Pembangunan Gedung Ngasirah Kudus Akan Dilelangkan

Warga melintas di depan Gedung Ngasiroh, Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKD) menyatakan akan merencanakan pembangunan Gedung Ngasirah. Rencananya, mereka akan melelang rencana proyek pembangunan terlebih dulu.

Kemudian, pemenang lelanglah yang berwenang melakukan pendirian Gedung Ngasirah, berikut fasilitas lainnya. Sederhananya, pemkab selaku pemilik tanah, memberikan peluang kepada pemenang lelang untuk mendirikan kembali bangunan Gedung Ngasirah. Adapun ihwal pembagian pendapatan, akan dibahas nanti.

Hal itu diungkapkan Kepala BPPKD Kudus Eko Djumartono, kepada wartawan di Kudus, Kamis (3/8/2017).  Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan lelang secepatnya. Harapannya saat akhir tahun tiba, sudah muncul pemenang lelang. Awal tahun, rekanan pemenang akan melakukan pembangunan.

“Yang jelas, konsep bangunannya adalah harus ada gedung serbagunanya, sebagai bentuk fungsi utama bangunan Ngasirah,” kata Eko.

Rencana ini merupakan bentuk solusi pemkab. Setelah sebelumnya, pemkab menganggarkan akan membangun Gedung Ngasirah Rp 10 miliar dari DAK. Namun pemerintah pusat memangkas DAK. “Jadi DAK, kan dikurangi jumlahnya. Meski angkanya belum dapat soal pengurangan, kami harus siasati. Di antaranya dengan cara mengurangi beban APBD, termasuk pembangunan,” tambahnya.

Saat ini, Gedung Ngasirah sudah rata dengan tanah, setelah sebelumnya diratakan pemkab. Proses selanjutnya, adalah pemkab mempersiapkan gambar atau desain bentuk gedung Ngasirah. Setalah itu, gambar akan dievaluasi oleh kantor jasa penilai publik untuk dinilai.

Editor : Akrom Hazami

 

Gedung Ngasirah Kudus Akan Direnovasi, Rp 10 Miliar Dikucurkan 

Warga melintas di depan Gedung Ngasiroh, Kabupaten Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Warga melintas di depan Gedung Ngasiroh, Kabupaten Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Gedung Wanita Ngasirah Kudus, akhirnya direnovasi oleh Pemkab Kudus. Tak main-main, anggaran yang dikucurkan guna membenahi gedung yang rusak bertahun tahun itu mencapai minimal Rp 10 miliar.

Kabid Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Sri Wahjuningsih mengatakan anggaran tersebut diperoleh dari APBD murni 2017. Jumlah anggaran yang tak sedikit itu bakal digunakan untuk rombak total pembangunan gedung.”Sudah terlalu lama gedung Ngasirah dibiarkan. Kemudian oleh Bappeda dilimpahkan ke kami bagian pariwisata, dan kami ajukan untuk perbaikan gedung Ngasirah di 2017 ini,” kata Nining, kepada MuriaNewsCom di Kudus, Sabtu (28/1/2017).

Menurutnya, pembangunan gedung Ngasirah masih menunggu proses regulasinya. Seperti halnya lelang dan juga konsep pembangunan. Yang jelas, pembangunan gedung nanti tak menghilangkan fungsi utama gedung yakni sebagai gedung serbaguna. Dia mengatakan, bangunan tersebut sering digunakan masyarakat umum. Seperti halnya acara resepsi, pameran, atau juga kegiatan kesenian lainnya. Nantinya ketika jadi, masyarakat bisa mengunakan bangunan itu lagi seperti biasanya.

Hanya, mengenai konsep bangunan, kata Nining, juga belum mengetahui secara detail seperti apa. Namun rencana awal, selain bangunan asli sebagai serbaguna, Ngasirah juga akan dilengkapi dengan sejumlah kios. “Rencana masih berjalan, jadi masih menunggu gambarnya jadi secara utuh. Yang jelas tahun ini bakal diperbaiki,” ungkap dia.

Kepala Bappeda Kudus Jadmiko mengatakan, bangunan Ngasirah memang sudah terlalu lama nganggur tak terurus. Untuk itulah sudah saatnya Pemkab Kudus akan memperbaiki lantaran bangunan yang masih dibutuhkan masyarakat. “Iya sekitar Rp 10 miliar akan digunakan untuk Ngasirah. Bangunan itu sudah sangat tua dan bertempat di lokasi yang strategis. Jadi bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Namun, dia menegaskan kalau Ngasirah tetaplah gedung serbaguna. Sehingga pembangunan baru nanti juga masih mengusung konsep gedung serbaguna. “Mengenai modelnya itu dari Disbudpar,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Selain Pocong, Suara-suara Menyeramkan Juga Terdengar dari Gedung Ngasirah

Gedung Ngasirah Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Gedung Ngasirah Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Selain adanya penampakan Pocong, di Gedung Ngasirah juga kerap muncul suara suara yang aneh. Sama halnya penampakan, suara tersebut juga banyak didengar oleh sekitar.

Kusuma, seorang warga Mejobo yang bekerja di sekitar Ngasirah mengatakan, suara-suara aneh tersebut terdengar sangat jelas. Siapapun yang mendengarnya sering penasaran dan ingin melihat langsung ke sumber suara.

”Suara tersebut bunyinya seperti kluk.. kluk.., lalu suara orang menangis dan suara suara lainya,” katanya kepada MuriaNewsCom

Tapi anehnya, katanya, ketika sumber suara dilihat tidak ada apa apa. Hal itu yang sering menjadi pertanyaan warga sekitar.

Gedung tua Ngasirah, hingga kini masih kosong tanpa ada pembenahan. Tak heran, jika hawa yang keluar dari penampilan gedung terkesan angker.

Keangkeran gedung tersebut, banyak dirasakan banyak orang. Bukan hanya malam.hari yang terlihat angker, namun juga pada siang hari juga terkesan mengerikan.

Editor: Supriyadi