sangat terjangkau,” paparnya.

Hanya satu hal yang membuat Farida ada yang kurang. Yakni menu makanan yang dijajakan para pedagang di kompleks pantai. Ia menyebut, menunya hanya sekadarnya saja dan tak banyak pilihan.

“Kalau bisa menu-menu seperti makanan khas Rembang bisa dijajakan. Supaya bisa banyak pilihan. Kalau masalah harga ya setidaknya bisa diseragamkan. Supaya penjual satu dengan lainnya bisa seragam,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

41 Tim Ikuti Turnamen Voli Pantai di Rembang 

Dua tim sedang bertanding dalam kompetisi voli pantai tingkat SMP dan SMA di Pantai Karangjahe Rembang (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Dua tim sedang bertanding dalam kompetisi voli pantai tingkat SMP dan SMA di Pantai Karangjahe Rembang (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Sebanyak 41 tim bola voli pantai kategori SMP dan SMA mengikuti turnamen bola voli pantai tingkat Kabupaten Rembang di Pantai Karangjahe, Desa Punjulharjo, Rembang.  Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, yakni 11-14 Mei 2016. Untuk kategori SMA, pertandingan akan berlangsung tanggal 11-12 Mei, sedangkan untuk SMP dilangsungkan pada 13-14 Mei.

Menurut Muslim, Kasi Keolahragaan Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Kabupaten Rembang, dari 41 tim yang ikut dalam turnamen tersebut, terdiri dari 24 tim putra dan 17 tim putri.

“Rinciannya, untuk tingkat SMP Putra ada 11 tim, Putri 7 tim, sedangkan tingkat SMA Putra ada 13 tim serta kategori Putri ada 10 tim,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk yang berhasil menjadi juara, pada tahun tidak bisa diikutkan dalam even serupa tingkat Provinsi Jawa Tengah. Hal ini menyusul, even tersebut ditiadakan. Namun tim akan dipersiapkan untuk tahun 2018.

“Untuk Prestasi tahun lalu di tingkat provinsi,  tim voli pantai putra Rembang berhasil menduduki peringkat 2. Namun, untuk  tim putri harus kandas di babak delapan besar,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami