Jepara Exhibition Akan Pamerkan Ratusan Foto Eksotisme Bumi Kartini

Suasana pameran foto DKD Jepara pada tahun 2016. (Foto : DKD Jepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara kembali menggelar pameran foto bertajuk “Jepara Exhibition”. Ajang yang akan dihelat pada Sabtu (9-16/12/2017)  di Aula Museum Kartini itu, akan memamerkan 125 obyek foto yang mengangkat keindahan alam, seni budaya dan industri kerajinan. 

Rhobi Shani Sekretaris DKD Jepara mengatakan, dalam even kali ini tidak hanya memamerkan foto saja. Akan ada lokakarya, lomba foto dan sesi foto model. 

“Untuk lokasi foto model, sudah disiapkan di wahana wisata anyar yakni Kelapa Park, yang merupakan agrowisata milik Pemkab Jepara yang dikelola Perusda Aneka Usaha di Kecamatan Pakis Aji,” ujarnya, Sabtu (2/12/2017). 

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya diikuti oleh fotografer lokal. Namun beberapa fotografer asal Malaysia dan Belgia, akan ikut memamerkan karya mereka. 

Sementara itu, Kanal Budiarto Koordinator Komite Fotografi DKD Jepara mengungkapkan, kegiatan itu terbuka untuk umum.

“Saat ini kami sedang memulai proses pemilihan foto. Hingga saat ini, sudah ada ratusan foto yang masuk. Namun demikian, kami membatasi jumlah foto yang masuk, karena keterbatasan ruang pamer,” tuturnya. 

Editor : Ali Muntoha

Disparbud Jepara Akan Lacak Benda Sejarah di Luar Negeri

Sejumlah orang saat mengunjungi Museum Kartini Jepara, Selasa (18/4/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara akan menelusuri sejumlah benda bersejarah yang tersimpan di luar negeri. Satu benda sejarah yang kini telah terdeteksi adalah korespondensi Ratu Shima kepada pemerintah Granada (Spanyol). 

Hal itu dikatakan oleh Kepala Disparbud Jepara Deni Hendarko. Menurutnya, jejak sejarah Ratu Shima tersimpan dalam bentuk surat di Spanyol. Sementara ini, pihaknya terus melakukan penelusuran lewat berbagai media.

“Kami melacak melalui berbagai medium termasuk melalui media sosial. Selain itu satu staf kami telah melakukan koordinasi dengan personel kedubes di sana,” ujarnya, Selasa (18/4/2017). 

Menurutnya, hingga kini pihaknya belum bisa mengakses artefak kesejarahan yang berada di Spanyol itu. Deni menyebut, saat ini benda tersebut sedang dalam tahap penelitian. “Paling tidak kita tahu koleksi tersebut lewat reproduksi digital atau minimal fotonya,” imbuhnya. 

Sementara itu, Windi, Staf Disparbud Jepara menyebut benda sejarah tersebut berupa korespondensi Ratu Shima dengan penguasa Granada saat itu.

Editor : Kholistiono

Lihat Kamar Mandi RA Kartini, Begini Kesan Aura Kasih dan Rizal Armada

 Aura Kasih dan Rizal Armada saat melihat kamar mandi RA Katini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Aura Kasih dan Rizal Armada saat melihat kamar mandi RA Katini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Hari Jadi ke-275 Kabupaten Rembang juga dimeriahkan dengan kedatangan artis ibu kota, yakni Aura Kasih dan group band Armada, pada Sabtu (30/7/2016). Kedatangan mereka di Pendapa Kabupaten juga disambut antusias oleh warga.

Kedatangan mereka juga disambut Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto, SKPD, TNI, Polri serta tak ketinggalan para pelajar juga ikut memyambutnya.

Dalam kesempatan itu, artis Aura Kasih dan Rizal Armada, terlihat menyempatkan diri untuk mengunjungi Museum Kartini yang lokasinya berada di belakang Pendapa Kabupaten. Mereka didampingi Kasi Sejarah Museum dan Kepurbakalaan pada Dinbudparpora Rembang Siti Nuryati.

Mereka pun berkeliling museum untuk melihat benda-benda peninggalan RA Kartini. Tak ketinggalan, kedua artis ini pun melihat kondisi kamar mandi yang dulunya digunakan oleh RA Kartini semasa menjadi istri dari Bupati Rembang ketika itu. Kamar mandi dengan ukuran 2 X 2 meter tersebut berada di samping museum sebelah timur.

