Koperasi di Pati Rapatkan Barisan untuk Menangkap Peluang MEA

Koperasi Srikandi Jaya Tambakromo memamerkan beragam produk lokal dalam acara RAT yang digelar beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Koperasi Srikandi Jaya Tambakromo memamerkan beragam produk lokal dalam acara RAT yang digelar beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diterima atau tidak, menjadi kesepakatan bersama sebagai kawasan perdagangan bebas di tingkat negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia. Kondisi itu bisa ditangkap sebagai peluang, sekaligus ancaman.

Karena itu, warga yang bergerak pada basis ekonomi kerakyatan digadang-gadang bisa menangkap peluang MEA. Di Pati, koperasi sudah merapatkan barisan untuk menangkap peluang itu.

”Kita akan perkuat posisi koperasi di Pati untuk mengelola produk usaha mikro kecil dan menengah. Selain menguatkan produknya, kami juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Slamet Singgih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pati kepada MuriaNewsCom, Kamis (24/3/2016).

Ia juga meminta kepada koperasi di Pati untuk saling berkolaborasi dan bersinergi untuk memajukan anggota dalam rangka menguatkan produk lokal. Hal itu diharapkan bisa memperkuat posisi ekonomi kerakyatan di daerah supaya bisa melenggang di panggung MEA.

Salah satu koperasi yang saat ini gencar-gencarnya mengembangkan produk lokal, antara lain Koperasi Srikandi Jaya, Tambakromo, Pati. Ada banyak produk yang mereka pasarkan, mulai dari jeruk pamelo yang menjadi produk unggulan Pati, madu, telur, ketela, getuk goreng, dan beragam produk yang diproduksi warga lokal.

”Visi kami, koperasi bisa menjadi andalan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Kita yang nantinya akan mengarahkan sisi pemasaran, termasuk kualitas produk seperti terobosan dan inovasi. Dengan kualitas yang bagus ditunjang dengan inovasi yang baik, produk lokal akan bisa bersaing pada MEA,” tukasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni