Kamu Punya Buah Sukun di Rumah, Ini Pesan Pak Bondan Maknyus

Pakar kuliner Indonesia Bondan “Maknyus” Winarno saat menjadi juri lomba masal serba sukun, Jumat (8/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Buah sukun memang luar biasa. Di bawah pohon sukun jugalah, Soekarno merenung hingga terciptalah Pancasila, yang menjadi dasar negara kita.

Namun kandungan gizi yang terdapat pada buah sukun, menjadikan buah ini sebagai buah yang istimewa dan bisa dibuat aneka makanan enak.

Karena itu, pakar kuliner Indonesia Bondan “Maknyus” Winarno mengatakan, buah sukun bisa menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan di negeri ini.

“Banyak sekali contohnya. Saat menanak nasi misalnya, kita bisa tambahkan buah sukun ke dalamnya. Dan hasilnya tetap enak. Sudah teruji kalau itu,” katanya dalam lomba masak buah sukun dalam rangka HUT ke-70 Sukun, di Sukun Sport Centre, Jumat (8/9/2017).

Ada tips lain membuat buah sukun, menjadi makanan enak pendamping nasi. Bondan menyarankan supaya buah sukun digoreng kering tipis, dan dicampurkan bersama nasi. “Pasti menambah renyah nasi. Bisa menggantikan kerupuk. Siapa orang Indonesia yang tidak suka makan sambil berbunyi kriuk-kriuk begitu,” jelasnya.

Diversifikasi aneka menu dari buah sukun, akan sangat menarik sekali,  sebagaimana dikatakan Bondan. Karena buah ini termasuk buah yang sangat fleksibel untuk diolah menjadi berbagai masakan.

“Hari ini kita sudah mendapatkan banyak sekali contoh menu masakan dari buah sukun. Contoh bahwa buah ini bisa menambahkan ketahanan pangan di negeri ini,” imbuh Bondan.

Lomba masak buah sukun ini sendiri, diikuti berbagai perwakilan atau grup dari Sukun Group. Suasananya begitu meriah, karena juga peserta mendapat dukungan dari suporter mereka.

Selain lomba masak, juga digelar lomba yel-yel. Ada lima belas tim yang ikut lomba ini. Mereka terlihat bersemangat menampilkan performa terbaik mereka di hadapan dewan juri.

Editor: Supriyadi

Bondan Maknyus: Es Puter Sukun Ini, Out of the Box

– Pakar kuliner Indonesia, Bondan “Maknyus” Winarno bersama dewan juri lainnya saat mencicipi es puter sukun, Jumat (8/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Pakar kuliner Indonesia, Bondan “Maknyus” Winarno dikejutkan dengan aneka menu yang bisa dibuat dari bahan baku buah sukun. Salah satunya adalah es puter sukun.

“Saya harus akui, bahwa hasil kreasi es serut sukun ini luar biasa. Kreativitasnya sangat bagus. Istilahnya out of the box,” katanya dalam lomba masak buah sukun dalam rangka HUT ke-70 Sukun, di Sukun Sport Centre, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, menjadikan buah sukun sebagai bahan es puter, belum terpikirkan sebelumnya. Namun ada satu yang kemudian membuat masakan penutup tersebut istimewa.

“Karena, rasa sukunnya masih ada. Itu yang istimewa. Tidak tercampur dengan lainnya. Masih dominan rasanya,” katanya.

Ya, es puter sukun menjadi satu dari sekian banyak menu makanan yang berhasil dibuat dalam lomba tersebut. Kelima belas peserta memang menampilkan menu yang khas.

Sebut saja puding sukun, nasi uduk, pastel, risoles, galantin, sayur lodeh, dan lainnya.

Kesemuanya mendapat apresiasi dari Bondan dan tim juri lainnya. Meski ada juga ketidaksesuaian antara nama dan hasil jadi menu. Namun, semua masakan memang enak untuk dicoba.

“Memang menu yang ditampilkan berbahan utama buah sukun. Kita ingin ada berbagai menu yang bisa dihasilkan dari buah yang banyak manfaat ini,” kata Armnima YW, salah satu dewan juri lainnya.

Editor: Supriyadi

Kompetisi Memanas, Pak Bondan Ingatkan Peserta Lomba Masakan Serba Sukun Utamakan Rasa

Bondan Winarno, juri utama Lomba Memasak Serba Sukun berkeliling untuk melakukan penjurian di Sukun Sport Center, Jumat O8/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Lomba masakan serba sukun yang digelar PR Sukun di Sukun Sport Centre semakin memanas. Sebanyak 15 tim saling berlomba untuk memberikan hidangan terbaik dengan rasa yang membuat lidah termanjakan.

Ke-15 tim tersebut adalah Rumah Barat (Tbk & Lab), Rumah Barat (kantor), Rumah Timur, Rumah Besar, Rumah Tengah, Sukuntex 1, Sukuntex 2, Produksi SKT 1, Produksi SKT 2, Produksi SKM, Sukun Druck, Sukun Transport, Satpam, Kantor Pusat, dan Pergud Tbk dan Garasi Utara.

Bondan Winarno selaku juri utama mengakui aroma kompetisi ke-15 peserta sudah sangat terasa. Hanya, ia sering mengingatkan kepada para peserta untuk mempertahankan cita rasa sukun supaya tidak hilang.

”Rasa adalah yang paling penting dari sebuah masakan. Karena itu semua peserta harus memperhatikannya betul-betul. Percuma tampilan bagus kalau rasanya hancur,” kata Pak Bondan di sela-sela aktivitas penjurian, Jumat (8/9/2017).

Baca Juga: Peringati HUT ke-70, PR Sukun Gelar Lomba Masakan Serba Buah Sukun

Pak Bondan menjelaskan, untuk mendapatkan nilai maksimal, penampilan juga tak bisa dikesampingkan. Bagi dia, masakan yang enak adalah ketika penampilan dan rasa sama enaknya dan klop saat dipandang.

”Kalau rasanya tepat dan bentuknya (penampilan makanan) cantik, tentu banyak orang yang terpikat. Itu yang sedang kami cari di sini,” ungkapnya.

Meski begitu, Pak Bondan tak melulu berdiam diri dan hanya melakukan penjurian. Sambil keliling, pria yang dikenal dengan jargon ’Mak Nyus’ ini juga sering berbagi ilmu. Ia bahkan sering memberikan tips kepada semua peserta supaya enak dilihat dan dimakan.

Editor: Supriyadi