Busyet, Biaya Pelatihan IKM di Kudus Telan Dana Hingga Rp 1 Miliar

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pelatihan Industri Kecil Menengah (IKM) yang digelar Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM untuk pelaku IKM di Kudus ternyata memakan dana cukup besar. Tak tanggung-tanggung, Pemkab Kudus menganggarkan uang senilai Rp 1 miliar untuk kegiatan pelatihan selama satu tahun.

Kabid Perindustrian pada Dinas Perinkop dan UMKM Koesnaini mengatakan, sumber dana tersebut menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembaka (DBHCT).

”Biaya pelatihan ke Boyolali yang dilakukan 150 pelaku IKM Kudus, juga diambilkan dari dana tersebut,” katanya.

Menurutnya 150 peserta yang ikut dalam pelatihan tersebut bermacam macam. Mereka adalah pengusaha yang bergerak di bidang usaha olahan tahu, jenang, susu, dan daging.

Masing-masing jenis usaha pemberian materi teori dibagi dalam empat lokasi. Yakni lokasi tempat pelatihan LIK, Gedung Dekopindo, Kelurahan Mlatinorowito, dan balai Desa Mlati Kidul.

”Dana itu juga digunakan pelatihan dan magang bagi pelaku usaha untuk batik. Ada lima pelaku batik berasal dari Colo, Dawe, dari IKM Manjeng Werni. Mereka akan magang di Pekalongan selama sebulan,” jelasnya.

Tujuan akhirnya, kata dia, bisa mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Ini, sesuai dengan empat pilar pembangunan Bupati Kudus Musthofa tentang menumbuhkembangkan sektor industri kecil, pengentasan kemiskinan, dan pengurangan pengangguran.

”Dengan banyaknya pelatihan ini, kami harap para pengusaha bisa menangkap peluang usaha dengan jeli. Baik itu dari jenang, susu, tahu, dan daging,” tambahnya.

Editor: Supriyadi

BACA JUGA: 150 Pelaku IKM di Kudus Timba Ilmu ke Boyolali