Duel dengan Maling, Warga Raguklampitan Jepara Dilarikan ke RSUD

Feri (terbaring) sedang mendapatkan perawatan di RSUD Kartini, didampingi oleh ibunya Nuryati, Rabu (13/12/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Feri Ratna Putra (33) harus mendapatkan perawatan di RSUD Kartini karena mengalami luka-luka di kepala akibat berduel dengan pencuri, yang hendak memasuki rumahnya di Desa Raguklampitan RT 14/RW 3, Kecamatan Batealit.

Si pencuri yang belum diketahui identitasnya, kini juga mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit yang sama karena babak belur dihajar warga.

Menurut ibu dari Feri, Nuryati (49), peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/12/2017) pukul 07.00. Saat itu, dirinya tengah berada di bagian depan rumah. Sementara anaknya, baru bangun tidur dan hendak mengambil air minum di bagian belakang rumah. 

“Saat itulah, anak saya mendengar suara-suara di sekitar jendela. Setelah ditelisik ternyata ada maling yang berusaha mencongkel jendela belakang,” ujarnya ditemui di RSUD Kartini-Jepara, Rabu siang. 

Baca: Zainal,Warga Desa Tubanan Ini Serang Polisi di Alun-Alun Jepara

Anaknya yang bekerja sebagai satpam itu lalu meneriaki dan melawan maling. Sambil teriak-teriak, Feri kemudian berduel dengan si pencuri, yang berbekal sebuah obeng. 

Mendengar anaknya berteriak-teriak, Nuryati lantas berlari ke arah halaman belakang. Di sana ia melihat anaknya tengah berduel dengan seorang maling yang berbadan kecil. 

“Muka anak saya sudah berlumuran darah, hampir tidak bisa melihat. Karena terluka terkena obeng pencuri. Saya pun langsung membantu anak saya untuk melawan si pencuri dengan menusukan obeng yang dibawa oleh si maling, karena saat itu saya lihat ada dua obeng yang digunakan. Mungkin ada dua maling yang mencoba masuk, tapi yang satu kabur,” jelasnya. 

Nuryati menambahkan, dirinya juga sempat diserang oleh maling tersebut. Tangan dan bagian dadanya sempat digigit oleh si pencuri. Selain itu, bagian kepala belakangnya pun sempat dipukul.

Baca: Takut Dirazia, Pemuda Robayan Jepara Ugal-ugalan Hingga Tabrak Polisi

Mendengar kegaduhan tersebut, warga pun berdatangan. Namun mereka tertahan diluar, karena rumah tersebut dikelilingi oleh tembok setinggi 2,5 meter. 

Setelah menjebol pintu geser yang ada di samping rumah, warga pun menyeret pelaku yang sempat bersembunyi di dalam gudang.  Tak ayal, maling menjadi bulan-bulanan massa yang geram. 

Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polres Jepara. Terkait identitas maling, belum diketahui, karena maling tersebut dalam keadaan tak sadarkan diri. Pantauan MuriaNewsCom, si pencuri mengalami luka parah di bagian kepala. 

Editor: Supriyadi

Malam Sebelumnya, Tersangka Sudah Mondar Mandir di Sekitar Lokasi

Kepala Polsek Kaliwungu Kudus, AKP Sardi. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Kepala Polsek Kaliwungu Kudus, AKP Sardi. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Sebelum melakukan aksi, tersangka pembobolan rumah di Kaliwungu Soleh Alkako sempat mondar mandir di dekat lokasi kejadian. Hal tersebut diungkapkan oleh warga sekitar yang melihatnya.

”Pada malam sebelum peristiwa tersebut beberapa kali nampak tersangka berada di sekitar wilayah sini. Seperti mempertimbangkan lokasi yang menjadi incarannya,” ungkap M. Munir salah seorang tetangga korban.

Pagi hari saat melakukan aksi, tersangka menggunakan kendaraan bermotor jenis Honda Vario hitam silver dengan nomor polisi T 5867 MV. Saat ini kondisi tersangka belum benar-benar pulih, sehingga perawatan dipindah ke RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini Identitas Maling Berlinggis di Kaliwungu

Kepala Polsek Kaliwungu Kudus, AKP Sardi. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Kepala Polsek Kaliwungu Kudus, AKP Sardi. (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Aksi pencurian yang digagalkan pemilik rumah sendiri, di Desa Kaliwungu kemarin sudah menemukan hasil. Pasca babak belur karena pengeroyokan yang dilakukan oleh warga pada tersangka karena telah memukul korban, akhirnya tersangka dapat dimintai keterangan.

AKP Sardi, Kepala Polsek Kaliwungu mengatakan tersangka diketahui bukan dari warga Kudus. ”Tersangka bernama Soleh Alkako yang merupakan warga kampung Gisikrejo RT 9/1 Bandarharjo, Semarang,” jelasnya.

Saat kejadian, pelaku berhasil masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu. Namun pelaku belum berhasil mengambil barang karena sudah ketahuan pemilik rumah. Karena kepergok pemilik, tersangka langsung memukul korban dengan alat linggis besi. (AYU KHAZMI/TITIS W)