Petugas Masih Berjibaku Menyisir Perairan Pati Utara Mencari Nelayan Tenggelam

Sejumlah petugas tengah membawa perahu karet dari Satpolair Polres Pati untuk digunakan dalam pencarian nelayan yang hilang di perairan Pati utara. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah petugas tengah membawa perahu karet dari Satpolair Polres Pati untuk digunakan dalam pencarian nelayan yang hilang di perairan Pati utara. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sejumlah petugas dari Satpolair Polres Pati, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan SAR Nasional (Basarnas) masih berjibaku melakukan penyisiran terhadap nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Pati Utara, Rabu (3/8/2016).

Sampai berita ini diturunkan, nelayan bernama Muntari (53), warga Desa Banyutowo RT 4 RW 2, Kecamatan Dukuhseti yang dikabarkan hilang belum ditemukan Tim SAR. Proses pencarian dan evakuasi pun dilakukan secara bertahap.

“Tadi pagi dari BPBD sudah terjun, tapi belum berhasil. Saya kemudian menyusul dan melakukan pencarian sampai kawasan Pulau Mandalika, perairan yang masuk wilayah Ujungwatu, Donorejo, Jepara. Namun, saya masih belum menemukan. Kami istirahat dulu untuk dilakukan tim berikutnya,” ujar KBO Satpolair IPTU Daffid Paradhi kepada MuriaNewsCom.

Sementara itu, Ketua Relawan Radio Antarpenduduk Indonesia (RAPI) Pati, Gunawan menyebut, ada sejumlah kendala dalam proses pencarian nelayan yang hilang tersebut. Salah satunya, ombak laut yang mencapai 0,2 sampai 0,5 meter.

Padahal, proses pencarian dilakukan menggunakan perahu karet yang tidak terlalu besar. Kendati begitu, Tim SAR berusaha sekuat tenaga untuk melakukan pencarian terhadap nelayan yang dinyatakan hilang sejak sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

“Ada sekitar lima perahu karet yang dikerahkan, baik dari BPBD, Satpolair Polres Pati, dan Basarnas. Ombaknya memang cukup kencang, sehingga cukup menjadi kendala. Karenanya, pencarian dilakukan secara bergantian,” kata Gunawan.

Dalam melakukan pencarian, Tim SAR membawa sejumlah perbekalan, termasuk bahan bakar perahu karet dan sejumlah peralatan keselamatan. “Kami akan terus melakukan penyisiran sampai ketemu. Doakan saja biar segera ketemu,” tandasnya.

Editor : Kholistiono