Hemmm…Nikmatnya Kuliner Lontong Tuyuhan Khas Rembang

Lontong Tuyuhan, kuliner khas Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Lontong Tuyuhan, kuliner khas Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Melintasi Kabupaten Rembang, belum lengkap rasanya jika tidak menikmati salah satu menu khas Kota Garam tersebut, yakni lontong tuyuhan. Kuliner yang berasal dari Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur ini dipercaya para pecinta kuliner memiliki cita rasa khas jika disantap langsung di tempat asalnya.

Sehingga meskipun sudah banyak makanan serupa beredar di daerah lain, namun masyarakat Rembang meyakini bahwa jika tidak dimasak menggunakan air dari Desa Tuyuhan, rasa lezatnya kian terasa.

Sebutan lontong tuyuhan ini muncul karena masakan itu berasal dari Desa Tuyuhan. Konon, resep lontong ini diwariskan secara turun-temurun dari para leluhur Desa Tuyuhan. Bahkan lontong tuyuhan ini diyakini sudah ada sejak ratusan tahun silam saat penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Sunan Bonang di kawasan Kecamatan Pancur.

Menu yang terdiri dari lontong dipadukan dengan opor ayam kampung, menjadikan makanan khas ini layak untuk dicoba. Sajian lontong dari Desa Tuyuhan ini memang mirip dengan lontong opor ayam seperti pada umumnya. Perbedaannya hanya pada kuah tak terlalu kental dan lebih pedas karena rasanya menonjolkan rempah-rempah dan cabe.

Salah satu penjual Lontong Tuyuhan menunjukkan bentuk lontong yang dibungkus daun pisang  dengan bentuk segitiga (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Salah satu penjual Lontong Tuyuhan menunjukkan bentuk lontong yang dibungkus daun pisang dengan bentuk segitiga (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

Tidak sulit mencari menu satu ini, karena hampir di seluruh daerah Rembang terdapat banyak warung yang menyediakan lontong tuyuhan. Namun, cita rasa dan suasananya khas hanya dapat dijumpai di Pusat Kuliner Lontong Tuyuhan yang berlokasi di pinggir Jalan Raya Lasem-Jape, atau tepatnya di Dukuh Karanglo, Desa Tuyuhan.

Salah satu penjual Lontong Tuyuhan Sri Lestari mengungkapkan, bentuk Lontong Tuyuhan berbeda dengan lontong pada umumnya, yang biasa dibungkus daun pisang dengan bentuk bulat lonjong.  “Kalau lontong lainnya itu dibungkus dengan daun pisang dan dibentuk lonjong bulat, sedangkan Lontong Tuyuhan dibungkus daun pisang bentuknya segi tiga,” paparnya.

Untuk bisa menikmati Lontong Tuyuhan, tidak perlu khawatir untuk merogoh kocek yang dalam. Karena, cukup dengan Rp 12 ribu, Anda sudah bisa menyantap makanan khas Rembang ini. “Satu porsi Rp 12 ribu. Lontong Tuyuhan biasanya diberi kuah opor dengan daging ayam kampung,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Ribuan Warga Rembang Nikmati Lontong Tuyuhan dengan Gratis

 Beberapa warga tampak menikmati Lontong Tuyuhan yang telah disediakan secara gratis di Alun-alun Rembang(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Beberapa warga tampak menikmati Lontong Tuyuhan yang telah disediakan secara gratis di Alun-alun Rembang(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Ribuan warga yang berada di Alun-alun Rembang, ataupun warga yang kebetulan sedang lewat tempat tersebut pada Rabu (27/7/2016) pagi, bisa mencicipi nikmatnya Lontong Tuyuhan secara gratis.

Setidaknya, ada 10 ribu porsi Lontong Tuyuhan yang disediakan untuk warga. Sajian makanan ini, tak lain dalam rangka memeriahkan pesta rakyat untuk menyambut Hari Jadi ke 275 Kabupaten Rembang.

Dari pantauan MuriaNewsCom, kuliner Lontong Tuyuhan tersebut disediakan di tepi alun-alun atau di berbagai stand yang ada. Warga yang turut merayakan pesta rakyat bahkan para pengguna jalan bisa mampir sejenak untuk bisa makan gratis.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menuturkan, untuk penyediaan Lontong Tuyuhan ini, Pemda Rembang bekerjasama dengan masyarakat. “Setiap desa yang ada di Rembang ikut memberikan sumbangan kuliner khas ini,” ujarnya.

Ia katakan, dalam rangka Hari Jadi Rembang yang disemarakkan dengan pesta rakyat, diharapkan warga memang bisa ikut merasakan kebahagiaan. “Karena ini kan pesta rakyat, jadi kuliner Lontong Tuyuhan ini bisa dinikmati siapa saja secara gratis,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono