Komisi B DPRD Pati Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penggelapan Uang Nasabah KSP Jasa Mandiri

Sejumlah nasabah melaporkan masalah kasus penggelapan dana yang dilakukan oknum KSP Jasa Mandiri kepada legislatif. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah nasabah melaporkan masalah kasus penggelapan dana yang dilakukan oknum KSP Jasa Mandiri kepada legislatif. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Ketua Komisi B DPRD Pati Muhammadun mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus penggelapan uang nasabah yang dilakukan oknum KSP Jasa Mandiri senilai Rp 38 miliar. Desakan itu dilakukan, setelah pihaknya didatangi puluhan nasabah KSP Jasa Mandiri, Senin (28/12/2015).

“Kami sudah menerima keluh kesah mereka. Kami bisa memahami, betapa bingungnya mereka, uang hasil kerja mereka, dari puluhan juta hingga ratusan juta yang didepositokan tiba-tiba raib begitu saja,” kata Muhammadun kepada MuriaNewsCom.

Karena itu, ia mendesak agar kepolisian segera menangani kasus tersebut. “Kami minta agar polisi bisa mengusut tuntas secara serius kasus itu,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Muhammadun meminta kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pati agar bisa lebih intensif memberikan pembinaan kepada koperasi yang ada di Pati agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan nasabah. “Kalau hal itu dibiarkan, bisa-bisa banyak warga yang takut untuk menabung di koperasi,” tukasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Uang Puluhan Miliar Digelapkan, Nasabah Koperasi Jasa Mandiri Pati Wadul ke Dewan

Puluhan nasabah KSP Jasa Mandiri mengadukan kasus penggelapan di Ruang Gabungan DPRD Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Puluhan nasabah KSP Jasa Mandiri mengadukan kasus penggelapan di Ruang Gabungan DPRD Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Jasa Mandiri Pati, Senin (7/9/2015) lalu ternyata tidak membuahkan hasil. Uang mereka yang terakumulasi hingga Rp 38 miliar tersebut tak kunjung dikembalikan pihak koperasi.

Karena itu, belasan nasabah KSP Jasa Mandiri mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Senin (28/12/2015). Mereka datang untuk mengadukan nasib, karena uang puluhan miliar raib dibawa pimpinan KSP Jasa Mandiri.

Koordinator Nasabah KSP Jasa Mandiri Agus Sukari mengatakan, aksi pengaduan ke dewan dilakukan karena tidak ada kepastian terkait dengan uang yang digelapkan oknum KSP Jasa Mandiri tersebut.

“Kami menabung baik-baik untuk investasi dan masa depan. Tapi, malah dibawa kabur sama oknum KSP Jasa Mandiri sampai sekarang tidak ada kejelasan. Juga tidak ada itikad yang baik dari pihak koperasi. Kami bingung. Kami berharap agar dewan sebagai wakil rakyat bisa membantu memberikan solusi masalah kami,” tutur Agus kepada MuriaNewsCom.

Tak hanya itu, uang jasa sejak Juni 2015 hingga sekarang tak kunjung diberikan kepada nasabah. “Kacau sekali koperasi ini. Bukan hanya uang digelapkan, tapi jasa-jasa juga samasekali tidak diberikan sejak Juni 2015 lalu,” katanya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)