Setelah Camat Jekulo, Hari Ini Panwaskab Panggil Tim Sukses Noor Yasin 

Muria NewsCom, Kudus – Panwaskab Kudus memanggil Tim Sukses Masan-Noor Yasin, Rabu (28/2/2018). Hal itu untuk mengklarifikasi terkait adanya unggahan foto yang menunjukan Yasin sedang berada di tempat pengajian, berdoa bersama Camat Jekulo Dwi Yusie Sasepti.

Wahibul Minan Ketua Panwaskab Kudus mengatakan, dari klarifikasi tim sukses, kedatangan Noor Yasin adalah sebagai peserta.

“Yang bersangkutan (Yasin) diundang karena merupakan Ketua Pembina Jamaah Pengajian Yasin Fadilah Musthofa,”‎ ungkapnya, Rabu (28/2/2018).

Hanya saja, dirinya mengakui belum mengetahui struktur kepengurusan jamaah tersebut.

Baca Juga:

Terpisah, Ahmad Sholeh mengatakan pihaknya memang dipanggil oleh Panwaskab Kudus. Namun demikian dirinya menggaransi tidak ada tujuan politis dari kedatangan Noor Yasin pada pengajian, yang digelar Jamaah Al Khidmah di Jekulo.

“Kehadiran Pak Yasin karena memenuhi undangan. Ia diundang sebagai Ketua Pembina Jamaah Yasin Fadilah Musthofa. Tidak ada sambutan dari Pak Yasin,” ujarnya.

Sebelum pemanggilan, diketahui ada sebuah foto yang diunggah oleh akun Cak Narto. Didalamnya, terlihat Camat Jekulo Dwi Yusie Sasepti bersama kyai dan Noor Yasin sedang menengadahkan tangan, nampak berdoa.

Dalam unggahannya Cak Narto memberikan caption berbau politis. “CAWABUP Pak Noor Yasin Doa Pemenangan Bersama Dg Camat Jekulo Kades Pladen Hadipolo Bulung Cangkring, Honggosoco dan Jekulo di Ruang Kerja Camat Jekulo Sederek,” tulisnya.

Hal itu kemudian dibantah oleh Camat Jekulo, yang kemarin (Selasa,27/2/2018) dipanggil oleh Panwaskab Kudus. ‎Menurutnya, doa itu ditujukan sebelum memulai kegiatan, bukan untuk pemenangan Cawabup.

Sementara itu, Cak Narto yang bernama asli Sunarto mengaku sedang diluar kota. Ketika dikonfirmasi MuriaNewsCom, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Hanya saja ia menyanggupi ketika diminta bertatap muka.

Ketemu neng ndarat wae, aja telpon aku lagi neng luar kota(ketemu langsung saja, saya sedang diluar kota),” kemudian menutup sambungan telepon.

Editor: Supriyadi

Usai Pensiun, Noor Yasin Bakal All Out Hadapi Pilbup Kudus 2018

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah pensiun dari jabatan Sekretaris Daerah Kudus, Noor Yasin mengaku akan all out menghadapi Pilbup-Pilwabup Kudus 2018. Hal itu disampaikannya, seusai menghadiri upacara pelepasan di Pendapa kabupaten, Rabu (31/1/2018).

“Saya sekarang bukan PNS maka saya akan berjuang dan all out untuk menjadi penerus beliau (sambil mencondongkan badan ke arah Bupati Musthofa),” ungkap Noor Yasin.

Baca: Sudjatmiko Gantikan Noor Yasin Sebagai Sekda Kudus

Seperti diketahui, Noor Yasin merupakan bakal calon wakil bupati Kudus,  mendampingi Masan yang sekarang menjadi Ketua DPRD Kudus. Ia maju dari jalur partai, diusung PDIP, Golkar, PAN dan Demokrat.

Yasin melanjutkan, upayanya maju sebagai Wabup merupakan cita-citanya untuk mewujudkan Kudus yang lebih baik.

“Kami akan berjuang secara optimal sesuai dengan cita-cita yang kita inginkan. Amanah (dari partai pengusung) akan kita jalankan untuk memberikan perbaikan (pada masyarakat Kudus),” tutur dia.

Editor: Supriyadi

Sudjatmiko Gantikan Noor Yasin Sebagai Sekda Kudus

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Badan Penelitan dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kudus Sudjatmiko, diangkat sebagai penjabat Sekretaris Daerah Kudus, menggantikan Noor Yasin yang memasuki masa pensiun.

