Tingkatkan Sinergitas, Polres Jepara dan Kodim 0719 Gelar Latihan Tembak Bersama

MuriaNewsCom, Jepara – Polres Jepara dan Kodim 0719/Jepara melakukan latihan menembak bersama, di Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Senin (29/1/2018). Kegiatan tersebut merupakan upaya TNI Polri guna meningkatkan sinergitas pada ajang pilkada Jateng 2018.

Berlangsung di Lapangan Tembak Desa Mororejo, atau yang lebih akrab disebut dengan Pungkruk, ajang itu diikuti 100 personel TNI dan Polri. Dalam kegiatan itu, digunakan bedil jenis senapan serbu (SS) buatan Pindad.

Dalam kegiatan itu, ratusan personel tersebut dibagi menjadi empat rayon yakni, utara, selatan, tengah dan rayon Kodim/Polres.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho menyebutkan, latihan ini terutama ditujukan untuk personel Kapolsek dan Danramil. Dua pucuk pimpinan keamanan dinilai sebagai ujung tombak di wilayah kecamatan.

“Ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan sinergitas TNI dan Polri guna menghadapi Pilkada Gubernur Jateng 2018. Seratus personel kita latih dalam ajang ini terutama kepada Danramil dan Kapolsek, agar nantinya terbangun soliditas yang kuat, agar nantinya bisa saling mendukung saat kerja pengamanan pemilihan kepala daerah,” ujarnya.

Ditanya soal kerawanan keamanan, hingga saat ini berdasarkan pantauan Intel hal itu masih cenderung rendah. Lantaran, banyak partai pendukung pemerintah dan oposisi yang berkoalisi mengusung calon kepala daerah.

Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol (Czi) Fachrudi Hidayat mengemukakan hal serupa. Menurutnya, ajang latihan menembak merupakan upaya peningkatan soliditas diantara TNI Polri.

“Dalam keseharian kita, soliditas TNI Polri sebenarnya bukan hal baru dan sudah terbangun dengan baik. Akan tetapi dengan giat ini, diharap lebih eratkan pertalian tersebut,” katanya.

Selain latihan menembak bersama, Kodim dan Polres Jepara juga berencana akan bermain bola voli bersama. Dalam satu grup, akan dicampur antara personel TNI dan Polri.

Editor: Supriyadi

Bupati Grobogan Ternyata Jago Nembak

Bupati Grobogan Sri Sumarni mendapat instruksi sebelum melakukan latihan menembak di lapangan tembak Gunungrejo, Desa Depok, Kecamatan Toroh, Selasa (19/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni ternyata punya bakal terpendam dalam urusan menembak. Hal ini setidaknya bisa dilihat saat Sri Sumarni ikut berlatih menembak bersama Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Guring, Selasa (19/9/2017).

Latihan menembak yang dilangsungkan di lapangan tembak Gunungrejo, Desa Depok, Kecamatan Toroh juga diikuti Kajari Grobogan Edi Handoyo, Kabag Humas Ayong Muctarom dan sejumlah anggota Kodim 0717.

Dalam latihan tersebut, Sri Sumarni sempat mencoba menembak dengan dua jenis senjata api. Yakni, senjata laras pendek jenis FN46 dan laras panjang jenis M16.

Saat awal menembak, Sri Sumarni sempat terlihat kaget karena getaran dari senjata yang dipakai. Terutama, saat menembak menggunakan senjata M16 yang panjang dan agak berat.

Meski demikian, dalam beberapa tembakan selanjutnya, Sri Sumarni sudah terlihat mantap memegang senjata. Bahkan, saat hasil bidikannya diperlihatkan, ternyata banyak peluru yang masuk dalam lingkaran sasaran tembak.

”Ternyata tidak mudah untuk menembak tepat sasaran. Butuh konsentrasi tinggi. Saya baru pertama kali ini latihan menembak. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa,” kata Sri Sumarni

Editor: Supriyadi