Para Duta Wisata Bakal Meriahkan Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe

Duta Wisata Pati lintas angkatan bersiap untuk memeriahkan Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe yang akan digelar di Omah Kuno, Jalan Diponegoro Nomor 115 Pati, 29-31 Desember 2016. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Duta Wisata Pati lintas angkatan bersiap untuk memeriahkan Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe yang akan digelar di Omah Kuno, Jalan Diponegoro Nomor 115 Pati, 29-31 Desember 2016. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Para duta wisata Pati dari angkatan 2013 hingga 2016 bakal ikut memeriahkan Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe yang akan dihelat di Omah Kuno 1868, Jalan Diponegoro Nomor 115 Pati, 29-31 Desember 2016.

Selain mengenalkan aneka jajanan tradisional yang menjadi warisan leluhur masyarakat Pati tempo dulu, mereka akan mengikuti fashion show dengan mengenakan batik khas Pati, seperti batik bakaran. Kehadiran duta wisata diharapkan bisa mengenalkan potensi Pati, mulai dari kesenian, pakaian, hingga kuliner.

Winda Arianti Melantika, Duta Wisata Pati 2015 mengaku senang bisa diberikan kesempatan untuk meramaikan festival kuliner Pati tempo dulu yang digelar komunitas muda Pati yang berprofesi sebagai jurnalis tersebut. Dengan mengenakan batik bakaran, dia bersama duta wisata lainnya akan ikut mengenalkan busana tradisional Pati dan ragam kuliner klasik tempo dulu.

“Tugas kita kan memang mempromosikan wisata di Pati. Pada perhelatan nanti, kuliner tempo dulu menjadi bagian dari objek wisata kuliner yang keberadaannya mesti digeliatkan kembali. Saya pribadi suka dengan Getuk Runting, jajanan tradisional asli dari Pati,” ucap Winda saat berbincang dengan MuriaNewsCom, Senin (26/12/2016).

Dia berharap, Festival Kuliner Pati Tempo Doeloe bisa mengenalkan masyarakat yang tidak tahu kuliner klasik khas Pati. Melalui event tersebut, gadis berparas manis ini juga berharap agar masyarakat bisa ikut berpartisipasi mengembangkan kuliner Pati masa lalu.

Senada dengan itu, Haris Subagya, Duta Wisata Pati 2013 tersebut mengaku antusias dengan event akhir tahun di Pati yang mencoba menggali kembali kekayaan kuliner masa lalu. “Kegiatan ini sangat bagus di tengah masyarakat modern yang mulai lupa dengan kuliner klasik masa lalu,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono