Pimpin Musrenbang, Bupati Kudus Musthofa Pamitan

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa berpamitan pada pejabat-pejabat yang ada di Kota Kretek, saat Rapat Musrenbangda, Rabu (28/3/2018). Ia mengatakan, capaian selama 10 tahun dirinya memimpin perlu dikawal agar lebih baik.

“Karena ini adalah Musrenbang terakhir bagi saya, saya pamit. Mudah-mudahan Kudus akan dipimpin oleh bupati yang lebih baik daripada saya. Maaf selama masa pimpinan saya kepada semua pihak, para Kades yang selama ini saya kencengi itu karena kasih sayang ,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, hadir Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Dandim 0722 Letkol (inf) Sentot Dwi Purnomo, Kajari Kudus Herlina Setyorini, kepala OPD dan para kepala desa serta akademisi.

Berbicara mengenai masa kepemimpinanya, ia berujar sebanyak 91 persen jalan di Kabupaten Kudus telah dibenahi. Sementara 9 persen diantaranya memang menjadi pekerjaan rumah, yang harus dituntaskan pada tahun anggaran kedepan.

Menurutnya, kesejahteraan suatu daerah salah satu indikasinya adalah pembangunan fisik. Seperti pembangunan jalan ataupun penerangan jalan.

Disamping itu, ia mengklaim angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), mencapai Rp 9 juta perbulan. Selain itu laju pertumbuhan ekonomi di Kudus pun mencapai 5,76 persen.

“Tak hanya bicara tentang aspirasi, tapi membangun fisik dan kesejahteraan serta tingkat pertumbuhan ekonomi menjadi kunci,” ungkap Musthofa.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh calon pemimpin Kudus, setelah dirinya lengser. Di antaranya, laju inflasi yang mencapai 2,38 persen dan angka kemiskinan yang mencapai 7,65 persen.

“Laju inflasi Kudus dipengaruhi juga dari daerah lain. Seperti Semarang dan Demak yang kini tengah berbenah. Kudus adalah jantung bagi Pantura Timur. Namun tidak lantas kita bisa berdiri sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Kudus Sudjatmiko menyebut, Musrenbang tersebut akan menentukan arah pembangunan Kota Kretek. Menurutnya, acara tersebut juga digunakan sebagai acuan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), lima tahun ke depan.

Editor: Supriyadi

Musrenbang, Penataan Kota Purwodadi Jadi Prioritas Utama Tahun 2019

MuriaNewsCom, Grobogan – Upaya untuk mempercantik wajah kota Purwodadi akan jadi salah satu skala prioritas pada tahun depan. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019 tingkat kabupaten yang digelar di gedung Riptaloka, Kamis (22/3/2018).

Menurut Sri, salah satu target dalam masa kepemimpinannya adalah merubah wajah kota Purwodadi agar lebih cantik lagi melalui Gerakan Cantik Kotaku, Bersih Lingkunganku. Untuk mempercantik ibukota Kabupaten Grobogan itu akan dilakukan dengan merevitalisasi trotoar dan saluran drainase, penataan kawasan publik seperti alun-alun dan bundaran simpanglima. Upaya mempercantik kawasan kota juga akan dikerjakan dengan membangun taman baru, penataan tempat untuk PKL dan sarana publik lainnya.

“Kota Purwodadi harus jadi lebih cantik tahun depan. Setelah itu, penataan akan berlanjut ke ibu kota kecamatan. Untuk perbaikan infrastruktur jalan tetap akan kita lakukan,” katanya.

Prioritas lain yang akan dikerjakan pada tahun depan adalah meningkatkan ekonomi masyarakat melalui gerakan Usaha Produktif Rakyat Mandiri. Selanjutnya adalah peningkatan kualitas tujuan wisata dengan membuat sesuatu yang unik dari produk unggulan sehingga bisa mendatangkan daya tarik wisatawan.

Peningkatan kualitas SDM dalam bidang pendidikan dan kesehatan jadi prioritas lainnya serta pengentasan kemiskinan. Satu hal lagi yang jadi perhatian adalah pelaksanaan Pemilu 2019 dengan membuat gerakan Pemilu Adem, Rakyat Tentrem.

“Hasil musrenbang ini nantinya akan jadi dasar untuk menerapkan kebijakan yang akan dilakukan pada tahun 2019. Untuk itu masukan dari berbagai pihak kita perlukan dalam musrenbang ini. Seperti dari LSM, organisasi profesi, dan anggota DPRD,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Gubernur Kunjungi Kudus Disambut Biola Bambu

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berfoto bersama dengan pedagang dengan diiringi alunan biola bambu di pendapa Pemkab Kudus, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, berkunjung ke Kudus, Selasa (14/3/2017). Kedatangan Ganjar di Pendapa Kabupaten Kudus, disambut dengan hiburan biola bambu lokal. 

Kedatangan Ganjar ke Kudus dalam rangka Musrenbang wilayah Jateng. Bertempat di Pendapa Kudus, Gubernur Jateng duduk bersama dengan Bupati se-Keresidenan Pati datang ke Kudus.

Gubernur nampak sumringah saat biola bambu dibunyikan. “Nah kalau ini tidak asing lagi, biola bambu Kudus. Sudah beberapa kali bertemu dengan ini. Ini biola bambu,” kata Ganjar.

Selain dihibur dengan biola bambu, Ganjar juga mendatangi sejumlah stan UMKM yang disiapkan khusus untuk kegiatan tersebut. Di antaranya adalah produk jenang, kerajinan tangan, konveksi Kudus serta stan pendidikan.

Ganjar juga mengaku kagum dengan SMK yang ada di Kudus, Yang mana mampu menunjukkan hal yang bagus dan inovatif. Seperti halnya SMK 1 Kudus yang ahli soal kulinernya, SMK Wisudha Karya (Wiskar) yang spesial pada maritim dan SMK Raden Umar Said (RUS) yang unggul dalam bidang animasi. 

Sejumlah pedagang menyambutnya serta meminta foto bersama dengan Gubernur. Dalam kesempatan itu, gubernur mempersilakan warga untuk memanfaatkan Musrenbang untuk pembangunan daerah. Mulai dari jalan rusak, pengembangan UMKM dan lainnya.

Editor : Akrom Hazami