Gus Kamil Pastikan Keluarga Mbah Maimoen Tak Ada yang Nyeberang ke Sudirman

MuriaNewsCom, Rembang – PPP kubu Djan Farid mengklaim salah satu putra KH Maimoen Zubaer yakni  Muhammmad Wafi’ (Gus Wafi’) memberikan dukungan kepada pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah pada Pilgub Jateng 2018.

Rabu (10/1/2018) kemarin Gus Wafi’ juga diklaim ikut dalam rombongan relawan dan parpol pengusung Sudirman Said-Ida Fauziah saat mendaftar di KPU Jateng.

Meski demikian, pihak keluarga Mbah Maimoen memastikan jika seluruh putra-putri ulama kharismatik itu sepakat mendukung Ganjar-Gus Yasin. Hal ini ditegaskan KH Majid Kamil (Gus Kamil), salah satu putra Mbah Maimoen yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Rembang.

“Berita bahwa adik saya Wafi’ mendukung Sudirman Said itu seratus persen salah. Karena Wafi’ bahkan tidak datang pada pendaftaran Sudirman Said ke KPU Jateng,” katanya, Kamis (11/1/2017).

Menurut dia, klaim Sekretaris DPW PPP Jateng kubu Djan, Muchlis, yang menyebut Gus Wafi’ mendukung Dirman-Ida telah memperkeruh suasana. Karena secara tidak langsung memunculkan opini di masyarakat bahwa besar KH Maemoen Zubair berselisih karena beda pilihan dalam Pilgub Jateng.

Gus Kamil mengatakan, Gus Wafi’ memang pernah menyatakan mendukung Sudirman Said. Namun hal itu terjadi sebelum ada kepastian Taj Yasin menjadi calon wakil gubernur mendampingi Ganjar Pranowo.

Namun setelah Mbah Maimoen merestui pasangan Ganjar-Yasin, maka otomatis seluruh keluarga juga kompak mendukung.

“Dan dibuktikan dengan ketidakhadiran Wafi di pendaftaran SS, karena sore kemarin Wafi’ di Sarang sama saya, dia ngimami di musholanya,” ujarnya.

Kamil meminta seluruh pihak untuk menghormati keputusan keluarga besar KH Maemoen Zubair. Seluruh keluarga, santri, dan alumni Pondok Pesantren Al Anwar sudah mengambil keputusan mendukung Ganjar-Yasin.

“Kami anak-anak KH Maemoen Zubair sudah biasa berbeda pendapat, tapi khusus kali ini karena yang maju adik kami sendiri maka semua bersatu mendukung. Maka jika ada yang mengatakan berbeda, itu oknum yang tidak bisa dipercaya,” tegas Ketua DPRD Kabupaten Rembang itu.

Editor : Ali Muntoha

Gerindra Pastikan Cawagub Sudirman Said Putra Mbah Maimoen

MuriaNewsCom, Jepara – Koalisi parpol pendukung Sudirman Said disebut telah sepakat untuk mengusung putra ulama kharismatik KH Maimoen Zubair sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi mantan Menteri ESDM tersebut.

Namun hingga kini belum ada kepastian siapa dari sejumlah putra pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang, Rembang itu yang akan diusung.

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid mengatakan, pilihan untuk cawagub Sudirman Said mengerucur pada dua putra Mbah Maimoen, yakni Majid Kamil (Gus Kamil) dan Taj Yasin (Gus Yasin).

‎Menurutnya, satu dari dua nama tersebut akan mendampingi Sudirman, sebagai calon wakil gubernur Jateng.

Keputusan ini menurut Wahid sudah mendapatkan persetujuan dari partai koalisi (PAN dan PKS) dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Kini tinggal pilihan Sudirman, apakah memilih Gus Yasin atau Gus Malik.

“Pembicaraan kami dengan partai pengusung yakni PKS dan PAN,  ada kesepakatan untuk mengusung satu dari dua putra Mbah Maimoen,” kata Wahid.

Terkait siapa yang akan maju, pilihan diserahkan kepada Sudirman. Apakah ingin berpasangan dengan Majid Kamil yang kini menjabat ketua DPRD Rembang atau dengan Taj Yasin angota DPRD Provinsi Jateng.

Terkait komunikasi dengan kedua calon wagub pendamping Pak Dirman, Wahid mengaku sudah terjalin baik. Keduanya menurutnya sudah siap.

Baca : Putra Mbah Maimoen Jadi Wakil Sudirman Said Di Pilgub Jateng?

Meski demikian, ‎ fungsionaris partai rencananya tetap akan menyambangi kediaman KH Maimun Zubair, pada esok hari (Sabtu, 6/1/2018) guna meminta restu.

Terkait alasan, pemilihan nama Wahid menyebut keduanya berpengalaman di dunia politik dan kini menjabat sebagai anggota legislatif.

Sehingga siapapun yang nantinya terpilih diyakini dapat bekerjasama dengan Sudirman untuk membangun Jateng lima tahun ke depan.

Sebelumnya Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan juga memberi bocoran bahwa putra Mbah Maimoen yang dipilih mendampingi Sudirman Said. Bahkan Zulkifli sudah menyebut nama Gus Kamil yang dipilih.

Editor : Ali Muntoha

Sowan ke Mbah Maimoen, Syaibatul Alawiyah Minta Maaf Atas Penghinaan yang Dilakukannya

 Postingan Syaibatul Alawiyah di akun facebook miliknya yang bernada melecehkan Mbah Moen. (Facebook)

Postingan Syaibatul Alawiyah di akun facebook miliknya yang bernada melecehkan Mbah Moen. (Facebook)

MuriaNewsCom,Rembang – Seorang netizen pemilik akun facebook Syaibah Mawal atau yang bernama lengkap Syaibatul Alawiyah, warga Kampung Rawabuntu Serpong bersilaturrahmi di kediaman KH Maimoen Zubair di Karangmangu, Kecamatan Sarang, Minggu (27/11/2016) kemarin.

Kedatangan ibu dua orang anak ini untuk meminta maaf secara langsung kepada Mbah Moen atas cuitan yang dilakukannya di facebook, yang sangat tidak sopan dan tidak pantas yang ditujukan kepada Mbah Moen. Perempuan yang berusia 28 tahun tersebut ditemani suami dan anak pertama pertamanya yang baru berumur empat tahun.

Dengan wajah menunduk, Syaibatul memohon maaf atas statusnya yang menuding Mbah Moen sesat dan goblok serta keblinger. Ia menyatakan khilaf sehingga menulis seperti itu. “Saya khilaf, sehingga menulis seperti itu,” ucapnya singkat.

Untuk diketahui, pada pada 5 November 2016 pukul 11.06, Syaibatul melalui akun facebooknya membagikan berita dari lama beritateratas.com dengan judul “Bikin Kagum, Nasehat Bijak Mbah Mun Terkait Ahok dan Almaidah 51 Ini Menampar Keras MUI dan FPI

Pada kesempatan itu, dirinya juga menyertakan status “sesat nii orang jgan diikutin yg bginian, kcuali klo islam lo cm KTP cm diakui negara bkan Allah. kitab suci dihina kok mnta maaf slsai, goblog. dah mau msuk liang lahat aj msih keblingerr”.

Kata-kata tersebut, sontak membuat banyak netizen lain tidak terima, karena dinilai hal itu sangat tidak pantas dan tidak sopan. Sebab, Mbah Moen merupakan ulama, yang seharusnya dihormati dan menjadi panutan.

Sebelum datang ke kediaman Mbah Mun, Syaibatul sendiri sudah menuliskan permintaan maaf di akun facebooknya, yakni “Terkait postingan saya soal bpak kh.maimun zubair yg saya tdk sependapat mohon maaf seluas2nya dan sebesar2nya,saya kebawa emosi..andai ni suatu dosa besar mohon dibukakan pintu maaf..tlong di share yaa..triakasih.”

Kedatangan Syaibatul dan rombongan juga disambut ramah oleh Mbah Moen. Dalam kesempatan itu,  Mbah Moen juga memaafkan kekhilafan Syaibatul. Mbah Moen juga memberikan petuah dan cerita mengenai Islam yang Bhineka Tunggal Ika. Pesan demi pesan disampaikan secara cair dan penuh rasa kekeluargaan.

Usai dari kediaman Mbah Moen, Syaibatul dan rombongan juga mampir sowan ke kediaman KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus di Kelurahan Leteh, Rembang. Tujuannya agar Syaibatul juga mengenal dan tahu tentang Gus Mus, dan tahu bagaimana akhlaq para kiai Nahdlatul Ulama.

Editor : Kholistiono