Korsleting Listrik, Satu Rumah di Pati Ludes Terbakar

MuriaNewsCom, Pati – Sebuah rumah di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana ludes terbakar, Jumat (26/1/2018) dini hari. Dugaan sementara kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik (koresleting listrik).

Kepala BPBD Pati Sanusi mengatakan, kebakaran yang menimpa Suwarno (45) warga RT 2 RW 4 desa setempat itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, baik Suwarno ataupun keluarganya sedang tertidur lelap.

Beruntung, ia tiba-tiba terbangun setelah melihat ada asap mengepul. Terlebih lagi, rumah Suwarno hanya berdinding bambu. Praktis api sangat mudah menjalar hingga ludes.

“Dalam kejadian ini tak ada korban jiwa. Meski material rumah mudah terbakar, mereka bisa menyelamatkan diri,” katanya.

Sanusi menjelaskan, dari keterangan di lapangan, rumah berukuran 7 x 8 meter tersebut diduga terbakar karena korsleting listrik. ”Dugaannya karena korsleting listrik,” ungkapnya.

Dugaan itu dikuatkan dengan bahan dasar yang digunakan untuk penyokong rumah juga terbuat dari bambu. Hal itu disinyalir menjadi penyebab api dengan mudah menjalar hingga menghanguskan bangunan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian mencapai Rp 50 jutaan.

Editor: Supriyadi

Diduga Korsleting, Mobil Bidan di Blora Ini Mendadak Terbakar Saat Melaju di Jalan

MuriaNewsCom, Blora,- Pengguna kendaraan yang melintasi jalan raya Jepon-Jatirogo, Blora sempat dibikin kaget, Senin (15/1/2018). Hal ini seiring adanya sebuah mobil yang tiba-tiba terbakar saat melaju di jalan raya di wilayah Desa Gombang, Kecamatan Bogorejo sekitar pukul 07.00 WIB.

Beruntung, peristiwa kebakaran mobil itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Meski demikian, kebakaran mobil Honda Jazz itu sempat mengundang perhatian warga dan pengendara yang akan melintas di jalan raya tersebut.

”Saat kejadian kondisi jalan kebetulan sedang sepi. Tidak ada korban, tapi seluruh bodi kendaraan hangus terbakar,” kata Kapolsek Bogorejo AKP Djamrozie Ghozali pada wartawan.

Tidak lama setelah terbakar, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkam oleh petugas dari Damkar Blora. Dugaan sementara, kebakaran itu disebabkan konsleting arus listrik dari accu kendaraan. Setelah api berhasil dipadamkan bangkai mobil langsungkan diamankan guna kepentingan olah TKP.

Petugas pemadam kebakaran saat berusaha memadamkan api yang menyulut mobil Honda Jazz di Jalan Jepon – Jatirogo, Senin (15/1/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Mobil dengan nomor polisi AD 9378 GM itu diketahui milik seorang bidan bernama Diyah Muktiningsih (42). Saat kejadian, pemilik mobil hendak berangkat ke tempat kerjanya di Puskesmas Desa Puledagel, Kecamatan Jepon.

Sebelumnya, Dyah merasakan kendaraannya normal-normal saja. Namun, saat sampai di lokasi kejadian, ia dihentikan seorang warga yang memberitahukan kalau ada kepulan asap di bagian depan mobilnya.

Kemudian Dyah langsung keluar dari dalam moibolnya dan berupaya menjauh. Beberapa saat selanjutnya, terlihat percikan api yang dalam waktu singkat langsung membesar dan membakar kendaraannya.

”Tadi ketika berangkat dari rumah, semua biasa saja. Namun ketika sampai di sini, ada orang yang menghentikan kendaraan dan bilang kalo mesin mobil saya berasap. Sontak saya langsung keluar dan menyelamatkan diri,” kata Diyah.

Editor: Supriyadi

Korsleting Listrik, Rumah di Klakahkasian Pati Ludes Dilalap Api

Polisi dan petugas pemadam kebakaran saat mencoba mengamankan barang di rumah milik warga Klakahkasian yang terbakar. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Rumah milik Sarkawi (57), warga Dukuh Gondoriyo, Klakahkasian, Gembong ludes dilalap api, Rabu (27/12/2017). Kebakaran diduga karena korsleting listrik yang berasal dari stop kontak televisi dan kulkas yang berada di ruang tamu.

Korsleting mengakibatkan percikan api yang menjalar dan membakar isi rumah Sarkawi. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 100 juta. Sejumlah barang berharga yang hangus terbakar, di antaranya surat berharga, peranti elektronik, perabot, material rumah, dan uang tunai senilai Rp 25 juta.

Kapolsek Gembong AKP Giyanto menuturkan, kebakaran terjadi saat pemilik rumah pergi ke kebun. Kebakaran pertama kali diketahui Siti Nurkani (30), penduduk setempat.

“Saksi melihat kepulan asap muncul dari rumah Sarkawi. Banyak warga berbondong-bondong mencoba memadamkan api, tetapi kewalahan. Beberapa menit kemudian, kami bersama mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan api berhasil dipadamkan,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mematikan jaringan listrik bila keluar rumah. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan korsleting arus listik yang paling rawan menyebabkan kebakaran rumah.

Editor: Supriyadi

Korsleting Listrik, Rumah Warga Desa Sumberejosari Grobogan Dilalap Api

Sejumlah warga membantu memadamkan api yang diduga terjadi akibat korsleting listrik. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Musibah kebakaran terjadi Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung, Jumat (1/12/2017) dinihari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB itu menyebabkan sebagian besar rumah milik Sumarno (60), rusak parah dilalap api.

Rumah di Dusun Sumber Barat yang terbakar itu berukuran 15 x 8 meter dengan konstruksi tembok. Kerusakan paling parah ada di bagian atap rumah atau plafon yang terbuat dari bahan kayu. Selain itu, sebagian besar barang yang ada di rumah ikut terbakar.

Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, tetangga korban sempat mendengar suara suara letusan ringan. Kemungkinan suara yang terdengar ini disebabkan hubungan arus pendek listrik.

Beberapa saat setelah terdengar letusan, warga keluar rumah untuk memastikan keadaan. Saat itu, warga melihat ada kobaran api dari atap rumah korban dan dalam waktu singkat langsung membesar karena hembusan angin kencang.

Melihat ada kebakaran, puluhan warga  berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya pemadaman ini tidak berhasil karena hembusan angin kencang dan tebatasnya persediaan air. Amukan api berhasil dipadamkan setelah regu damkar tiba di lokasi kejadian.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu dari hubungan arus pendek listrik.

“Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang pergi. Kemungkinan, kebakaran disebabkan konsleting listrik,” kata Camat Karangrayung Hardimin.

Editor: Supriyadi