Persiku Kudus Gunduli Persipa Pati 7 Gol Tanpa Balas

MuriaNewsCom, Kudus – Macan Muria mengaum di Stadion Wergu Wetan. Meladeni tantangan Persipa Pati, pada laga lanjutan Liga 3 Jateng 2018, tim tuan rumah berpesta gol 7-0, Rabu (28/3/2018). 

Sejak awal pertandingan, permainan Persiku boleh dibilang cukup impresif. Setelah kick off babak pertama, tak butuh waktu lama bagi Sugeng Riyadi dan kawan-kawan, mendikte alur pertandingan. 

Mereka memaksa kapten Persipa Dwi Cahyono bekerja keras, menghentikan alur bola-bola atas, yang kerap disodorkan pemain Persiku. 

Babak pertama Macan Muria unggul 2-0 atas tim tamu. Dua gol yang bersarang di gawang yang dijaga oleh Risqita Rakaditya Jati, diborong oleh pemain Persiku bernomor punggung 14 Muhammad Afrizhan, melalui tandukan kepala. 

Gol tersebut tercipta pada menit ke 19 dan 35. Tim Persiku memanfaatkan serangan dari sisi sayap kiri, merangsek pertahanan Persipa, lalu dengan bebas melepaskan umpan ke jantung pertahanan Laskar Saridin. 

Di babak kedua, tim besutan Yayat R. Hidayat berpesta gol. Setelah kick off dimulai, hanya butuh sekitar tiga menit bagi persiku menambah keunggulan. Menit ke 47, gawang Persipa kembali jebol oleh tandukan Agus Wuryadi pemain bernomor punggung 19. 

Setelahnya pada menit ke 55, striker Persiku Ferdian Abi mencetak gol keempat. Gol tersebut sendiri lahir dari kemelut didepan gawang, bola mental langsung disambut oleh sepakan keras. 

Pesta gol Persiku berlanjut di menit 60 dan 69. Muhammad Irvan pemain bernomor punggung 23 menyumbang gol kelima dan keenam. Sontak, Stadion Wergu Wetan pun kian bergemuruh dengan sorak sorai pendukung yang memenuhi tribun timur. 

Gol pamungkas Persiku lahir dari tendangan bebas Tri Hartanto. Gol itu sendiri lahir di menit ke 80, ketika ada seorang pemain Persipa melanggar pemain Kudus. Wasit Masudin, asal Surakarta pun menghadiahkan sepakan bebas diluar kotak pinalti Pati. 

Sementara tim Persipa tak dapat memberikan perlawanan berarti. permainan anak-anak asuh Slamet Riyadi dikurung oleh tim tuan rumah. 

Bahkan karena tensi yang begitu tinggi, dua pemain Persipa Pati diganjar kartu kuning oleh wasit. Mereka adalah Muhammad Muzzaka pemain nomor punggung nomer 4 di menit ke 25. Semenit berselang giliran Musyafa’, pemain Persipa nomor punggung 7 yang disemprit wasit. 

Tak hanya itu, Persipa pun mengganti penjaga gawangnya Risqita dengan Dimas Fani, setelah kebobolan lima gol. 

Pelatih Persiku Yayat R. Hidayat bersyukur atas poin penuh yang direguk di kandang. Namun ia mewanti-wanti pemainnya agar tak cepat puas dengan hasil yang dicapai. Lantaran pada pertandingan perdana, Persiku ditekuk Persibara Banjarnegara 2-1. 

“Kali ini pemain cukup bagus, mereka mengikuti instruksi. Ini merupakan hasil dari latihan kami. Namun jangan cepat puas. Pertandingan masih panjang, siapa yang terbaik di latihan dan permainan itu yang terbaik,” ujarnya setelah pertandingan. 

Terpisah, Pelatih Persipa Pati Slamet Riyadi mengakui keunggulan tim tuan rumah. Menurutnya harus ada perbaikan di semua lini tim asuhannya. 

“Semua lini perlu diperbaiki, kita kalah jauh dengan sana (Persiku). Kalah penguasaan bola apalagi dengan gol. Mereka bermain bagus, memanfaatkan permainan sayap,” tuturnya.

Dirinya mengaku akan segera melupakan kekalahan di Kudus, untuk menatap laga tuan rumah melawan PSIK Klaten, Minggu (1/4/2018). Menurutnya Persipa Pati akan mempersiapkan laga tersebut dengan matang.

Editor: Supriyadi

Awal Tahun Depan Persijap Tunjuk Manajer dan Pelatih Sebelum Bentuk Tim‎ Inti

Pemain Persijap berkumpul di tengah lapangan membentuk lingkaran dan suporter menanyikan lagu Indonesia pusaka. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara tengah mempersiapkan diri menyongsong bergulirnya Liga 3. Hal itu dengan penunjukan pelatih dan manajer tim, yang akan dilakukan awal tahun depan. 

“Kandidat yang akan mengisi posisi tersebut terutama manajer tim sudah ada. Namun kami belum bisa membeberken nama-nama calon tersebut,” kata General Manager Persijap Jepara Ahmad Rifai, Jumat (29/12/2017) sore. 

Ia mengatakan, meskipun telah ada nama-nama calon manajer tim, namun dirinya tetap sesuai prosedur dengan menyodorkan nama kandidat kepada Presiden Klub Persijap. Dirinya menyebut, posisi manajer tim krusial, sebab akan mengurus pemain berikut pelatih dan pendukung pertandingan dengan lebih fokus. 

Terkait pelatih, Rifai menyebut telah berkomunikasi dengan beberapa calon yang dianggap bisa menangani Laskar Kalinyamat. Namun lagi-lagi, ia belum bisa membeberkan siapa kandidat yang akan menukangi Persijap. 

Setelah rampung dengan urusan manajerial dan penunjukan pelatih kepala, proses perekrutan pemain pun akan dilakukan. Ia menyebut rekrutmen pemain akan dilakukan langsung oleh head coach

Terkait, apakah formasi Persijap Selection akan dipertahankan sebagai tim inti, ia menyebut tetap harus melalui proses seleksi. 

“Pemain-pemain muda yang sebelumnya tergabung dalam Persijap Selection tetap akan melalui tahapan seleksi, bersama dengan pemain lain yang akan datang untuk bermain di sini,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Persijap Mulai Seleksi Pemain Hadapi Kompetisi di Liga 3

Pemain Persijap saat melakoni latihan di stadion Gelora Bumi Kartini beberapa saat lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara mulai mempersiapkan skuad untuk berlaga di kompetisi level ketiga (Liga 3). Hal itu dilakukan dengan seleksi pemain yang mulai dilakukan pada 27-28 September 2017. 

Chief Executive Organizer (CEO) Persijap Esti Puji Lestari mengatakan, seleksi ini dilakukan guna menghadapi musim depan. Adapun ia menyebut, pada pemilihan pemain tahap pertama akan diprioritaskan untuk warga Jepara.

“Usianya minimal 18 tahun dan warga Jepara, itu syarat utama dalam seleksi kali ini,” katanya, Selasa (26/9/2017). 

Lebih lanjut Esti mengatakan, proses seleksi tahap pertama akan berlangsung cukup panjang.  Hal itu menurutnya, guna mempersiapkan kompetisi pada musim mendatang. 

“Dengan persiapan yang lebih panjang, diharapkan hasil yang didapatkan akan lebih baik,” pungkas Esti. 

Editor: Supriyadi