“Ya, sederhana kamar mandinya. Tapi mungkin kalau zaman dahulu ini terbilang mewah, karena RA Kartini kan istri dari Bupati Rembang. Ketika itu, mungkin bak mandi seperti ini belum banyak yang punya, tapi karena termasuk bagian dari keluarga pejabat, maka RA Kartini memiliki fasilitas seperti ini,” ujar Aura Kasih.

Sementara itu, vokalis Band Armada Rizal mengungkapkan, meski tokoh perempuan, RA Kartini merupakan sosok yang sederhana. Kita bisa mencontoh dari kesederhanaan RA Kartini, di samping inspirasi-inpirasinya dalam memajukan bangsa ini,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Penampakan 15 Manusia Berpakaian Jawa  di Museum RA Kartini Bikin Merinding

Juru kunci sekaligus penjaga Museum R.A. Kartini, Samijan menunjukkan tempat tidur almarhum Raden Ajeng Kartini, Rabu (25/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid) 

Juru kunci sekaligus penjaga Museum R.A. Kartini, Samijan menunjukkan tempat tidur almarhum Raden Ajeng Kartini, Rabu (25/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Beredar kisah misteri di Museum RA Kartini di Kabupaten Rembang. Menurut Juru Kunci museum, Samijan, dia sempat mempunyai gambar penampakan di salah satu ruang angker di musem tersebut. Yakni di ruang belakang.

“Saya pernah punya foto penampakan di ruang belakang. Dalam foto tersebut terlihat penampakan berupa manusia dengan pakaian khas Jawa sebanyak lima belas orang lebih. Foto tersebut saya ambil menggunakan kamera HP pada tanggal 19 April malam, dua tahun yang lalu,” jelasnya.

Namun sayangnya, HP milik Samijan hilang ketika memandu rombongan salah satu sekolah di Grobogan yang berkunjung ke Museum R.A. Kartini itu.

“HP tersebut hilang, terbawa oleh salah satu pengunjung tersebut ketika saya taruh di meja depan museum. Tapi sudah saya ikhlaskan,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/AKROM HAZAMI)

Kisah Mistis di Museum RA Kartini Rembang

Juru kunci sekaligus penjaga Museum R.A. Kartini, Samijan menunjukkan tempat tidur almarhum Raden Ajeng Kartini, Rabu (25/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid) 

Juru kunci sekaligus penjaga Museum R.A. Kartini, Samijan menunjukkan tempat tidur almarhum Raden Ajeng Kartini, Rabu (25/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Museum R.A. Kartini Rembang selain menampilkan sejarah kehidupan dan perjuangan Raden Ajeng Kartini, ternyata juga menyimpan kisah misteri. Salah satu tempat angker di Museum R.A. Kartini adalah tempat tidur almarhum.

Juru Kunci sekaligus penjaga Museum R.A. Kartini, Samijan (54) mengaku pernah mengalami kejadian mistis ketika ketiduran di tempat tidur R.A. Kartini. “Kejadiannya kira-kira 4 bulan yang lalu, saat itu saya sedang punya hajat. Saya meminta petunjuk dengan bersemedi di dalam kamar beliau,” tutur warga Desa Kunir, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang itu kepada MuriaNewsCom, Rabu (25/11/2015).

Setelah mendapat petunjuk pada pukul 01.30 WIB, Samijan tiba-tiba ketiduran di tempat tidur R.A. Kartini. Alangkah terkejutnya Samijan, ketika terbangun. Karena dia sudah tidak lagi berada di tempat tidur itu, melainkan berada di ruang belakang museum. “Ketika bangun tidur, tiba-tiba saya sudah dipindah ke ruang belakang. Padahal HP, rokok, dan berbagai barang saya masih ada di kamar beliau,” imbuh Samijan.

Ternyata, kejadian tersebut bukan yang pertama kalinya. Samijan juga pernah mengalami hal serupa pada tahun 2013. Namun saat itu, dia tidak tidur di tempat tidur R.A. Kartini, melainkan tidur di depan museum, tepatnya di Pendapa Kabupaten Rembang.

“Saat itu saya sedang tidur di pendapa dengan beralas tikar. Ketika terbangun, ternyata saya sudah dipindah di ruang belakang, yakni ruang dapur,” ujarnya.

Menurut penjaga museum yang bertugas sejak November 2006 itu, tempat paling angker di Museum R.A. Kartini adalah ruang belakang atau ruang dapur. (AHMAD WAKID/AKROM HAZAMI)