Yuk, Ikutan Lomba Modifikasi Motor Tingkat Nasional

sukun-lomba modif

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sukun for Education me-support acara ”National Moto Contest XII Battle of Revenge”, yang rencananya akan digelar pada 14-15 Mei 2016 mendatang.

Kegiatan yang digelar dalam rangka Harlah Yayasan Pendidikan Islam Al Hikmah Mayong, Jepara, itu, bakal memperlombakan lomba modifikasi sepeda motor, dengan kelas nasional.
Acara yang digelar di SMK Islam Al Hikmah Mayong, Jepara, itu, akan menggelar berbagai lomba modifikasi motor. Ada beragam lomba modifikasi yang digelar di sana.

Lomba itu meliputi modifikasi kelas fashion day matic, kelas fashion day non matic, kelas matic funky, kelas bebek sport funky, kelas matic street racing, kelas bebek street racing, kelas sport street racing, kelas mothai matic, kelas mothai non matic, kelas air brush, kelas custom modify, kelas ceper cakep, dan kelas extreme.

Selain itu, lomba modifikasi motor itu digelar juga lomba robotik tingkat TK, SD, dan SMP/MTs se-Jawa Tengah. Kegiatan sendiri digelar pada hari Sabtu (14/5/2016).
Panitia juga menyediakan aneka doorprize menarik seperti sepeda motor, TV, dan berbagai hadiah elektronik lainnya untuk menyemarakkan acara tersebut.

Editor: Merie

Mobil Tua Cocok Dimodifikasi Jadi Mobil Pengantin

Mobil-mobil milik Nouval. Dihias atau tidak tetap membanggakan. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Mobil-mobil milik Nouval. Dihias atau tidak tetap membanggakan. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

KUDUS – Siapa bilang mobil tua itu mahal tapi sering mogok? Pendapat tersebut mungkin dibantah oleh Nouval, pemilik Honda Civic Ferio tahun 1997 ini sangat menyayangi mobil tuanya. Jenis sedan berwarna merah marun ini sudah lama jadi ‘kekasihnya’. Ia mengutak-atik mobilnya dengan aksesoris hingga dijadikan bahan ide untuk disewakan kepada calon pengantin.

”Kadang dibuat acara kawinan tapi nggak sering-sering banget. Yang paling sering menggunakan jasa ini sebatas kenalan saja,” ungkap Nouval kepada MuriaNewsCom.

Pada sepekan lalu, mobil antik ini digunakan oleh seorang penyewa. Harga yang dipatok Nouval pun tidak murah. Tetapi juga tidak mahal. Berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu, mobil sedan ini siap menemani arak-arakan pengantin dari rumah hingga gedung pertemuan.

”Saya pilih mobil ini jadi tunggangan saya karena mobil tua itu unik. Tampilannya nggak kalah sama mobil yang baru-baru. Ada kebanggaan, kalau orang lihat mobil baru, responnya biasa saja. Tapi kalau mobil tua malah dinilai luar biasa. Disitu saya merasa disegani,” ungkap Nouval.

Nouval mengaku banyak risiko yang dihadapi selama mengendarai mobil ini. Yaitu sering mengganti sparepart karena faktor usia mobil yang sudah sangat tua. Namun, ia terbantu dengan maintenance dan suku cadang yang mudah didapatkan. ”Kalau rusak di sparepartnya paling habisin uang sekitar Rp 300 ribu  hingga Rp 500 ribu. Itu sudah termasuk pengadaan sparepart dan ongkos bengkel,” jelasnya.

Jika punya mobil tua dari berbagai merek yang sudah dimodifikasi, Nouval menyarankan agar memberikan nilai materi juga bagi pemiliknya. Seperti membuka jasa persewaan mobil misalnya. (HANA RATRI/TITIS W)