Panwaslu Kudus Buka Lowongan untuk 132 Pengawas Pemilu Lapangan, Ini Syaratnya

Anggota panwascam se-Kabupaten Kudus saat dilantik, belum lama ini. (Pemkab Kudus)

MuriaNewsCom, Kudus – Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kudus saat ini tengah membuka lowongan untuk 132 petugas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Ratusan PPL tersebut akan bertugas mengawasi jalannya pemilu di tingkat desa atau kelurahan di Kudus.

Ketua Panwaslu Kudus Wahibul Minan mengatakan, pembukaan PPL sebenarnya sudah dibuka sejak 23 Desember lalu dan akan ditutup Kamis, 28 Desember besok.

”Sesuai jadwal, besok akan ditutup. Karena di Kudus ada 132 desa/kelurahan maka kebutuhan anggota PPL juga sebanyak 132 orang,” katanya kepada MuriaNewsCom

Menurut dia, semua warga Kudus bebas mendaftar sebagai Panwaslu Desa. Formulir pendaftaran dapat diambil di tiap kecamatan, yang mana sebagai tempat pendaftaran pula.

Bagi yang hendak mendaftar, lanjut dia, dari segi umur minimal berusia 25 tahun. Pembatasan usia tersebut, lantaran ingin petugas pengawas lebih dewasa dari petugas yang diawasi nantinya.

Hanya saja, terkait jumlah pelamar hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti. Karena petugas langsung dari kecamatan dan laporan akan diberikan saat terkahir pendaftaran.

“Jika ada yang belum terpenuhi, maka kami bisa memperpanjang pendaftaran Panwaslu desa,” ujarnya.

Dia menyebutkan, tiap pelamar akan diberikan tes wawancara pada 4-9 Januari 2018. Setelah itu, maksimal 14 Januari akan dilakukan pelantikan secara serentak untuk Panwaslu Desa yang lolos.

Disinggung soal masa kerjanya, dikatakan akan bekerja selama enam bulan terhitung sejak pelantikan. Hanya untuk gajinya dia mengaku kurang tahu lantaran urusan sekretariatan.

“Untuk gaji mungkin kisaran Rp 700-800 ribu per bulan,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Manjakan Pencari Kerja, Job Fair Jepara Sediakan 5.374 Lowongan Pekerjaan

Pencari kerja memadati stand-stand perusahaan penyedia lowongan yang ada di Aula Maribu Resto Jepara, Jumat (24/11/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali membuka bursa kerja bagi para pencari kerja. Kali ini disediakan 5.374 lowongan dari 20 perusahaan yang mengikuti Job Fair di Aula Maribu Resto, Jumat-Sabtu (24-25/11/2017).

Amrina Rosyida Kasi Penempatan Perluasan Kesempatan Kerja dan Pelatihan Produktifitas Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Jepara mengatakan, ribuan lowongan tersebut berasal dari 20 ditambah enam stand perusahan tambahan yang mengikuti acara tersebut.

Ia menyebut, selain perusahaan tekstil, perbankan, retail dan jasa yang ikut serta, adapula pabrik furnitur yang turut menyediakan lowongan. 

“Perusahaannya juga bukan hanya beralamat di Jepara saja, adapula yang berasal dari Semarang, Blora, Solo, Kudus dan Jakarta,” katanya. 

Baca: Pasangan Sejoli di Jepara Ini Nekat Mesum di Masjid, Diguyur Air Langsung Diarak ke Balai Desa

Menurutnya, antusiasme pelamar kerja pada kegiatan tersebut cukup besar. Lantaran hingga pukul 11.00, jumlah pencari kerja yang telah mendaftarkan diri mencapai 500 orang, sejak dibuka pada pukul 08.00. Ia memperkirakan, pada hari Sabtu akan lebih banyak pelamar yang datang. 

“Untuk kegiatan ini kami menargetkan setidaknya ada 2000 orang pelamar kerja. Namun kemungkinan bisa melebihi angka tersebut, mengingat jam ini sudah mencapai 500 pelamar,” tuturnya.

Baca: Pasangan yang Digerebek Ternyata Sudah 5 Kali Mesum di Masjid

Ditanya tentang jumlah pencari kerja yang ada di Jepara, Amrina mengatakan jumlahnya mencapai 19.375. Angka itu dilihat berdasarkan pencari kartu Angkatan Kerja 1 (AK 1) yang telah dilayani oleh Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Jepara, sejak awal tahun 2017 hingga Kamis (23/11/2017). 

“Jumlah tersebut terlepas dari yang sekarang mencari kerja (di Bursa Kerja). Karena jika dipersyaratkan AK 1 maka kami akan cukup kewalahan untuk pelayanannya,” urainya. 

Desta (24) seorang pencari kerja mengaku terbantu dalam usahanya mencari lowongan. Pada job fair tersebut, ia telah memasukan tiga lowongan di perusahaan yang berbeda. 

“Saya tadi memasukan tiga lamaran, dua di perusahaan tekstil satunya di perusahaan furniture,” ungkapnya yang telah tiga kali mengikuti ajang pencarian pekerjaan serupa di Jepara. 

Editor: Supriyadi

Baca: Pelaku Mesum di Masjid Jepara Dinikahkan di Mapolsek

Ini Lowongan Kerja Jos di Grobogan, Minat? Jadi Sekda, Selengkapnya Baca Ini

Sugiyanto (paling kiri) saat bersiap mengikuti pelantikan sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Rabu (1/3/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Untuk pertama kalinya, Pemkab Grobogan akan menyelenggarakan lelang jabatan atau seleksi terbuka. Yakni, untuk posisi jabatan Sekeretaris Daerah (Sekda). Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan Suhadi.

“Pengumuman seleksi terbuka sudah kita tampilkan dalam website kami. Untuk syarat-syaratnya bisa dilihat di situ. Mengenai pendaftaran dibuka selama 14 hari kerja, dimulai tanggal 2 Maret 2017,” katanya.

Menurutnya, jabatan Sekda tersebut dilelang untuk aparatur sipil negara (ASN) se-Jawa Tengah. Artinya, ASN dari berbagai daerah di Jawa Tengah yang sudah memenuhi ketentuan bisa ikut mendaftar dalam seleksi terbuka tersebut.

Untuk pelaksanaan seleksi terbuka sudah dibentuk panitia seleksi (Pansel) yang berasal dari lembaga diluar Pemkab Grobogan. Yakni, dari Universitas Gajahmada Yogyakarta, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Kanreg I BKN Yogyakarta dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jateng.

“Kita tidak ikut terlibat dalam pansel. Hal ini untuk menjamin independensi lelang jabatan,” cetus mantan Kadinas Perhubungan itu.

Seperti diberitakan, pelaksanaan lelang terbuka posisi Sekda Grobogan itu dilakukan setelah pejabat sebelumnya, yakni Sugiyanto digeser jadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum. Pelantikan Sugiyanto di posisi baru sudah dilangsungkan Rabu (1/3/2017) di gedung Riptaloka. Posisi Sekda selanjutnya diemban seorang pelaksana tugas (Plt) yang dipercayakan pada Mokh Nursahid yang saat ini menjabat sebagai Asisten I bidang pemerintahan.

Editor : Akrom Hazami

Wow, Ada Lowongan Kerja di Perusda di Grobogan Posisi Mentereng, Mau?

Para pegawai Perusda Purwa Aksara sedang mengerjakan proses percetakan pesanan pelanggan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para pegawai Perusda Purwa Aksara sedang mengerjakan proses percetakan pesanan pelanggan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah jabatan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma terisi, Pemkab Grobogan kembali membuka lowongan untuk pucuk pimpinan Perusda lainnya. Yakni, Direktur Purwa Aksara Grobogan yang usaha utamanya bergerak dalam bidang percetakan.

“Tahapan awal berupa pengumuman sudah kami lakukan Jumat (6/1/2016) hari ini. Selain kita kita pasang melalui website resmi Pemkab Grobogan, pemberitahuan soal rekrutmen calon Direktur Purwa Aksara juga kita tempelkan pada papan pengumuman setda Grobogan,” ungkap Kabag Perekonomian Pemkab Grobogan Anang Armunanto pada wartawan, Jumat (6/1/2017).

Dikatakan Anang, posisi direktur Purwa Aksara definitif saat ini memang kosong setelah pejabat sebelumnya, yakni Bambang Pulunggono habis masa kerjanya pada awal Desember 2016 lalu. Pucuk pimpinan Perusda saat ini untuk sementara diemban Plt direktur hingga terpilihnya direktur definitif.

Untuk tahapan pendaftaran, akan dimulai tanggal 7 sampai 16 Januari mendatang. Dari pendaftar yang masuk akan dilakukan seleksi administrasi pada 17 Januari dan hasilnya diumumkan 23 Januari.

“Dalam proses rekrutmen nanti kita akan menggandeng pihak ketiga. Yakni, dari kalangan perguruan tinggi. Tepatnya dari LPPM Universitas Sebelas Maret Surakarta. Hal ini untuk menjamin proses rekrutmen dilakukan profesional dan transparan,” katanya. 

Lebih lanjut diuraikan, untuk persyaratan yang ditentukan bagi pelamar cukup banyak. Antara lain, pendidikan minimal S1 dengan IPK minimal 2,75. Kemudian, punya pengalaman mengelola perusahaan minimal 5 tahun bagi calon dari luar Purwa Aksara. Untuk calon dari dalam (internal) harus punya masa kerja minimal 10 tahun.

Kemudian, persyaratan usia ditentukan maksimal 50 tahun untuk calon dari luar. Sedangkan calon dari internal Purwa Aksara batasan usianya 55 tahun. “Proses rekrutmen nanti akan terbuka untuk umum. Artinya, selain dari kalangan internal Purwa Aksara, dari pihak luar juga punya kesempatan,” kata Anang.

Editor : Akrom Hazami