Inilah Harapan Pemkab Kudus pada MTQ Sukun

Tamu hadir dalam kegiatan MTQ Sukun for Education. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Tamu hadir dalam kegiatan MTQ Sukun for Education. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus –  Sekda Kudus Noor Yasin dalam sambutannya di acara penutupan MTQ Sukun for Education berharap kegiatan bisa selalu ditingkatkan, serta diadakan dengan baik.

“Saya bangga menghadiri kegiatan ini. Sebab MTQ Sukun ini bisa memberikan pendidikan agama bagi pelajar maupun peserta umum lainya se-Kawedanan Cendono,” katanya.

Sementara itu, pada acara penutupan itu sekaligus menjadi peringatan Nuzulul Quran. Praktis, dengan acara tersebut diharapkan akan bermanfaat.

“Semoga kita diberi keberkahan, dan manfaat ilmu dari Alquran ini. Kegiatan juga sebagai fasilitas untuk menghayati dan mengamalkan isi Alquran,” ujarnya.

Dalam momen itu, sekda juga berpesan kepada masyarakat agar menuntaskan wajib belajar (wajar) 12 tahun. Sebab wajar 12 tahun itu program dari Pemkab Kudus. Tujuannya agar warga bisa paham pengetahuan umum, dan juga agama.

Dari pantauan, kegiatan yang digelar di Masjid Taqwa, Gondosari tersebut juga dihadiri oleh tamu undangan dari jajaran Muspika Kecamatan Gebog, Bae dan Kaliwungu,
Polsek Gebog, dan Danramil Gebog. Jajaran PR Sukun Group yang hadir di antaranya H Tas’an Wartono, H Yusuf dan sebagainya.

Penanggung jawab MTQ Sukun Kartono mengatakan, acara penutupan MTQ dan Nuzulul Quran ini juga menghadirkan ulama Kudus.Yakni Dr H A Fais, Lc, MA. “Tokoh ulama tersebut merupakan menantu dari KH Ulil Albab Arwani. Atau juga cucu menantu dari KH Syaroni Ahmadi Alhafid.

Editor : Akrom Hazami

 

Inilah Pemenang MTQ Sukun for Education 2016

Sekda Noor Yasin memberikan hadiah kepada para pemenang didampingi oleh Camat Gebog Saiful Huda. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Sekda Noor Yasin memberikan hadiah kepada para pemenang didampingi oleh Camat Gebog Saiful Huda. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah berkutat dengan nilai selama sepekan, dewan juri dan panitia MTQ Sukun for Education Kudus mengumumkan siapa peraih predikat terbaik.

Adapun pemenangnya antara lain diambil dari juara hingga peringkat tiga. Mulai dari tingkatan SD/MI hingga SMA, maupun peserta umum anak anak sampai dewasa tingkat umum.

Untuk SD Putri juara diraih oleh Isna Khoiriyah dari SD 3 Mijen Kaliwungu, peringkat II Alya Nur Fala dari SD 2 Kedungsari Gebog, dan peringkat III Fina Rohmatul Ummah SD 3 Klumpit. Sedangkan untuk SD Putra juara M Muqsith  dari SD 3 Padurenan, peringkat II Ersa Putra Dimas Prasetyo dari SD 4 besito, dan  peringkat III M Fairuz Zuhayr dari SD Miftahul Saadah Gondosari.

Selain itu, untuk MI Putri juara Alayya Rahma MI Al Khurriyah, peringkat II Aulia Khoirun Nisa MI Tsamrotul Waton, peringkat III Nur FarichatunNihlah MI Matholibul Ulum 02. Sedangkan untuk MI Putra juara Faza Maulana Ramandani MI Khurriyyah 02, peringkat II Syaiful Anam MI Tsamrotul Waton, peringkat III Iqbal Fairuz Ramdani MI Al Azharyyah.

Sementara itu, di SMP Putri juara Devina Putri Liana SMP 1 Gebog, peringkat II Ahyu Aulia Maulida SMP 1 Gebog, peringkat III Mutiara Latifa M SMP 3 Bae. Dan di SMP Putra juara M Rakha Naufal SMP 1 Gebog, peringkat II M Sholikul Anam SMP 2 Gebg, peringkat III Khoirul Anam SMP 3 Gebog.

