Tawarkan Barang Curian, Maling Komputer MA Ma’arif Randublatung Blora Diringkus Polisi

MuriaNewsCom, Blora – Kasus pencurian seperangkat komputer di Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Randublatung Blora akhirnya berhasil dituntaskan pihak kepolisian. Hal ini menyusul tertangkapnya pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi Sabtu (27/1/2018) lalu.

Tersangka pencurian komputer adalah Muhammad Zainudin (55), warga Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Tersangka bekerja sebagai Pekerja Harian Lepas (PHL) sebuah mini market di Blora.

“Tersangka kita amankan di Stasiun Cepu pada hari Rabu (21/03/2019) kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, tersangka berada di stasiun karena mau pulang ke Jakarta,” ungkap Kapolsek Randublatung AKP Supriyo, Kamis (22/03/18).

Bersama tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti kejahatan. Yakni, seperangkat PC computer merk Lenovo dan LCD. Barang itu dicuri tersangka dari ruang guru dengan cara menjebol plafon ruangan.

Dalam pemeriksaan sementara, tersangka mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi mengingat gaji yang diterimanya tidak mencukupi.

“Tersangka saat ini masih diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” jelas Supriyo.

Menurutnya, keberhasilan polisi menangkap pelaku pencurian komputer sekolah ini, berkat informasi dari masyarakat yang melaporkan bahwa ada seseorang di sekitar Stasiun Cepu yang sedang menawarkan komputer. Dari informasi itulah, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap tersangka tanpa perlawanan.

Editor: Supriyadi

Dollar Terus Naik, Banyak Pengusaha Komputer Banting Setir

Salah satu pengusaha komputer mencoba alih profesi menjadi jasa desain grafis. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

Salah satu pengusaha komputer mencoba alih profesi menjadi jasa desain grafis. (MuriaNewsCom/Hana Ratri)

 

KUDUS – Pengusaha komputer banting setir akibat imbas dari kenaikan Dollar. Hartanto, pemilik CV Artha Jaya Berkah, mengatakan nilai Dollar yang kini merambah angka Rp 14.400 mengakibatkan usahanya mengalami kelesuan.

”Saya sebagai pengusaha komputer juga pengelola konstruksi website atau jaringan komputer juga mengalami dampak kenaikan Dollar. Imbasnya langsung ke penjualan. Banyak barang, tapi tidak ada permintaan,” kata Hartanto.

Menurut Hartanto, akibat kelesuan ini, ia dan rekan-rekan seprofesinya banyak yang banting setir demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Rata-rata mereka melakukan usaha yang masih berkaitan dengan basicnya. Di antaranya online shop, servis komputer, dan sebagainya. Beruntung, Hartanto yang juga guru IT di sebuah SMP swasta di Mejobo ini, tidak perlu khawatir mencari usaha sampingan.

”Biasanya omzet bisa mencapai Rp 40 jutaan per bulan, sekarang turunnya jauh sekali,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Dedi Wibowo. Pemilik usaha servis komputer di bilangan Karangbener, Bae. Kenaikan Dollar berpengaruh langsung dengan harga sparepart komputer. Namun, pengaruh tersebut tidak membuat sepinya pelanggan yang ingin laptop atau komputernya diperbaiki di bengkelnya. (HANA RATRI/TITIS W)

Meski ‘Ndesa’ dan ‘Nggunung’, Siswa Harus Bisa Komputer

MTs NU Sunan Muria (e)

Siswa MTs NU Sunan Muria Kudus belajar komputer dengan bimbingan gurunya. (MuriaNewsCom/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Informasi teknologi (IT) hanya sebagai pelajaran muatan lokal di suatu sekolah. Namun di MTs NU Sunan Muria Kudus, menjadikan IT sebagai pelajaran wajib. Madrasah yang berdiri tahun 1976 ini selalu menekankan pada anak didiknya guna menguasai ilmu pengetahuan komputer tersebut. Lanjutkan membaca

Di Sekolah Ini Siswi Bisa Rakit Komputer

siswa merakit komputer (e)

Sejumlah siswi SMK NU Al Hidayah merakit perangkat komputer. Meski hal tersebut identik dengan laki-laki, namun mereka merasa antusias dan senang mengerjakan perakitan tersebut. (MURIA NEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Selama ini, kegiatan merakit komputer identik dengan laki-laki. Namun berbeda dengan siswi SMK NU Al Hidayah Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog. Kegiatan merakit komputer selalu dijalankan siswi untuk mengasah otak serta menajamkan ilmu pengetahuan dan informasi. Lanjutkan membaca