Disdukcapil Kudus Buka Layanan Rekam Data KTP di Akhir Pekan

MuriaNewsCom, Kudus – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus membuka layanan rekam KTP Elektronik (E-KTP), pada akhir pekan Sabtu-Minggu. Layanan ini ditempuh untuk meningkatkan perekaman kartu tanda penduduk elektronik, jelang pilkada 2018.

Layanan perekaman E-KTP pada akhir pekan, resmi dimulai pada hari Sabtu (31/3/2018) hingga 24 Juni 2018. Layanan Sabtu-Minggu itu dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

“Kami sediakan 7-8 petugas yang bersiaga di Kantor Disdukcapil Kudus dengan sistem bergantian,” kata Sekretaris Dinas Disdukcapil Kudus Putut Winarno.

Dikatakannya, layanan itu menyasar warga Kudus yang belum melakukan perekaman KTP, namun kesehariannya sibuk bekerja. Seperti buruh yang bekerja di luar kota, ataupun pelajar.

“Meskipun ada layanan Sabtu-Minggu, namun layanan jemput bola bagi warga berkebutuhan khusus, lansia tetap kami lakukan. Kalau untuk layanan weekend ini, kami tujukan bagi buruh luar kota yang kebetulan pulang, atau bagi perekam baru,” tuturnya.

Menurut data per tanggal 26 Maret 2018, dari jumlah penduduk sebanyak 835.318, jumlah warga wajib ber KTP ada 621.489. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman berjumlah 608.028, dan yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik berjumlah 13.461.

Editor: Supriyadi

Uji Coba Pencetakan KTP Elektronik di Kecamatan Cepu Gagal

E-KTP_New

 

MuriaNewsCom, Blora – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora untuk memberikan pelayanan aministrasi publik berupa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) rupanya masih menemui kendala.

Seperti halnya yang terjadi di Kecamatan Cepu. Rencana ujicoba pencetakan e-KTP di Kantor Kecamatan Cepu, harus gagal dikarenakan jaringan yang sangat lemot.

“Satu KTP kok sampai bisa 15 menit, padahal normalnya tiga menit. Hal itu disebabkan minimnya kuota bandwidth,” ujar Purwadi Setiyono, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinduk capil) Blora melalui Kepala Bidang Pendaftaran PendudukAgus Listiyono kepada MuriaNewsCom (19/4/2016).

Sedangkan, untuk merambah ke kecamatan lain di Blora, baru akan dilakukan tahun depan. Itupun, katanya, harus ada dukungan berupa jaringan internet serta sumber daya manusia yang memadai.

“Tahun depan, apabila sarana dan prasarananya mencukupi, termasuk jaringan, pelayanan pencetakan KTP bisa dilaksanakan di semua kecamatan,” imbuhnya.

Ia katakan, pencetakan kartu identitas di kantor kecamatan merupakan kebijakan dari Bupati Blora Djoko Nugroho, dalam meningkatan pelayanan publik, perihal administrasi kependudukan.

Mengingat pentingnya administrasi kependudukan bagi setiap warga, dirinya menginginkan setiap warga yang akan mendapatkan e-KTP tidak perlu repot-repot harus datang ke kantor Dindukcapil Blora.

Kokok mencontohkan, seperti warga Bangkleyan, Kecamatan Jati, harus menempuh jarak yang jauh dengan tempo waktu sekitar dua jam hanya untuk sampai ke Kantor Dindukcapil. Hal itu yang membuat dirinya tergugah untuk memudahkan warganya agar memperolah e-KTP.

Editor : Kholistiono