MTs Putri juara  Zuhaida Maqsalmina MTs Raudlotus Shibyan, peringkat II Noor Hidayah MTs Nurussaam, peringkat III Isna Laila Fauziyah MTs Manbaul Ulum. Sedangkan MTs Putra juara M Khoirur Rozak MTs N 1 Kudus, peringkat II MAbrori MTs Al Hidayah, peringkat III M Abdul Kafi MTs  Hasyim Asyari.

Untuk juara SMA/SMK/MA Putri juara Sri Isnawati SMA 1 Gebog, peringkat II Amalia Khusnul Putri SMK Raden Umar Said, peringkat III  Revina Amalia Sutopo MA Nurus Salam. Sedangkan untuk putra M Sayifudin MA Faudlorus Shibyan, peringkat II Khulafaun Ridho MA Al Hidayah, dan peringkat III  Ahmad Budiono MA NU Nurussalam.

Juara anak anak Putri peserta  Umum jatuh pada peserta Fina Nailil Hana Besito, peringkat II Anik Maulida asal Jurang, peringkat III Fikriyatul Munawaroh Getassrabi. Anak Putra Umum juara M Salman Rofiudin Gondosari, peringkat II Fahri Nurul Fikri Besito, peringkat III M Alif Yusrul Hana Klumpit.

Juara remaja Putri I Wichda Anis Salamah Jua Besito, peringkat II Irma Amalia Ardiyanti Gondosari, peringkat III Maudi Khunafa Sa’ya Kedungsari. Peringkat I remaja Putra M Al Fatih Nuruzzaman Besito, peringkat II M Ariq Sidqi Jurang, peringkat III M Aris Gondosari.

Juara Dewasa Putri Arina Zuhaila Amna Besito, peringkat II Naili Saadah Gondosari, III Layyina Mawaddah Jurang. Dewasa Putra, juaranya Pulteg Khoirul Faizin Kedugsari, peringkat II  A Maanul Mazid Gondosari, dan peringkat III M Miftahul Albab Getassrabi.

Editor : Akrom Hazami

 

Meriahnya Pawai Taaruf MTQ Sukun for Education

pawaii e

Pawai taaruf MTQ Sukun for Education. (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono).

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sekitar 300 orang terdiri dari peserta MTQ Sukun yang meraih prestasi, pendamping peserta, panitia dan perwakilan PR Sukun Group, ikut pawai taaruf, Rabu (22/6/2016).

Pawai taaruf merupakan kegiatan untuk mengenalkan kepada masyarakat Kudus. Terutama kepada pemenang MTQ Sukun for Education maupun program dan dari PR Sukun Group.

Penanggung jawab MTQ Sukun for Education Kartono mengatakan, pawai ini untuk mengenalkan kepada masyarakat luas. Terutama, mereka yang mendapatkan prestasi di MTQ ini. “Selain itu, pawai ini juga sebagai kegiatan penutupan MTQ Sukun for Education,” katanya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, pawai tersebut menggunakan 10 mobil PR Sukun, dan 100 sepeda motor.

“Kita mengunakan 10 mobil untuk sebagai armada pembawa piala, angkutan para peserta yang mendapatkan juara, pemain rebana, serta 100 sepeda motor dari perwakilan PR Sukun Group,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk rutenya sendiri yakni mulai masjid Taqwa menuju Polsek Gebok.”Setelah itu, belok kiri menuju Tulis Gondosari hingga Karangmalang, serta menuju Getassrabi. Sesampainya, Getassrabi, langsung menuju Kaliwungu.

Sementara itu, setelah sampai Kaliwungu di jalan Kudus-Jepara, akan menuju pertigaan Prambatan hingga jalan lingkar Panjang.

Sesampainya di jalan lingkar Panjang, peserta menuju perempatan Panjang bagian timur hingga pertigaan Kecamatan Bae. Sesampainya di pertigaan Bae, peserta pawai menuju perempatan Besito dan menuju Desa Jurang hingga finis di Masjid Taqwa Gondosari.

Editor  : Akrom Hazami

 

Qori Ini Enggak Puas Kalau Jadi yang Kedua di MTQ Sukun for Education

sukun 1 e

Peserta MTQ Sukun For Education tingkat Dewasa Putri,  Naili Sa’adah (18) perwakilan dewasa putri dari Gondosari, Gebog. (MuriaNewsCom / Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, KudusNaili Sa’adah (18), gadis dari Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten, Kudus, masih belum bisa menghilangkan rasa penasarannya untuk menjadi yang terbaik di MTQ Sukun for Education. Karena pada lomba MTQ tahun lalu, Naili harus berpuas diri duduk di peringkat kedua di kategori remaja putri.

Kini Naili kembali mengikuti kompetisi itu, dan bertekad ingin menjadi juara di kategori dewasa putri. Ia menceritakan, bekal pengalamannya menyabet juara dua pada kategori remaja putri, mendorong dia untuk melangkah di kategoti yang lebih tinggi.

“Di tahun 2016 ini saya masuk ke tingkat dewasa putri. Mudah-mudahan Gondosari bisa mendapatkan juara pertama,” kata Naili, kepada, Selasa (21/6/2016).

Sementara itu, lawan beratnya yang berasal dari perwakilan Desa Besito, Kecamatan Gebog yakni Arina Zuhaila Amna (18). Ia pernah menyabet juara MTQ Sukun pada tahun 2015 tingkat remaja putri.

“Tahun 2015 itu saingan saya yakni Arina dari Besito tersebut. Dia mendapatkan juara satu dan saya juara dua di tingkat umum remaja putri. Di tahun 2016 ini, kita sama-sama maju lagi. Namun kita mewakili desa masing masing tingkat dewasa putri khusus peserta umum,” ujarnya.

Diketahui, siswi lulusan MA NU Banat tersebut juga lihai olah vocal di bidang salawat dan mempunyai suara yang khas. “Meskipun saya bidangnya di vocal rebana, namun saya akan berusaha bisa membuat hasil MTQ ini lebih baik. Sebab pada tahun 2015 lalu saya hanya mendapat juara dua,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

300 Orang Akan Ramaikan Penutupan MTQ Sukun for Education

sukun e

Peserta MTQ Sukun for Education sedang menyelesaikan lombanya di Masjid Taqwa. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sekitar 300 orang akan ikut serta pada pawai taaruf, Rabu (22/6/2016) siang. Pawai merupakan kegiatan penutupan MTQ Sukun for Education yang digelar PR Sukun sejak awal Ramadan.

Penanggung jawab MTQ Sukun for Education Kartono mengatakan, pawai taaruf merupakan kegiatan yang akan diikuti para peraih prestasi MTQ Sukun, orang tua peserta, dewan juri, panitia dan perwakilan PR Sukun.

Diketahui dalam pawai tersebut nantinya bakal mengarak puluhan piala
maupun piagam yang akan diserahkan kepada peraih prestasi di MTQ tersebut. Nantinya akan ada sekitar 100 sepeda motor, dan 10 mobil yang mengangkut piala, peraih prestasi.

“Dalam kegiatan itu akan mengarak seluruh piala milik peserta yang dapat penghargaan,” kata Kartono.

Dalam pawai itu nantinya akan menempuh rute, dari masjid Taqwa menuju SMA 1 Gebog. Setelah itu belok ke barat menuju Tulis (Gondosari). Berlanjut menuju ke
selatan hingga Karang Malang.

Setelah itu, rute berlanjut menuju Getassrabi (Gebog) hingga Kaliwungu. Sesampainya di Kaliwungu, langsung menuju ke timur perempatan Jember. Kemudian ke utara hingga perempatan Panjang bagian barat. Setelah itu, belok timur perempatan Panjang bagian timur.

Setelah itu, menuju arah Muria hingga pertigaan Bae. Para peserta pawai akan melanjutkan diri ke barat hingga perempatan Besito.

