PMR MTs N 1 Kudus Pertahankan Juara Umun Lomba PMR 

Anggota PMR Madya MTs N 1 Kudus. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom Kudus – PMR Madya MTs N 1 Kudus kembali meraih juara umum dalam perlombaan PMR, beberapa waktu lalu. PMR MTs N 1 Kudus, mampu mengalahkan lawannya di tingkat Jawa tengah tersebut.

Lomba tahunan yang diselenggarakan dalam rangka SMASA Youth Red Cross Competition XV tingkat Jateng ini meliputi semua tingkatan PMR, yaitu PMR tingkat Mula (SD/MI), tingkat madya (SMP /MTs), dan tingkat Wira (SMA / MA ).

Kepala MTs N 1 Kudus Ali Musyafa’mengatakan, lomba tersebut berlangsung pada Minggu (16/4/2017) lalu. Dia senang dan bangga atas prestasi siswanya. Namun, dia meminta para siswa agar lebih aktif dan tidak berhenti untuk terus belajar. “Mari kita syukuri sekecil apapun prestasi yg kita peroleh, semoga kita selalu dlm karunia dan hidayah Allah SWT, dan tetap rendah hati,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Walau demikian, Syafak, sapaan akrabnya, berharap PMR MTsN 1 tidak berhenti belajar mengikuti perkembangan zaman. Karena melihat data yang diperoleh, dari 8 katagori yg dilombakan baru 5 macam lomba yg mampu meraih medali.

Kelima katogori tersebut, yakni dua medali emas untuk katagori lomba Kesehatan Keluarga (KK) dan Travelling, satu medali perak yaitu Mading/Poster serta dua medali perunggu, masing-masing jenis lomba pertolongan pertama (PP) dan duta PMR.

Adapun tiga jenis lomba yang belum memperoleh medali adalah lomba cerdas cermat (LCC), karya tulis, dan pendidikan remaja sebaya (PRS).

Editor : Akrom Hazami

Kemenag Kudus: Motivasi Nilai UN Jangan Dipaksakan

Salah satu spanduk menghadapi UN terpampang jelas di MTs N 1 Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Salah satu spanduk menghadapi UN terpampang jelas di MTs N 1 Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Kemenag Kudus Hambali menilai apa yang dilakukan oleh MTs N 1 Kudus dengan memberikan hadiah umroh dan motor kepada peraih hasil UN terbaik memang menjadi hal yang positif. Karena itu, ia meminta sekolah yang lain untuk meniru hal tersebut sesuai kemampuan masing-masing.

”Memotivasi siswa sangatlah penting, namun tidak harus juga dengan yang mahal. Melainkan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah,” katanya kepada MuriaNewsCom

Menurutnya, kemampuan sekolah satu dengan lainnya berbeda. Dan cara memotivasi siswa juga sangat banyak, tidak hanya dengan memberikan hadiah yang mewah.

”Sebenarnya cara mendapatkan hasil UN terbaik juga sudah dilakukan kebanyakan madrasah. Mulai dari istighotsah, khotmil Quran dan usaha kainnya. Sehingga pemberian hadiah sifatnya hanya menjadi pendukung untuk memotivasi siswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Eka Hikamtul Izza, siswi MTs N 1 Kudus mengaku gembira dengan adanya hadiah itu. Bahkan dia juga mempersiapkan khusus guna meraih hadiah yang sediakan sekolah.

”Belajar pasti, les juga. Namun menghadapi UN lebih mendekatkan diri kepada yang kuasa. Yakni dengan lebih rajin sholat lima waktu, sholat malam dan lain sebagainya,” terangnya.

Dia pun berharap bisa mendapatkan sepeda motor, yang dapat digunakan untuk sekolah pada jenjang yang lebih tinggi nanti. Namun yang pasti tujuan utama adalah mendapatkan nilai yang sangat memuaskan.

Editor: Supriyadi

BACA JUGA: MTs N 1 Kudus Siapkan Umroh dan Motor Gratis untuk Peraih Hasil UN Terbaik

Video – MTs N 1 Kudus Siapkan Umroh dan Motor Gratis untuk Peraih Hasil UN Terbaik

 

MuriaNewsCom – Banyak cara untuk memotivasi siswa yang mengikuti UN supaya mengerjakan UN sebaik-baiknya. Salah satunya dengan menyediakan paket perjalanan umroh gratis dan sepeda motor bagi peraih hasil terbaik UN.

Hal itu juga yang dilakukan oleh MTs Negeri 1 Kudus. Demi menggungah kemampuan terbaik siswa Madrasah di Kudus ini menyediakan umroh dan sepeda motor gratis untuk peraih UN terbaik.

Kepala MTs N 1 Kudus Ali Musyafak mengatakan, sebuah tiket dan satu unit sepeda motor sengaja disiapkan pihak sekolah untuk memotivasi siswa. Namun, untuk mendapatkannya tidaklah mudah, sebab madrasah memberikan syarat yang harus dipenuhi siswa.

”Jika siswa di sini ada yang peringkat pertama Jateng, maka ia berhak tiket umroh gratis. Namun jika hanya terbaik se-Kudus, maka yang diberikan hanya sepeda motor matic Honda Vario,” katanya kepada MuriaNewsCom

Cara semacam itu, dianggap sesuai untuk mendorong siswa mendapatkan hasil yang maksimal. Para siswa dinilai lebih serius belajar untuk menjadikan terbaik, sehingga nantinya mampu memenangkan iming iming yang diberikan pihak madrasah.

Bahkan, bukan hanya kelas IX saja yang berkeinginan. Namun keinginan adik adik kelas yang juga ada hadiah lantaran terbaik di UN. Sehingga pihak madrasah mengupayakan dilakukan tiap tahun ada hadiah.

”Tahun kemarin Vario saja, tapi belum bisa diambil lantaran belum bisa menjadi yang terbaik. Beda dua poin saja dengan yang terbaik se-Kudus. Namun tahun ini para siswa lebih serius menghadapinya,” ujarnya.

Dia mengatakan, total siswa yang berkompetisi memperebutkan Umroh dan Vario sejumlah 374 siswa. Jumlah itu merupakan jumlah keseluruhan yang mengikuti UN disana. Meski hadiah sangat besar, pihak sekolah mengaku tidak menyalahi aturan. Sebab sumber biaya pribadi, tanpa biaya bos dan bantuan sekolah lainnya.

Editor: Supriyadi