Satgas Alap-alap Gerebek Lokalisasi di Pati, Ratusan Botol Miras Diamankan

Suasana penggerebekan lokalisasi Kampung Baru dengan sasaran miras. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Satuan Tugas (Satgas) Alap-alap yang dibentuk Polres Pati dan di bawah kendali Kasat Sabhara Polres Pati AKP Sugino menggerebek dua lokalisasi di Pati, Senin (25/12/2017).

Dua lokalisasi yang digerebek, antara lain Lorong Indah (LI) dan Kampung Baru di Margoyoso. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan 387 botol miras dari berbagai merek.

“Ada 33 personil yang terjun bersama kami. Dari empat toko yang kami geledah di kawasan lokalisasi, kami berhasil menemukan ratusan botol miras,” ujar AKP Sugino.

Kegiatan operasi kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran miras tersebut untuk menciptakan kondisi yang aman selama Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, miras menjadi salah satu pemicu utama perkelahian dan kerusuhan.

Di LI, polisi menyita 204 botol miras milik Mastur, warga Ngembalrejo, Bae, Kudus. Di Kampung Baru, polisi mengamankan 183 botol miras milik Sulasih, warga Demak, Darno, warga Margorejo, Pati dan Parwi, warga Kembang, Dukuhseti.

Adapun merek miras yang disita, di antaranya vodka, congyang, anggur merah, kolesom, dan whisky. “Miras kami amankan untuk selanjutnya dimusnahkan, sedangkan pelaku akan diproses penyidikan tindak pidana ringan,” jelasnya.

Satgas Alap-alap sendiri dibentuk secara khusus untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru. Saat Tahun Baru, warga biasanya menghadirkan hiburan dan tidak jarang pemuda yang menenggak miras.

Karena itu, peredaran miras terus ditekan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama Tahun Baru berlangsung. “Tujuannya untuk mengamankan situasi dan kondisi agar tetap aman,” tandasnya.

Editor: Supriyadi

PSK Lorong Indah Pati Diajak Ikut Berantas Narkoba

Ratusan wanita tuna susila mengikuti sosialisasi P4GN di Hall Permata, Margorejo, Pati, Rabu (1/11/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pemkab Pati bekerja sama dengan Polres Pati menggelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penanggulangan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di Hall Permata, Margorejo, Pati, Rabu (1/11/2017).

Kegiatan itu dihadiri Kabag Kesra Pemkab Pati Heri Supriyono, Tim Satuan Narkoba Polres Pati, Muspika Margorejo dan ratusan warga lokalisasi Lorong Indah (LI).

Heri mengatakan, peredaran narkoba saat ini berlangsung cukup masif sehingga masyarakat cukup rentan terdampak penyalahgunaan narkoba. Peredaran barang haram tersebut sangat memungkinkan terjadi di kawasan lokalisasi.

Baca: Siap-siaplah, Razia Kendaraan di Pati Akan Digencarkan Hingga Dua Pekan ke Depan

Karena itu, dia mengimbau kepada warga LI, termasuk pekerja seks komersial (PSK) untuk ikut memerangi penyalahgunaan narkoba. Caranya dengan menghindari transaksi maupun pemakaian.

“Narkoba saat ini sangat rentan peredarannya hingga menyasar ke masyarakat, termasuk di kawasan lokalisasi. Itu sebabnya, sosialisasi ini penting untuk menyadarkan semua pihak untuk menjauhi narkoba,” ujar Heri.

Hal yang sama disampaikan KBO Sat Narkoba Polres Pati Ipda Indra Irnawan. Menurutnya, narkoba sudah menjadi bahaya laten bagi keberlangsungan bangsa.

Dalam skala yang lebih luas, penyalahgunaan narkoba sengaja disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyerang generasi muda supaya tidak produktif.

“Dampaknya jelas sangat negatif. Keberadaan narkoba menjadi bahaya laten yang harus dihindari dan diperangi semua elemen masyarakat,” pungkas Ipda Indra.

Editor: Supriyadi