Gus Mus : Kelolalah BUMN dengan Hati Nurani

Gus Mus bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno saat diwawancarai awak media. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berkunjung ke kediaman KH Musthofa Bisri atau Gus Mus di kompleks Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Kelurahan Leteh, Rembang, Sabtu (10/6/2017).

Dalam kesempatan itu, Gus Mus menyampaikan terima kasih kepada Menteri BUMN yang sudah menyempatkan diri ke kediamannya. “Saya merasa terhormat. Terima kasih sudah berkunjung ke sini. Sebab penggede-penggede ini sudah berkunjung ke sini,” canda Gus Mus.

Gus Mus juga menyampaikan pesan ke Rini, agar mengelola BUMN dengan hati nurani. Sehingga, nantinya keberadaan BUMN bisa berkembang dengan baik memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.

“Yang jelas harus pakai hati nurani. Jangan sampai merugikan yang ada di sekelilingnya maupun warga yang ada di sekitar BUMN,” harap Gus Mus.

Rini Soemarno juga menyampaikan, jika kunjungannya ke kediaman Gus Mus untuk bersilaturrahmi dengan ulama. “Kita ingin didoakan oleh para ulama, agar pengelolaan BUMN semakin baik dan membawa manfaat kepada masyarakat. Komunikasi dengan para ulama, juga sangat penting bagi pemerintah,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Menteri BUMN Sowan ke Kediaman Gus Mus

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno (tengah) foto bersama Gus Mus (kanan). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno bersilaturrahmi ke kediaman KH Musthofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Sabtu (10/6/2017) siang.

Rini tiba di kediaman Gus Mus sekitar pukul 11.00 WIB, yang didampingi beberapa stafnya dan Bupati Rembang Abdul Hafidz. Setiba di kediaman Gus Mus yang berada di kompleks Ponpes Raudlatut Thalibin, Rini disambut langsung oleh Gus Mus.

Di hadapan media, Rini menyampaikan, jika kunjungannya ke kediaman Gus Mus untuk bersilaturrahmi dengan ulama. “Kita ingin didoakan oleh para ulama, agar pengelolaan BUMN semakin baik dan membawa manfaat kepada masyarakat. Komunikasi dengan para ulama, juga sangat penting bagi pemerintah,” ungkapnya.

Apalagi katanya, di Rembang sendiri kini sudah berdiri pabrik semen yang merupakan milik dari BUMN, sehingga, pihaknya mengharapkan agar nantinya bisa berkembang dengan baik dan perusahaan juga berjalan secara professional dan transparan, serta memberikan manfaat bagi warga.

Editor : Kholistiono

Aktivitas Ekplorasi di Dua Anak BUMN Kembali Berlanjut di Blora

Sumur Pengeboran Wonopotro I Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting di Desa Plantungan, Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sumur Pengeboran Wonopotro I Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting di Desa Plantungan, Blora. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Pada 2016 ini, dua anak perusahaan raksasa milik negara akan kembali melanjutkan aktivitasnya dalam mengeksplorasi kekayaan alam di perut bumi Blora. Adalah, Pertamina Ekplorasi Produksi Cepu (PEPC), Alas Dara Kemuning (ADK) dan Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting. Keduanya merupakan anak perusahaan raksasa milik negara, yakni Pertamina.

PEPC sebelumnya berhenti melakukan eksplorasi pada akhir tahun 2014 dikarenakan habis masa kontraknya. Pada awal 2015 PEPC telah melakukan re-entry terhadap empat sumur di wilayah setempat. Yakni wilayah sumur NGBT-01, sumur NGBU-04, sumur ALSD-01 dan sumur ALSD-04 di Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Blora.

”Yang jelas tahun ini ada eksplorasi di PEP Cepu dan PHE Randugunting Palntungan,” ujar Ali Masyhar, Kepala Satuan Keja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa).

Kepastian akan melanjutkan proyek milik dua anak perusahaan raksasa milik negara itu, sampai saat ini masih belum ada kepastian dan kejelasan waktu untuk memulai proyek tersebut. Sementara, PHE Randugunting, tengah merancang melakukan survei seismik 3D (tiga dimensi) untuk memastikan lapisan bawah permukaan bumi mempunyai kandungan minyak. Pasalnya, jika dipaksakan melakukan pengeboran di sumur yang kedua pertimbangannya risikonya lebih besar.

Sementara, PHE Randugunting, tengah merancang melakukan survei seismik 3D untuk memastikan lapisan bawah permukaan bumi mempunyai kandungan minyak. Pasalnya, jika dipaksakan melakukan pengeboran di sumur yang kedua, pertimbangannya risikonya lebih besar.

Sebelumnya diberitakan MuriaNewsCom, PHE Randugunting berhasil menemukan kandungan minyak dan gas setelah tiga kali pengeboran sebelumnya, tidak menemui kandungan minyak dan gas. Pengeboran pertama dan kedua dilakukan di Desa Krocok, Kecamatan Japah (2010) dan di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan (2011).

Sedangkan, pengeboran ketiga dilaksanakan di sumur Kenangarejo Desa, Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan (2013). Pengeboran keempat dilaksanakan di sumur Wonopotro I di Desa Plantungan, Kecamatan Blora dimulai pada Agustus (2015).

Dalam pengeboran pada lapisan pertama kedua dan ketiga menghasilkan kandungan minyak dan gas. Pada lapisan keempat 100 persen menghasilkan air. Lapisan pertama hanya menghasilkan Gas 0,0016. Lapisan kedua menghasilkan minyak 7,8 BOPD (Barrels of Oil Per Day) dan gas. Lapisan Ketiga menghasilkan minyak 9,4 BOPD dan gas 0,01.

Editor : Titis Ayu Winarni

Di Karimunjawa, Menteri dan Pentolan BUMN Tanya Sinyal Telepon

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. (ISTIMEWA)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. (ISTIMEWA)

 

JEPARA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dan pentolan atau direksi BUMN melakukan kunjungan ke Karimunjawa, Jepara, Sabtu (21/11/2015). Dalam acara santai namun serius itu, Rini sempat menanyakan sinyal telepon di lokasi.

“Ke depan semua makin lancar. Kalau sinyal telepon bagus? Pak Indra, ini dari Telkom tolong komunikasi dengan Pak Indra kalau perlu dibicarakan di sini (Karimunjawa,red),” kata Rini.

Bahkan, pihaknya juga mempersilakan untuk mengkomunikasikan langsung kepada direksi yang bersangkutan. Supaya langsung ada jalan keluarnya. “Apa-apa saja yang dirasa kurang bisa disampaikan langsung kepada direksi yang bersangkutan. Misalnya, sinyal telepon di Karimun Jawa,” ucapnya Rini.

Beberapa direksi BUMN yang terlihat hadir adalah Direktur Utama PT Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto, Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino, Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman, dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arief Wibowo. Termasuk juga pemerintah daerah setempat juga hadir mendampingi.

Dalam kesempatan itu, Rini juga memuji upaya pemerintah daerah. Termasuk di dalamnya telah berusaha meningkatkan infrastruktur supaya semakin layak. Bahkan, harapannya BUMN bisa ikut memajukan Karimunjawa menjadi lebih maju.

Kunjungannya bersama direksi BUMN merupakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) bersama 119 direksi BUMN yang dilakukan di KM Kelud milik PT Pelni. Rombongan tiba di Karimunjawa, Sabtu pagi. Di pulau itu, sebagian besar melakukan snorkeling atau menyelam di permukaan. Kemudian, beberapa dari mereka juga belanja pakaian di lokasi. (AKROM HAZAMI)