Per Musim, Petani Mentimun di Rembang Bisa Raup Untung Puluhan Juta

 Seorang anak terlihat sedang melihat tanaman mentimun di kebun yang ada di Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Seorang anak terlihat sedang melihat tanaman mentimun di kebun yang ada di Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Prospek budidaya mentimun sangat menjanjikan. Hal ini dirasakan oleh para petani mentimun di wilayah Kabupaten Rembang. Salah satunya Muslich, petani mentimun di Desa Sumur Tawang, Kecamatan Kragan.

Dirinya mengatakan, mentimun selain memiliki prospek yang menguntungkan juga dalam hal merawat dan membudidayakan tanaman mentimun ini terbilang mudah dan gampang. “Asal air tersedia dan lanjarannya ada, maka kita dapat memulai untuk membudidayakan tanaman mentimun ini,” terangnya.

Menurutnya, untuk membudidayakan tanaman mentimun, Pertama adalah melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu, dengan membuat gunungan kecil memanjang. Setelah selesai baru kita mengulur/ menanam benih mentimun di gulutan tersebut dengan jarak tanam lebih kurang 0,5 meter  dan kemudian ditaburi pupuk organik serta dikasih pupuk kimia secukupnya. Namun, dirinya menyarakan agar lebih baik diperbanyak pupuk organik, supaya tanah tetap subur.

“Sebelumnya saya  beranggapan bahwa menanam mentimun itu banyak  kendalanya. Di antaranya yakni kesulitan menjual hasil panen dan  juga  mudah terserang penyakit. Namun setelah saya coba, ternyata menanam buah mentimun bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk bisa panen juga tidak membutuhkan waktu lama, kurang dari dua bulan,” ujarnya.

Menurutnya, untuk lahan seluas 4.000 meter yang ia tanami mentimun, dirinya bisa menghasilkan sebanyak 17 ton. Dari pegepul, biasanya mengambil dengan harga kisaran Rp 2.500 per kilogramnya. Sehingga, dari luasan 4.000 meter tersebut, dirinya bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 10 juta hingga Rp 12 juta.

“Harga mentimun di pasaran saat ini mencapai Rp 4 ribu per kilogram, sedangkan pedagang mengambil di petani Rp 2.500 – Rp 3.000 per kilogram. Tentunya harga ini sudah bagus dan menguntungkan petani timun,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono