Curi Tas di SPBU, Warga Sambungpayak Rembang Babak Belur Dihajar Warga

MuriaNewsCom, Rembang – Seorang pelaku pencuri yang beraksi di area SPBU Selasa malam (16/01/2018) sekitar pukul 01.00 WIB, diamankan oleh warga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar wilayah Desa Purworejo, Kaliori.

Pelaku bernama Mustofa (37) warga RT 02 RW 01 Desa Sambongpayak, Kecamatan Gunem. Ia diamankan warga setelah kedapatan mengambil tas pengunjung yang sedang beristarahat.

Warga yang geram sempat menghakimi pelaku hingga babak belur. Beruntung massa masih terkendali dan menyerahkan pelaku ke polisi.

Kapolsek Kaliori AKP Susastyo melalui Kanit Reskrim Polsek Kaliori Aiptu Ansory mengatakan hasil dari pemeriksaan pelaku mulanya sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Pelaku datang ke SPBU Purworejo mengendarai sepeda motor seorang diri.

Pelaku memarkir kendaraan dekat toilet, sambil mengamati situasi. Dari dalam kamar kecil, pelaku melihat beberapa orang tidur dihalaman depan, dan dalam mushala SPBU.

Ia langsung masuk kedalam mushala dan mengambil tas punggung yang tergeletak disamping pemiliknya yang sedang tidur.

”Pelaku ini datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Setelah situasi aman pelaku beraksi,” kata Kanit Reskrim Polsek Kaliori seperti dikutib Tribrata News.

Setelahnya pelaku pergi dengan mengendarai sepeda motor menuju gapura masuk Dukuh Matalan Desa Purworejo, untuk memeriksa isi tas. Ada 2 buah HP, dan 2 buah dompet berisi Surat-surat. Kemudian tas disimpan dirimbunan pohon di pinggir jalan pantura.

Pelaku lantas kembali ke SPBU yang sama, dengan tujuan kembali mencuri barang milik pengunjung lain. Modusnya, dengan cara membeli pertalite, dan memarkir sepeda motor diparkiran karyawan.

Aiptu Ansori menambahkan, saat akan pergi usai mengambil tas, pelaku diteriaki maling oleh seorang warga dan diamankan. Pelaku langsung diserahkan kepada pihak kepolisian setempat.

Dihadapan polisi, awalnya membantah telah melakukan pencurian. Namun setelah dilakukan pemriksaan intensif , pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.

Polisi berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor Supra X Warna hitam dengan nopol K 6629 BD, tas punggung warna hitam yang berisi dua buah kaos oblong warna hitam dan sebuah telpon genggam warna doreng Coklat merk Brandcode.

Selain itu, tas Warna hitam yang berisi 2 buah handphone, merk oppo Warna gold dan merk Huawei hasil curian yang disembunyikan dirimbunan semak-semak juga berhasil ditemukan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku saat ini diamankan di Rutan Polres Rembang dan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e KUH Pidana.

Editor: Supriyadi

Konangan Curi Dompet, 2 Maling di Batang Ini Dikeroyok Warga Hingga…

Foto Ilustrasi (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Batang – Dua pelaku pencurian AK (38) dan AH (27), warga Pringlangu, Kota Pekalongan, menjadi bulan-bulanan warga Batang. Sebab keduanya konangan mencuri dompet milik korban Indah S di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Batang Kota, Kabupaten Batang.

Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono di Batang, mengatakan para tersangka, AK dan AH, dihajar massa karena ketahuan mencuri dompet milik korban yang disimpan di dalam jok sepeda motornya. “Tersangka sempat dihajar massa sebelum polisi datang ke lokasi kejadian. Saat ini, dua tersangka kami amankan untuk diminta keterangannya,” katanya dikutip Antarajateng.com.

Ia yang didampingi Kepala Polsek Batang Kota, AKP Bambang Sugiyanto mengatakan dua tersangka beraksi dengan membuntuti korban hingga sepeda motornya diparkir di depan rumahnya. Saat itu, kata dia, korban sempat berbelanja di sebuah toko kelontong di Jalan Martadinata Kelurahan Karangansem.

“Korban yang tidak mengetahui dibuntuti oleh para pelaku, terus mengendarai sepeda motornya pulang ke rumah usai berbelanja. Korban kemudian memarkir sepeda motornya tetapi beberapa saat kemudian jok sepeda motor dirusak pelaku,” ungkap Juli.

Ia mengatakan aksi dua pelaku diketahui oleh warga sehingga langsung dihajar oleh warga setempat hingga babak belur. Adapun modus yang dilakukan para pelaku, kata dia, adalah sebelumnya kedua tersangka sengaja ke daerah Batang naik sepeda motor Suzuki Satria Fu nomor polisi DK 5513 UT untuk mencari target. “Saat dua tersangka sampai di Jalan RE Martadinata dan melihat korban sedang berbelanja di sebuah toko kelontong dan langsung dibuntuti oleh dua tersangka itu,” katanya.

Ia mengatakan selain menangkap dua pelaku, polisi juga mengamankan sebuah dompet warna hitam merk Sophie Martin yang berisi uang tunai Rp1.250.000, KTP, sebuah tas cangklong warna biru, sebuah telepon seluler dan sepeda motor Suzuki Satria FU.

“Saat diminta keterangannya, pelaku mengaku telah melakukan pencurian 15 kali di wilayah pantura. Akibat perbuatannya, dua tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami