Ngeri, Motor Jadul yang Dipamerkan di Stadion Joyokusumo Pati Ini Harganya Setara Pajero Sport

Seorang model tengah berpose di depan motor antik Brough yang harganya disebut-sebut setara dengan Pajero Sport. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada beragam merek sepeda motor antik yang dipamerkan pada ajang Jambore Nasional Motor Antique Club Indonesia (MACI) ke-24 di Stadion Joyokusumo Pati, Sabtu (23/9/2017).

Jamnas bertajuk “Gage Go Numpak Udug” yang disponsori Sukun Executive ini dihadiri ribuan bikers motor antik dari seluruh penjuru Indonesia, seperti Aceh, Lampung, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Jakarta, Medan, Bandung, Malang, hingga Bali.

Salah satu motor antik yang menarik perhatian pengunjung adalah Brough. Harga motor buatan Eropa pada 1917 ini disebut-sebut setara dengan satu unit mobil Pajero Sport.

Baca Juga: Kebakaran Puncak Abiyoso Kudus Meluas Hingga Jepara

Padahal, mobil mewah tersebut harganya berkisar di angka Rp 500 juta. Sontak, hal itu membuat pengunjung geleng-geleng kepala.

Ketua MACI Adrian YW mengatakan, motor antik saat ini  memang sedang populer dan diminati banyak orang. Karena itu, kolektor motor antik sekarang enggan menjualnya kepada kolektor dari luar negeri.

Pasalnya, harga motor antik di pasar dalam negeri kini justru lebih mahal dari luar negeri. “Dulu, kendalanya memang banyak kolektor yang menjualnya ke luar negeri. Namun, saat ini tidak ada yang jual ke luar negeri karena harga di Indonesia justru lebih mahal,” ujar Adrian.

Menurutnya, ada sejumlah kriteria yang membuat motor antik harganya mahal. Salah satunya faktor usia. Semakin kuno tahun pembuatannya, harganya semakin tinggi.

Selain itu, semakin langka motor antik tersebut, harganya pun semakin melejit. Terakhir, harga semakin mantap ketika motor antik tersebut punya riwayat yang jelas.

Editor: Supriyadi

Ternyata Ini Alasan Pati Dijadikan Tuan Rumah Jamnas ke-24 MACI

.

MuriaNewsCom, Pati – Ternyata ada alasan tersendiri kenapa Jambore nasional (Jamnas) ke-24 Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) digelar di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada 23-24 September 2017.

Ketua MACI Pusat Adrian YW mengungkapkan, Pati dinilai sarat akan budaya, kuliner dan kultur daerah. Hal itu yang membuat Kabupaten Pati dijadikan tuan rumah untuk jamnas yang diikuti ribuan bikers MACI dari seluruh Indonesia.

“Alasan utamanya tentu karena Pati belum pernah menjadi tuan rumah. Kedua, Pati merupakan kota yang sarat akan budaya, kuliner dan kultur daerah yang menarik,” ujar Adrian kepada MuriaNewsCom, Jumat (22/9/2017).

Wakil Ketua MACI Pati Sukahar mengaku bangga Pati bisa ditunjuk sebagai tuan rumah MACI. Pasalnya, jambore MACI merupakan momentum yang ditunggu-tunggu karena menjadi “Lebaran”-nya anggota klub motor antik Indonesia.

Karena itu, pihaknya akan menjamu para tamu dari seluruh Indonesia dengan sesuatu yang berhubungan dengan Pati, dari seni dan budaya hingga kuliner khas. “Jamnas di Pati ini akan kami tonjolkan ikon Pati, seperti kuliner Nasi Gandul dan Tempe Pedes,” ucap Sukahar.

Jamnas ke-24 MACI yang disponsori Sukun Executive kali ini mengambil tema “Gage Go Numpak Udug”. Tema itu mungkin terdengar asing bagi orang dari luar Pati, karena kalimat tersebut diambil dari logat khas Pati.

Namun, Sukahar memastikan bila setiap anggota sudah dijelaskan makna tema tersebut. “Artinya Ayo Naik (sepeda motor) jadul. Sebagai tuan rumah, kami ingin menonjolkan ikon Pati, termasuk bahasa daerah yang khas,” jelasnya.

MACI sendiri adalah wadah bagi penggemar motor antik yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air. Anggota MACI berasal dari latar belakang yang ditemukan dalam hobi dan kecintaan pada sepeda motor klasik dari berbagai jenis dan merek.

Editor: Supriyadi

Ribuan Peserta Jamnas MACI Tiba di Pati

Sejumlah pengurus MACI berfoto bersama di photoboat sepeda motor antik di Stadion Joyokusumo Pati, Jumat (22/9/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ribuan pelestari sepeda motor antik dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) menghadiri jambore nasional (jamnas) ke-24 di Stadion Joyokusomo Pati, Jumat (22/9/2017).

Mereka akan menggelar serangkaian event gathering pada 23-24 September 2017 besok. Anggota MACI dari luar kota yang hadir, salah satunya dari Jakarta, Bandung, Malang, Bali, Lampung, Banjarmasin, Makassar, Samarinda dan paling jauh dari Aceh.

“Peserta dari Aceh melakukan touring lewat darat dan hari ini beristirahat di Pati untuk mengikuti jamnas besok. Sekitar 1.500 sepeda motor yang akan ikut berpartisipasi dengan massa sekitar 3.000 orang,” ujar Ketua Panitia Jamnas MACI ke-24, Sutiyono.

Agenda yang disponsori Sukun Executive ini akan menampilkan berbagai jenis sepeda motor antik buatan Amerika dan Eropa dengan tahun produksi sebelum 1966. Satu di antaranya merek Brough produksi tahun 1917.

Selain berkumpul bersama dengan anggota MACI dari seluruh Indonesia, mereka rencananya akan menggalakkan aksi bakti sosial dengan menanam mangrove dan pengobatan gratis kepada ratusan kaum dhuafa pada Sabtu (23/9/2017).

Adapun acara hiburan yang akan dihelat, yakni pentas kesenian barongan dan tayub, pentas musik dari band reggae, klasik rock dan Top 40.

Ketua MACI Pusat, Adrian YW mengaku senang bisa menggelar jamnas di Pati. Menurutnya, salah satu yang menarik dari Pati adalah seni-budaya dan kulinernya yang kaya.

Karena itu, pihaknya juga akan menyajikan seribu porsi sajian kuliner lokal khas Pati. “Kita juga akan memberikan penghargaan kepada sesepuh atau orang yang berdedikasi pada motor antik dari 66 cabang MACI di seluruh Indonesia,” pungkas Adrian.

Editor: Supriyadi

Ribuan Pencinta Motor Klasik Se-Nusantara Dijadwalkan Hadiri Jamnas MACI di Pati

Anggota MACI saat menggelar touring yang merupakan salah satu upaya makin mempererat dan memperkenalkan komunitas mereka ke masyarakat luas. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Pati– Ribuan pencinta motor antik dari berbagai penjuru Nusantara diprediksi akan memadati Stadion Joyokusumo Pati, 23-24 September 2017 mendatang. Kedatangan para rider tersebut seiring dengan even akbar berlabel Jambore Nasional (Jamnas) ke-24 Motor Antique Club Indonesia (MACI).

Ketua panitia Jamnas ke-24 MACI, Sutiyono mengatakan, dalam even yang didukung PR Sukun ini, akan dihadiri kurang lebih tiga ribuan peserta. Ribuan peserta tersebut datang dari berbagai daerah di Indonesia.

”Ini adalah even tahunan yang kami gelar. Biasanya bergantian lokasinya, dan tahun ini kami tempatkan di Kabupaten Pati,” jelas Sutiyono.

Ribuan peserta yang datang itu, berasal dari 66 cabang MACI yang ada di Indonesia. Selain Jawa, datang juga peserta dari Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Tema yang diusung kali ini adalah ”Gage Go Numpak Udug”. Menurut Sutiyono, tema ini sangat penting karena pihaknya ingin memperkenalkan jika semua orang, bisa menjadi bagian dari komunitas ini.

”Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Karena itu, kita ajak mereka untuk datang ke acara ini, sehingga bisa mengenal lebih dekat apa itu motor antik dan komunitas ini,” ujarnya.

Itu sebabnya, beberapa acara juga bakal digelar, untuk memeriahkan even ini. Ada photo competiton bagi penggemar fotografi, culinary corner, merchandise booth, MACI True Honour Award, photo booth, biker fashion, pagelaran musik, junkyard sale, greenfield bikers, dan bikers care free fellow treatment.

”Selain tentunya bakti sosial kepada masyarakat luas. Sehingga siapa saja bisa datang ke acara ini. Ada hiburan juga yang bisa dinikmati semuanya. Tidak rugi kalau misalnya datang dan memeriahkan even ini,” katanya.

Editor: Supriyadi

Resmi Dikukuhkan, MACI Purwodadi Diminta Bersinergi dengan Program Pemerintah

Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno melakukan penyematan rompi saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para anggota Motor Antique Club Indonesia (MACI) diminta untuk ikut mendukung program pemerintah. Hal itu disampaikan Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam.

“Saya minta anggota MACI tidak hanya berkutat dengan masalah otomotif saja. Tetapi bisa bersinergi dengan program pemerintah. Misalnya, dalam bidang sosial kemasyarakatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jan Piter sempat menyatakan kalau dirinya sedikit malu ketika diminta hadir dalam acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi. Sebab, ia tidak memiliki motor kuno sehingga kehadirannya terasa kurang lengkap.

“Sebenarnya, saya punya motor kuno jenis CB di kampung tetapi kondisinya sudah tidak bisa hidup. Nanti akan coba saya hidupkan dan dibawa kesini biar kalau kumpul dengan rekan-rekan MACI bisa lebih enak,” kata Jan Piter yang disambut tepuk tangan meriah.

Selain dandim, hadir pula Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno dalam acara itu. Parno berpesan agar anggota MACI juga bisa berkontribusi dalam menciptakan kamtibmas serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Pengukuhan pengurus MACI Purwodadi dilakukan Bendahara II MACI Pusat Prabandono Budi S atau lebih akrab disapa Dandung. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan atas terbentuknya pengurus MACI Purwodadi.

“Dengan ini, kami lakukan pengukuhan secara resmi kepengurusan MACI Purwodadi. Ini adalah cabang MACI yang ke-65,” katanya.

Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri ratusan anggota MACI dari berbagai kota di Jawa Tengah hadir. Selain itu, ada pula anggota MACI dari luar Jateng yang sudah berdatangan di Purwodadi. Antara lain dari Lampung, Surabaya, Jakarta, Jogja dan Bandung.

Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning melakukan pemotongan tumpeng saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam.

Editor: Supriyadi

Satlantas Grobogan Gandeng Komunitas MACI Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas

Petugas Satlantas Polres Grobogan foto bersama anggota Motor Antique Club Indonesia (MACI). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Berbagai komponen masyarakat terus dilibatkan pihak Polres Grobogan. Salah satunya adalah anggota Motor Antique Club Indonesia (MACI).

Sosialisasi bersama anggota MACI dilakukan di GOR Simpang Lima Purwodadi, Sabtu (11/3/2017). Yakni, bertepatan dengan acara pengukuhan pengurus MACI Grobogan. Dalam acara tersebut, hadir ratusan penggemar motor antik dari berbagai daerah.

“Hari ini, kita mengajak anggota MACI untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Seperti kita tahu, MACI ini anggotanya sangat banyak dan terdapat hampir di semua daerah,” kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa didampingi Kanit Turjawali Ipda Afandi.

Diharapkan, anggota MACI selanjutnya bisa ikut mengampanyekan pentingnya tertib berlalu lintas pada banyak pihak. Tidak hanya dengan anggota saja tetapi juga terhadap keluarga dan kerabat lainnya.

“Untuk menggelorakan keselamatan berlalu lintas ini butuh dukungan dari banyak pihak. Kami berharap, anggota MACI bisa memberikan kontribusi terhadap pentingnya menjaga keselamatan dalam berlalu lintas ini,” tegasnya.

Editor : Kholistiono

Ratusan Penunggang Motor Antik Berdatangan di Grobogan, Ternyata Ini Agendanya

Ratusan pengendara motor antik dari berbagai daerah sudah tiba di GOR Simpang Lima untuk menghadiri pengukuhan pengurus MACI Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Pengendara motor kuno sejak pagi terlihat berseliweran di Kota Purwodadi, Sabtu (11/3/2017). Tidak sekadar melintas, pengendara yang jumlahnya mencapai ratusan itu punya titik tujuan sama. Yakni, di kompleks GOR Simpang Lima.

Hingga sore ini, sudah lebih 100 pengendara motor kuno yang sudah ada di pelataran GOR. Diperkirakan, hingga malam nanti jumlahnya masih terus bertambah.

Berkumpulnya para pengendara motor kuno yang tergabung dalam wadah Motor Antique Club Indonesia (MACI) tersebut ternyata untuk menghadiri agenda di GOR. Yakni, pengukuhan pengurus MACI Purwodadi.

“Acara pengukuhan dilangsungkan nanti malam mulai jam 19.00 WIB. Siang sampai sore, kita suguhkan hiburan buat rekan-rekan MACI dari berbagai daerah yang hadir ke sini,” ungkap Sekretaris MACI Purwodadi Yustinus Agung.

Dijelaskan, dalam pengukuhan pengurus tersebut, semua anggota MACI dari berbagai kota di Jawa Tengah hadir. Selain itu, ada pula anggota MACI dari luar Jateng yang sudah berdatangan di Purwodadi. Antara lain dari Lampung, Surabaya, Jogja dan Bandung.

“Ada juga rombongan MACI yang lagi bikin acara ziarah walisongo hadir ke sini. Tadi, mereka sudah sampai Demak dan geser ke sini, karena jaraknya dekat. Besok mereka lanjutkan lagi acara ziarahnya,” kata Agung.

Agung menambahkan, dalam pengukuhan pengurus nanti, rencananya akan dihadiri Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran FKPD. Selain itu, pengurus MACI pusat juga dijadwalkan akan hadir.

Editor : Kholistiono

Pencinta Motor Antik, MACI Jombang, Saling Temu Kangen

MACI

Anggota MACI foto bersama pada kegiatan Halal Bihalal di Jombang, Jawa Timur.

 

MuriaNewsCom, Kudus – Para pencinta motor antik yang tergabung di Motor Antique Club Indonesia (MACI) Jombang, Jatim, saling temu kangen di acara yang digelar bersama Sukun Premiere, Sabtu (30/7/2016).

Hal itu dilakukan saat kegiatan Halalbihalal MACI Jombang. Di momen itu, ratusan anggota MACI, baik dari dalam kota, atau luar kota, hadir. Seperti dari Kudus, Semarang, Yogyakarta, hingga Makassar dan Samarinda, di acara yang digelar di Gedung Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Jombang, Jawa Timur.

Ketua MACI Jombang Dwi Ardyanto mengatakan, kehadiran anggota MACI dari seluruh wilayah jadi hal istimewa. Selain membuat acara tambah meriah, juga tambah hangat.

”Ini juga menjadi surprise bagi panitia dan MACI Korwil Timur. Semula kami tidak tahu kalau sedulur dari Makassar dan Samarinda akan hadir,” katanya.

Padahal, lanjutnya, cuaca pas acara digelar kurang bersahabat. Kala itu, Kota Jombang tengah hujan lebat hingga beberapa jam. Meski begitu, sedikitnya 700 anggota tak surut untuk melakukan silaturahmi dan Halalbihalal.

”Kalau dari catatan panitia, acara Halalbihalal dihadiri 700 anggota dan tamu undangan,” ujarnya.

Disinggung terkait kedatangan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Dadang mengaku, orang nomor satu di Jombang tersebut belum bisa datang langsung karena ada tugas ke luar.

”Beliau (Bupati Jombang) memang belum bisa hadir. Tapi ada perwakilan yang datang,” ungkapnya.

Meski begitu, acara Halalbihalal tetap berjalan meriah. Para tamu undangan dan anggota MACI larut dalam hingar-bingar acara yang disuguhkan panitia.

”Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua anggota MACI yang sudah menyempatkan diri hadir. Termasuk PR Sukun yang menjadi sponsor. Selain itu, kami minta maaf jika ada ketidaknyamanan, baik dari tempat ataupun pelayanan,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami