Ditaruh di Jok Motor, Uang Rp 80 Juta Milik Pedagang di Grobogan Digasak Maling

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Grobogan – Aparat Polres Grobogan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian spesiali menggasak barang di dalam jok motor. Hal itu dilakukan menyusul adanya aksi pencongkelan jok motor yang diparkir di depan sebuah toko pertanian, Jumat (28/4/2017). Dalam aksinya, penjahat itu berhasil menggasak uang tunai Rp 80 juta yang ada di dalam bagasi jok sepeda motor.

“Pelaku kejahatan masih kita kejar. Mudah-mudahan segera tertangkap,” ungkap Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono, Senin (1/5/2017).

Kasus pencurian itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korbannya adalah Sukari (57), warga Dusun Sendang, Desa Sendangharjo, Kecamatan Karangrayung.

Sebelum kejadian, korban sempat ambil uang di salah satu bank di Kecamatan Godong sebanyak Rp 80 juta. Uang sebanyak itu kemudian dimasukkan dalam tas plastik dan ditaruh dalam bagasi jok motor Honda Vario miliknya.

Setelah itu, korban yang berprofesi sebagai pedagang tersebut bermaksud pulang. Namun dalam perjalanan, Sukari mampir di toko pertanian di Desa Ketangirejo, Kecamatan Godong untuk membeli pakan lele. Sepeda motor korban saat itu diparkir di depan toko yang ada di pinggir jalan raya Truko-Karangrayung tersebut.

Setelah beli pakan, korban bermaksud meneruskan perjalanan pulang. Namun, saat menuju halaman depan toko, ia mendapati jok motornya dalam kondisi terbuka. Setelah diperiksa, uang Rp 80 juta yang baru diambil dari bank sudah raib.

“Pelaku membuka paksa jok motor korban dengan kunci letter T. Kunci yang dipakai pelaku masih tertinggal di kendaraan dan kita jadikan salah satu alat bukti,” jelas Eko.

Ia menambahkan, dalam pengejaran pelaku, pihaknya juga berkoordinasi dengan polres tetangga. Ditengarai, pelaku merupakan pemain lama yang sebelumnya juga sempat melakukan aksi di wilayah Grobogan.

Editor : Kholistiono

Toko Busana Muslim Saqinaa Collection di Purwodadi Disatroni Maling

Beberapa karyawan sedang menata stok tersisa, setelah pencuri menyatroni barang dagangan toko pakaian Saqinaa Collection di Jalan Hayamwuruk, Purwodadi, Kamis (8/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Beberapa karyawan sedang menata stok tersisa, setelah pencuri menyatroni barang dagangan toko pakaian Saqinaa Collection di Jalan Hayamwuruk, Purwodadi, Kamis (8/12/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Aksi pencurian terjadi di sebuah toko busana muslim Saqinaa Collection Purwodadi, Kamis (8/12/2016) dini hari. Akibat peristiwa ini, puluhan barang dagangan di toko berlantai dua yang ada di jalan Hayam Wuruk itu lenyap digasak pencuri. Tidak hanya itu, pencuri juga sempat mengambil monitor dan server CCTV.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa pencurian itu diketahui sekitar pukul 07.30 WIB, saat karyawan hendak buka toko. Saat tiba, beberapa karyawan mendapati pintu utama sedikit terbuka dan kondisi di dalam terlihat berserakan.

Selanjutnya, karyawan melaporkan pada pemilik toko. Setelah pemilik toko datang dan mengecek ruangan, didapati banyak barang dagangan yang hilang. Sebagian besar barang yang hilang harganya cukup mahal, sekitar Rp 400 ribuan.

Para karyawan mengaku sudah mengunci pintu pada malam harinya. Bahkan, saat itu, salah satu pemilik toko kebetulan datang ke situ dan melihat kalau pintu sudah ditutup dan dipasang gembok.”Tadi malam bos ikut ke toko dan melihat karyawan menutup toko,” kata Dewi, salah satu karyawan toko.

Suwarjo, salah satu pemilik toko busana muslim tersebut mengatakan, pencuri diduga beraksi pada rentang waktu pukul 02.00-05.00 WIB. Informasi yang didapat, di sekitar ruko ada anak-anak muda yang masih nongkrong hingga pukul 02.00 WIB. Setelah itu, mereka pergi dan kembali nongkrong di situ sekitar pukul 05.00 WIB. 

“Peristiwa ini, sudah kita laporkan pada pihak kepolisian. Untuk sementara, perkiraan kerugian sekitar Rp 200 juta karena hampir semua barang dicuri. Termasuk monitor dan server CCTV. Kalau kamera CCTV nya masih ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa pencurian itu. Eko mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut bersama dengan Polsek Purwodadi. “Masih kita selidiki, kami masih mengumpulkan barang bukti dan mencari keterangan saksi,” katanya.

Editor : Kholistiono