Sumber Mata Air Berusia Ratusan Tahun

Warga menikmati air di Sendang Coyo, wilayah Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Warga menikmati air di Sendang Coyo, wilayah Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Selama ini, ada banyak objek wisata yang terdapat di Kabupaten Grobogan yang sudah dikenal luas. Salah satunya adalah objek wisata Sendang Coyo yang berada di wilayah Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon.

Objek wisata alami ini berada di kawasan hutan Perum Perhutani KPH Gundih. Tepatnya, di petak 21 E, BKPH Panunggalan, RPH Coyo. Di sebelah utara sendang terdapat papan bertuliskan Kawasan Perlindungan Setempat Perum Perhutani KPH Gundih.

Sendang Coyo sekarang ini bentuknya mirip kolam renang. Ukurannya sekitar 20×25 meter dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Fondasi yang dibuat menggelilingi sendang dibangun belasan tahun lalu.

Air di dalam sendang ini berasal dari sumber mata air alami yang muncul. Lokasi sumber air ini bisa terlihat keluar dari dasar sendang sebelah barat. Dari airnya yang sangat jernih, sumber mata air itu bisa terlihat dengan jelas.

Dari keterangan sejumlah warga, Sendang Coyo itu sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Hal itu berdasarkan cerita turun-temurun yang didengar dari nenek moyangnya.

“Mbah buyut saya dulu sudah pernah cerita soal keberadaan Sendang Coyo itu. Sendang itu sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Bedanya, dulu bentuknya kecil, kalau sekarang sudah diperlebar seperti ini,” kata Mbah Wartejo, salah seorang warga setempat yang ditemui di dekat lokasi wisata tersebut.

Editor : Akrom Hazami