Upacara pelepasan sekda dihelat di Pendapa Kabupaten Kudus, dengan diikuti unsur pegawai negeri, pelajar, mahasiswa, Kepala Desa dan relawan bencana, Rabu (31/1/2018).

Bupati Kudus Musthofa, langsung mengumumkan pergantian Sekda, didepan hadirin yang ada di Pendapa. Ia mengatakan, tak ingin ada kekosongan jabatan di masa akhir kepemimpinannya.

“Saya tak ingin posisi Sekda kosong, maka saya akan langsung menyerahkan (SK penunjukan penjabat sekda), karena saya ingin kerja cepat. Karena saya sudah tak punya wakil bupati selama empat tahun, sekarang saya punya sekda apik juga pensiun. Maka hari ini saya ingin menyerahkan SK Penjabat Sekda yang baru kepada Sudjatmiko,” tuturnya, sambil menyerahkan surat keputusan.

Dirinya mengatakan, pengabdian Noor Yasin sebagai pegawai negeri selama 40 tahun tak meninggalkan jejak buruk. “Harapan saya (Noor Yasin) tak berhenti mengabdi disini (Kudus). Namun demikian karena sudah memasuki masa pensiun, hari ini saya menunjuk penjabat sekda. Mudah-mudahan segalanya bisa berjalan dengan baik,” ungkap dia.

Sementara itu, Noor Yasin berharap penerusnya dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Mudah-mudahan (Sudjatmiko) dapat melaksanakan yang terbaik bagi warga Kudus dan pegawai negerinya,” pesan Yasin.

Menanggapi itu, Sudjatmiko berjanji menjalankan amanah yang diberikan kepadanya secara bertanggungjawab. Ia mengaku akan melaksanakan semua tugas yang ditinggalkan oleh Yasin.

“Termasuk nantinya mempersiapkan pengisian Sekda definitif,” katanya.

Disinggung mengenai tugas ganda sebagai Kepala Bapelitbangda dan Sekda, Sudjatmiko mengaku akan mengemban keduanya secara proporsional dan profesional.

Editor: Supriyadi

PDIP Deklarasikan Masan-Noor Yasin Calon Bupati dan Wabup Kudus

Ketua DPC PDIP Kudus Musthofa mendeklarasikan Masan-Noor Yasin sebagai bakal calon bupati-wakil bupati Kudus, Jumat (29/12/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akhirnya mengeluarkan rekomendasi untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kudus 2018. Rekomendasi diturunkan kepada Masan sebagai bakal calon bupati dan Noor Yasin sebagai bakal calon wakil bupati.

Masan merupakan Ketua DPRD Kudus, dan Noor Yasin masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus. Pasangan ini dideklarasikan Jumat (29/12/2017) sore.

Sekretaris DPC PDIP Kudus M Yusuf Roni, mengumumkan rekomenasi dari DPP PDIP ini kepada ratusan kader di Gor Bung Karno Kudus, Jumat (29/12/2017) sore.

“Masan SE, MM dan Drs Noor Yasin, MM calon bupati dan wakil bupati 2018 – 2023,” katanya saat menyampaikan rekomendasi dari DPP PDIP.

Menurut Yusuf, dalam surat dari DPP PDIP itu juga memerintahkan kepada DPC PDIP Kudus, untuk mendaftarkan Masan-Noor Yasin sebagai bakal calon yang diusung PDIP ke KPU. Selain itu, juga disebutkan untuk mendukung secara penuh pasangan asal PDIP itu.

Terkait calon lain yang tidak mendapatkan rekomendasi, dalam pendaftar dan uji tes sudah menandatangani pernyataan untuk mendukung rekomendasi DPP. Dan para calon bersedia menandatangani dengan sebenarnya dan sadar tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

Ketua DPC PDIP Kudus Musthofa menyebut, apa yang menjadi mandat dan instruksi dari DPP PDIP harus didukung secara penuh oleh semua pengurus DPC PDIP Kudus. 

“Ini merupakan rekomendasi dari DPP, jadi tak ada pilihan lain selain mendukungnya,” ungkap dia.

Disebutkan, rekomendasi untuk Kudus merupakan rekomendasi yang kali pertama dikeluarkan dari DPP untul Pilkada serentak 2018. Itu menjadi hal yang bagus lantaran mendapatkan perhatian dari DPP. “Kudus akan jadi lebih baik di tangan Masan dan Noor Yasin,” imbuhnya.

Editor : Ali Muntoha