Sesampainya di perempatan Besito, langsung menuju Jurang, Gebog hingga
finis di Masjid Taqwa.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Piagam MTQ Sukun for Education Dinilai Sangat Bermanfaat untuk Pendidikan

Perlombaan MTQ Sukun for Education (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Perlombaan MTQ Sukun for Education (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Piagam perlombaan MTQ Sukun for Education dinilai sangat bermanfaat untuk jenjang pendidikan. Salah satu peserta, M Khoirur Rozaq mengatakan, akan memanfaatkan piagam kejuaraan tersebut untuk mendaftar sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Meskipun saya masih kelas VII di MTs Negeri Kudus, namun jika nanti diberikan kesempatan untuk meraih juara tingkat pelajar, maka piagam tersebut akan saya manfaatkan untuk mendaftar ke sekolah berikutnya,” kata Rozaq.

Dirinya juga sudah merencanakan untuk bisa bersekolah di jenjang SMA. Setidaknya saat ini ada dua pilihan baginya, yakni di MAN 2 Kudus SMA NU Al Ma’ruf Kudus.”Ya, yang saya inginkan kalau tidak di MAN 2 Kudus ya SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Selain itu, nantinya juga piagam ini akan saya simpan dan untuk diperlukan sesuai dengan kebutuhan, misalkan saja untuk mengurus keperluan beasiswa dan lainya,” ujarnya.

Saat disingung mengenai kejuaraan tingkat Karisedanan Pati pada tahun 2015 silam, dirinya menuturkan, bahwa sebelum masuk ke MTS Negeri Kudus, sempat mengikuti ekstra kurikuler tilawah di SD 3 Panjang, Bae.”Sebelum sekolah di MTs Negeri Kudus dan lomba MTQ, saya dahulunya sempat ikut ekstra kurikuler tilawah. Sehingga teknik tilawah atau MTQ, sedikit-sedikit bisa saya pahami ,” tuturnya.

Dia menambahkan, setelah mengikuti ekskul tilawah itu SD, dirinya juga masih mengikuti ekskul MTQ yang diadakan setiap Selasa di MTs Negeri Kudus.

Sementara itu peserta MTQ Sukun lainya yang mengaku bernama Yuni (15) mengatakan, piagam perlombaan itu nantinya akan disimpan dengan baik. “Sebab kata panitia, itu bisa dijadikan sebagai fasilitas mendaftar di jenjang berikutnya,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

Pernah Raih Peringkat II se-Eks Karesidenan Pati, Rozaq Ikut Ramaikan MTQ Sukun for Education

M Khoirur Rozaq bersama ibunya (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

M Khoirur Rozaq bersama ibunya (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – M. Khoirur Rozaq (12) siswa kelas VII MTs Negeri Kudus ikut meramaikan MTQ Sukun for Education pada Minggu (19/6/2016). Dalam bidang MTQ, M. Khoirur Rozaq sudah tak  asing lagi, sebab, pada 2015 lalu dirinya pernah meraih peringkat II se-Karesidenan Pati.

Keikutsertaannya dalam perlombaan ini, katanya, untuk mengasah kemampuannya dalam MTQ. Dirinya berharap, dengan mengikuti perlombaan ini keterampilannya dalam membaca Alquran bisa lebih bagus, dan mampu berkompetisi dengan peserta lainnya.

Dari pantauan MuriaNewsCom, saat mengikuti MTQ Sukun for Education di MAsjid Taqwa Beru Gondosari Gebog, dia ditemani oleh ibunya Karmini.  Dalam kesempatan itu, Karmini mengutarakan, dirinya mendaftarkan putranya supaya keterampilan MTQ-nya bisa terasah lagi.”Ya saya mendaftarkan Rozaq supaya bisa mengasah keterampilan MTQ,” kata Karmini.

Sementara itu, M. Khoirur Rozaq menyatakan, keikutsertaanya dalam perlombaan ini lebih mengutamakan untuk selalu mengasah keterampilan dibanding dengan mendapatkan juara. “Ya yang penting bisa menambah ilmu. Kalau masalah juara itu nanti tergantung oleh penilai,” ujarnya.

Dia menambahkan, yang penting dalam kejuaraan MTQ ini bisa saling mengenal teman baru dan yang paling inti ialah bisa menggali lebih dalam lagi ilmu MTQ itu.”Mudah-mudahan bisa berhasil dengan baik. Masalah juara kita serahkan yang menilai saja,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono