Ini Tindakan Dokter untuk Atasi Melasma

Dokter Muntira Skincare Aliya, sedang melakukan pembersihan dan perawatan wajah pasien agar kulit sehat dan terbebas dari berbagai penyakit kulit. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan perawatan kecantikan. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Dokter Muntira Skincare Aliya, sedang melakukan pembersihan dan perawatan wajah pasien agar kulit sehat dan terbebas dari berbagai penyakit kulit. Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan perawatan kecantikan. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

KUDUS – Melasma merupakan masalah kulit yang timbul pada kebanyakan wanita usia remaja dan dewasa. Masalah kulit ini sebenarnya belum ditemukan apa penyebabnya secara spesifik. Namun diduga, faktor hormonal serta kesalahan kosmetik merupakan beberapa pemicu timbulnya melasma.  Lanjutkan membaca

Ini yang Terjadi Jika Wanita Tak Rajin Rawat Kulit

ilustrasi-gatal-pada-kulit (e)KUDUS – Setiap orang memiliki kegiatan yang berbeda-beda. Dalam keseharian saat lalai memerhatikan tubuh, suatu saat akan menimbulkan masalah pada kesehatan seperti masalah pada kulit. Kulit merupakan bagian tubuh paling luar yang melindungi fungsi organ di dalamnya.

Berbagai masalah kulit yang dialami oleh manusia terkadang menimbulkan efek yang besar. Seperti pada penyakit kulit yang sering diderita oleh wanita. Salah satunya melasma.

Mila Ledya Puspa, salah satu dokter kulit dan kecantikan di Derma skincare menjelaskan, Melasma adalah suatu penyakit yang ditandai dengan munculnya bercak hiperpigmentasi yang dapat timbul di daerah kulit manapun. melasma ini sering merupakan penyakit yang umum ditemukan pada wanita.

“Penyebab secara umum makin banyaknya melasma yang menjangkit akibat terkena paparan sinar matahari secara terus menerus. Namun sinar matahari tersebut hanya memperparah, bukan penyebab timbulnya,” ujarnya.

Biasanya melasma ini terdapat pada dagu, pipi, dahi dan bibir atas dan biasanya sangat simetris. Misalnya saat seseorang memiliki melasma pada satu pipi, maka hampir selalu memiliki itu di sisi lain.

Aliya menjelaskan, hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang berkulit gelap. Biasanya muncul pada masa-masa reproduksi. Awalnya kondisi ini muncul sebagai bercak kecoklatan berbentuk bulatan dan bertambah gelap seiring dengan makin terkena sinar matahari. Pada wanita, terutama yang sedang mengandung atau menjalani terapi hormon makin banyak kemungkinan untuk menderita melasma.

Menurutnya, sebagian besar merupakan masalah kosmetik dan memudar setelah beberapa bulan. Atau setelah terapi hormon dihentikan atau setelah persalinan. ” Untuk Penyebabnya tidak diketahui, tetapi diduga berhubungan dengan hormon wanita,” tuturnya. (AYU KHAZMI/SUWOKO)