Andi Rahmat Eks Pemain PSIS Merapat ke Persijap

MuriaNewsCom, Jepara – Andi Rahmat eks pemain PSIS  Semarang merapat ke Persijap Jepara. Gelandang serang itu nampak berlatih bersama skuad Laskar Kalinyamat, Selasa (20/2/2018) sore.

General Manager Persijap Ahmad Rifai menyebut, pemain ini bukan wajah baru di Jepara. Saat masih bermain di tingkat Porprov, pemuda asal Lamongan itu pernah merumput untuk Bumi Kartini selama dua tahun.

“Dia (Andi Rahmat) akan mengisi slot untuk pemain senior yang kami sediakan,” tuturnya, ditemui di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa sore.

Selain Rahmat, Rifai bilang, masih ada beberapa pemain yang akan merapat ke Jepara. “Kami masih menantikan satu pemain, sore ini datang kesini,” kata dia.

Disinggung mengenai regulasi Liga 3 yang membatasi umur pemain senior (23 tahun keatas) menjadi tiga orang. Rifai berkata ia siap melaksanakannya. Untuk itu dirinya menyediakan tiga slot untuk pemain senior.

“Kita sudah ada, untuk pemain seniornya Lucky dengan Putut. Satunya lagi akan diisi oleh Andi Rahmat,” terangnya.

Sementara, sembilan pemain senior yang sempat berlatih bersama Persijap, dicoret dari daftar skuad. Hal itu termasuk Amirul Kurniawan di posisi kiper dan Latif Hasyim center back, yang sempat membela Persijap saat berlaga di Liga 2.

“Namun tidak menutup kemungkinan, mereka akan kami panggil kembali, jika nanti regulasi mungkin berubah,” jelas Rifai.

Editor : Supriyadi

Awal Tahun Depan Persijap Tunjuk Manajer dan Pelatih Sebelum Bentuk Tim‎ Inti

Pemain Persijap berkumpul di tengah lapangan membentuk lingkaran dan suporter menanyikan lagu Indonesia pusaka. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara tengah mempersiapkan diri menyongsong bergulirnya Liga 3. Hal itu dengan penunjukan pelatih dan manajer tim, yang akan dilakukan awal tahun depan. 

“Kandidat yang akan mengisi posisi tersebut terutama manajer tim sudah ada. Namun kami belum bisa membeberken nama-nama calon tersebut,” kata General Manager Persijap Jepara Ahmad Rifai, Jumat (29/12/2017) sore. 

Ia mengatakan, meskipun telah ada nama-nama calon manajer tim, namun dirinya tetap sesuai prosedur dengan menyodorkan nama kandidat kepada Presiden Klub Persijap. Dirinya menyebut, posisi manajer tim krusial, sebab akan mengurus pemain berikut pelatih dan pendukung pertandingan dengan lebih fokus. 

Terkait pelatih, Rifai menyebut telah berkomunikasi dengan beberapa calon yang dianggap bisa menangani Laskar Kalinyamat. Namun lagi-lagi, ia belum bisa membeberkan siapa kandidat yang akan menukangi Persijap. 

Setelah rampung dengan urusan manajerial dan penunjukan pelatih kepala, proses perekrutan pemain pun akan dilakukan. Ia menyebut rekrutmen pemain akan dilakukan langsung oleh head coach

Terkait, apakah formasi Persijap Selection akan dipertahankan sebagai tim inti, ia menyebut tetap harus melalui proses seleksi. 

“Pemain-pemain muda yang sebelumnya tergabung dalam Persijap Selection tetap akan melalui tahapan seleksi, bersama dengan pemain lain yang akan datang untuk bermain di sini,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Parade Laskar Kalinyamat Sabet Penghargaan Kategori Penyaji Unggulan di Karnaval Keprajuritan 2017


Tim karnaval dari Jepara sedang menunjukan koreografinya dalam ajang Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017 di TMII Jakarta. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Kontingen Provinsi Jawa Tengah yang diwakili tim asal Kabupaten Jepara, menyabet penghargaan kategori Penyaji Unggulan, dalam Karnaval Keprajuritan Nusantara 2017. Ajang yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Minggu (19/11/2017) itu, diikuti sembilan provinsi dan bertujuan untuk memeringati Hari Pahlawan. 

Kontingen dari Jawa Tengah mengusung tema Laskar Kalinyamat. Rombongan diikuti oleh 150 orang, yang berdandan bak prajurit di masa pemerintahan Ratu Kalinyamat, yang berkuasa sekitar tahun 1500 an masehi. Kepemimpinannya menjadi legenda, karena ia adalah kaum perempuan namun keberaniannya dalam menantang imperialisme.  

Dalam beratraksi, masing-masing kontingen perwakilan dari provinsi di Indonesia diminta untuk menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan dan tamu undangan. Selanjutnya, mereka melakukan kirab dengan berjalan kaki dari Tugu Api Pancasila TMII menuju danau miniatur kepulauan dan berakhir di Sasono Langgen Bedaya.

Penghargaan kategori penyaji unggulan, diterima langsung Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dari Dirut TMII Bambang Soetanto. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan kebanggan tersendiri baik bagi Provinsi Jateng maupun tim dari Bumi Kartini. 

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Jepara Udik Agus mengatakan, seluruh persiapan dan penampilan dari kontingen Jateng telah terbayar. Menurutnya, persiapan tak hanya tampilan luar namun juga mental para penari. 

“Alhamdulillah, kita bisa menyelesaikan parade karnaval menempuh jarak 2 kilometer. Meskipun ditengah guyuran hujan,” tutup Udik.

Editor: Supriyadi

Persijap Tantang Elang Jawa

Pemain Persijap saat melakoni latihan di stadion Gelora Bumi Kartini beberapa saat lalu. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap Jepara dijadwalkan melawan PSS Sleman, yang merupakan pemuncak klasemen grup 3 Liga 2, Jumat (18/8/2017). Melawat ke Stadion Maguwoharjo, Laskar Kalinyamat membawa 18 pemain untuk menghadapi skuat Elang Jawa. 

Pelatih Persijap Carlos Raul Sciucatti mengatakan, seluruh pemain yang dibawa ke Yogyakarta dalam kondisi siap tempur. Namun demikian ia mengakui, pertandingan melawan Sleman tidaklah mudah.

“Pasti sulit karena mereka sudah lolos. Mereka (PSS Sleman) akan tampil percaya diri dan tanpa beban. Namun saya percaya, kami akan mendapatkan hasil positif,” kata Charly, sapaan akrab Carlos Raul. 

Akan tetapi Charly yakin bisa mencuri tiga poin di Maguwoharjo. Kemenangan bagi Persijap menjadi sebuah hal mutlak, jika tidak ingin terlempar ke Liga 3 alias Liga Nusantara (Linus).

Saat ini tim dari Jepara itu baru mengemas 12 poin dari 11 kali pertandingan, empat kemenangan dan tujuh kali didera kekalahan. Adapun posisinya menempati urutan keenam dari delapan tim di grup 3. 

Sementara, calon lawannya PSS Sleman mengemas 28 poin, hasil dari sembilan kemenangan, satu kali seri dan satu kali kekalahan. 

Pertandingan di Sleman merupakan perjumpaan kedua Persijap dan PSS. Pada laga pertama di Stadion Utama Gelora Bumi Kartini Jepara, PSS Sleman mengandaskan tim tuan rumah dengan skor 0-1, Rabu (17/5/2017). 

Pemilik Klub Persijap Esti Puji Lestari berharap pemainnya dapat menunjukan performa prima, layaknya pertandingan melawan Persip Pekalongan. Ia menginginkan pemainnya bermain dengan semangat juang tinggi.

“Saya berharap pemain memiliki semangat yang sama seperti pertandingan terakhir kemarin. Pelatih juga saya harapkan memiliki strategi yang mumpuni untuk bisa mengatasi permainan PSS yang memiliki pemain berkualitas. Tapi kami (Persijap) akan selalu berusaha yang terbaik,” tutup Esti. 

Editor: Supriyadi

Persijap Dihantui Degradasi

Skuad Persijap Jepara 2017. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Persijap kalah (lagi) melawan Persibangga 1-0, di Stadion Goentoer Darjono, Kamis (3/8/2017). Dengan hasil tersebut, klub asal Jepara itu tak bergeming dari posisi tujuh. Sementara lawannya, mempersempit jarak poin dengan Laskar Kalinyamat. 

Perlu diketahui, Persijap tak mampu mengalahkan tim besutan Achmad Muhariah dalam dua pertandingan. Pada laga kandang di Stadion Gelora Bumi Kartini Minggu (7/5/2017), Persatuan Sepakbola Indonesia Jepara yang saat itu diarsiteki Fernando Sales kalah 0-1.

Drama yang sama rupanya berulang, saat bertandang ke Persibangga, tim yang kini dilatih Carlos Raul Sciucatti menderita kekalahan dengan poin yang sama.

Meskipun tak merubah urutan klasemen, namun hasil itu tidak diinginkan oleh Persijap. Lantaran, masih ada empat laga lagi yang harus dilakoni Faumi cs.

Bahkan dua pertandingan tandang yang akan dilaksanakan pada medio Agustus dan September, Laskar Kalinyamat harus melawan pemuncak klasemen grup 3 PSS Sleman dan PSGC Ciamis yang menempati trap ketiga.

Seusai pertandingan, pelatih Persijap Carlos menyebut, beberapa keputusan wasit merugikan pemainnya. “Wasit memberikan beberapa keputusan yang salah dan itu berpengaruh pada permainan di lapangan,” tutur dia.

Sementara itu, Pelatih Persibangga Achmad Muhariah bersyukur atas kemenangan yang dicapai timnya.  “Hasilnya sangat kami syukuri, akhirnya kami meraih kemenangan di kandang, mudah-mudahan dengan hasil ini anak-anak akan semakin percaya diri menghadapi sisa pertandingan,” ujarnya. 

Catatan dari Persibangga pun tak begitu menggembirakan. Dari 10 kali pertandingan, hanya dua kemenangan dibukukan, satu kali seri dan sisanya kekalahan. 

Saat ini, Persibangga memiliki poin tujuh poin. Sementara Persijap Jepara masih ajeg mengoleksi 9 poin, dengan tiga kali kemenangan dan tujuh kali kekalahan.

Editor: Supriyadi

Laskar Kalinyamat Maksimalkan Amunisi Muda

persijap 2

Pertandingan Persijap saat melawan PSIR, di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Pelatih caretaker Persijap Bagong Harmadi mengatakan, melihat hasil dari semua pertandingan sebelumnya, Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, akan mengandalkan amunisi muda. Yakni para pemain muda berbakat yang dimiliki. Di luar penampilan buruk saat menjamu PSIR, pemain muda tersebut memberikan warna baru dalam skema permainan yang dimainkan.

”Kami akan memberikan kesempatan lebih kepada pemain muda. Selain mereka adalah putra daerah, kami yakin mereka akan tampil lebih baik saat menjamu PSIR,” ujar Bagong.

Pihaknya mengakui jika para pemain muda memiliki bakat yang luar biasa. Tapi saat di lapangan, mereka tetap membutuhkan seorang panutan sehingga permainan bisa mengalir dan sesuai dengan strategi yang sebelumnya diatur.

Hasil pertandingan melawan PSIR Rembang yang berakhir imbang 2-2 tak menyurutkan semangat Persijap. Pertandingan berikutnya, Laskar Kalinyamat akan menghadapi Persipur Purwodadi pada Minggu (21/8/2016) besok, di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara.

Laga kandang tersebut tak ingin disia-siakan lagi oleh tim kebanggaan warga Jepara ini. Mereka ingin menjaga asa untuk bisa lolos ke fase berikutnya setelah menuntaskan fase penyisihan grup IV dalam ajang Indonesian Soccer Championship (ISC) B ini.

CEO Persijap Muhammad Said Basalamah memberi bocoran jika sepekan ini pemain lebih intens latihan. Keseriusan dalam laga menjamu Persipur itu lantaran dianggap sebagai peluang terbaik tetap menjaga asa Laskar Kalinyamat lolos fase grup.

Editor : Akrom Hazami

 

Persipur Taklukkan Kehebatan Persijap

Para pemain Persipur merayakan gol kemenangan yang dicetak Ananias. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para pemain Persipur merayakan gol kemenangan yang dicetak Ananias. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Persipur akhirnya berhasil pecah telur. Ini, setelah tim besutan Wahyu Teguh itu mampu meraih kemenangan atas tamunya Persijap Jepara.  Dalam laga yang digelar di Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Minggu (29/5/2016) Persipur unggul tipis 1-0. Sebiji gol kemenangan Persipur diceploskan striker Ananias Fingkreuw menit ke 74.

Begitu wasit Annas Apriliandi dari Bandung meniup peluit akhir, sorak sorai kegembiraan langsung terlihat. Tidak hanya pemain dan suporter saja yang girang. Tetapi, jajaran manajemen tim juga tidak kalah senangnya dengan hasil tersebut.

“Kemenangan yang ditunggu akhirnya datang juga. Saya sangat gembira dan salut dengan perjuangan pemain,” kata Wahyu usai pertandingan.

Meski demikian, kemenangan yang diraih Yoga Utama dkk itu tidak didapat dengan mudah. Sepanjang pertandingan, tamunya Persijap juga memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir.

“Perlawanan Persijap saya akui luar biasa sekali. Makanya, saya bilang kalau kemenangan ini diraih dengan mati-matian,” sambung Wahyu yang mengaku sedikit grogi karen harus melawan tim yang dilatih gurunya Yusak Sutanto.

Sementara itu, CEO Persijap M Basalamah mengaku jika laga tadi enak ditonton dan berjalan sengit sejak menit awal sampai akhir. Berulangkali, timnya mampu memiliki peluang. Namun, penyelesaian akhir ternyata belum memuaskan.

“Pertandingan tadi sangat berimbang. Namun, akhirnya Persipur yang lebih beruntung,” katanya saat jumpa pers.

Editor : Akrom Hazami

Babak Pertama, Persijap Unggul Tipis atas PSIM Yogyakarta

persijap babak 1 (e)

Agung merayakan gol yang diletakkan ke gawang PSIM Yogyakarta. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

MuriaNewsCom, Jepara – Pertandingan Persijap Jepara melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara telah dimulai, Sabtu (14/5/2016). Babak pertama telah usai skor 1-0 untuk tim berjuluk Laskar Kalinyamat.

Gol tersebut disarangkan oleh striker Persijap Agung Supriyanto di menit ke 11. Proses gol yang dicetak striker andalan Persijap ini cukup baik. Agung mendapatkan umpan dari rekannya lalu disundul dan mampu ditepis oleh kiper PSIM Jogja. Tepisan kiper bernama Tito Rama tak sempurna hingga mampu disontek Agung lagi dan membuahkan gol.

Laga ketiga Persijap di Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B ini berjalan cukup sengit. Kedua tim baik Persijap maupun PSIM Yogyakarta silih berganti serangan.

Peluit pertama dibunyikan, anak asuh Yusack Sutanto langsung melakukan serangan hingga membuahkan gol. Usai gol  diciptakan, tempo permainan semakin menarik. Tim lawan beberapa kali melakukan upaya serangan untuk menyamakan kedudukan.

Instruksi dari pelatih Yusack Sutanto kepada pemain Persijap terlihat dijalankan dengan baik. Dalam laga ini, Yusack menggunakan formasi 2-5-3. Formasi awal tersebut digunakan untuk lebih menekankan pada kekuatan menyerang dengan menempatkan Agung Supriyanto, Korinus dan Gipsi.

Agung berada di ujung tombak sedangkan Korinus dan Gipsi menjadi penyerang lubang. Strategi ini cukup berhasil sampai babak pertama usai.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

PSIR Bertekad Curi Poin Penuh Lawan Persijap

ilustrasi

ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pada laga perdana Indonesia Soccer Championship (ISC) seri B, PSIR Rembang bakal berhadapan dengan Persijap Jepara. Pertandingan yang bakal berlangsung pada Sabtu (7/5/2016) di Stadion Krida, PSIR bertekad bakal curi poin penuh di kandang sendiri.

Pelatih PSIR Rembang Haryanto menyatakan, pasukannya sudah siap tempuh menghadapi Tim Laskar Kalinyamat. Kesiapan ini dibuktikan dengan menggelar beberapa latihan jelang menjamu Persijap di Markas PSIR.

“Kami akan berusaha keras untuk mendapatkan hasil bagus saat menjamu Persijap.Apalagi, ini di kandang sendiri, tentunya kami optimis anak-anak bisa menampilkan permainan terbaik mereka di hadapan pendukungnya sendiri,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Pihaknya telah mengamati permainan calon lawannya tersebut dan secara garis besar sudah mampu membaca permainannya. Untuk itu, dirinya juga telah menyiapkan strategi untuk menghadang permainan Persijap, supaya tak bisa berbicara banyak di kandang PSIR.

Dirinya optimistis, kemampuan pemain-pemain PSIR mampu membuat kesulitan pemain Persijap.

Apalagi, antarpemain PSIR sudah cukup mengenal karakter dan pola permainan, sehingga memudahkan koordinasi antarpemain.

Editor : Akrom Hazami

Persijap Libas PPSM Magelang

Pemain Persijap Fauzan Jamal mengamankan bola. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Pemain Persijap Fauzan Jamal mengamankan bola. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Hasil oke didapatkan Persijap Jepara di laga perdana Indonesia Super Competition (ISC) B melawan PPSM Magelang dengan skor akhir 2-0 di SGBK Jepara, Minggu (1/5/2016). Kedua gol tersebut dicetak pada babak kedua, menjelang peluit panjang dibunyikan wasit Ferry Permana.

Tim besutan Yusact Sutanto berhasil memecah kebuntuan setelah babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Memasuki pertengahan babak kedua, Yusact mengganti sejumlah pemain.

Hasil pergantian pemain yang dilakukan membuahkan hasil. Gol pertama dicetak oleh pemain pengganti Rendy Pradana pada menit ke-81. Tak berselang lama, pada menit ke-85 striker andalan Agung Supriyanto berhasil menambah gol.

Gol pertama dicetak melalui proses kemelut di depan gawang dan dimanfaatkan oleh Rendy Pradana. Sedangkan gol kedua melalui proses serangan balik dan mampu dituntaskan dengan baik oleh Agung Supriyanto.

Yusact mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, selain mampu menang juga menunjukkan performa terbaiknya dan semangat pantang menyerah.

“Kami puas dengan hasil ini. Semua pemain tampil bagus. Ini jadi modal berharga untuk laga berikutnya,” kata Yusact usai laga, Minggu (1/5/2016).

Berdasarkan hasil ini, semangat Persijap pun menggelora untuk melakoni laga- laga berikutnya. Kemenangan pertama di laga perdana semakin memantapkan optimisme tim kebanggaan warga Jepara ini.

Editor : Akom Hazami

Baca juga :

Babak Pertama, Persijap Imbang Lawan PPSM Magelang