TNI Kudus, Ini Pesan Dandim Kudus Soal Larangan Pakai Narkoba

Suasana usai tes urine di Makodim Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Suasana usai tes urine di Makodim Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus  Letkol CZi Gunawan Yuda Kusuma mengatakan, komitmen yang sudah dibuat anggota TNI harus bisa dipatuhi. Sehingga aturan juga bisa ditegakkan.

“Seperti halnya, seluruh anggota TNI Kudus ini sudah membuat fakta integritas. Di mana fakta integritas itu mengatur tentang larangan anggota TNI menggunakan obat-obatan terlarang. Seperti halnya sabu, dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, dirinya berharap supaya seluruh jajaran anggota TNI yang ada bisa selalu mematuhi aturan yang sudah dibuat dan sepakati bersama.

“Bila memang ada yang terbukti memakai narkoba, maka akan kita proses sesuai dengan aturan yang ada. Terlebih bisa diberhentikan dari keanggotaan TNI ini,” ujarnya.

Diketahui, tes urin yang dilakukan oleh jajaran Kodim 0722/Kudus pada Senin (30/5/2016) bertempat di makodim setempat.

“Memang kita tidak menjadwalkan maupun memberi tahu TNI. Sehingga tes ini bisa benar benar steril tanpa sepengetahuan TNI lainnya. Sementara itu, tes ini akan kita lkukan secara rutin di kodim ini,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Ratusan TNI di Kudus Mendadak Dites Urine

Pasi Intel Kodim 0722/Kudus Kapten Infantri Subeki (pakai seragam TNI) dan Komandan Unit Intel Kodim 0722/Kudus Lettu Infantri Muhlisin (pakai dasi) memperlihatkan hasil urine. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pasi Intel Kodim 0722/Kudus Kapten Infantri Subeki (pakai seragam TNI) dan Komandan Unit Intel Kodim 0722/Kudus Lettu Infantri Muhlisin (pakai dasi) memperlihatkan hasil urine. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sekitar 118 anggota TNI dari Kodim 0722/Kudus dites urine di makodim setempat, Senin (30/5/2016). Tes urine tersebut merupakan lanjutan tes yang sudah dilakukan Kodim 0722/Kudus, Maret 2016.

Pasi Intel Kodim 0722/Kudus Kapten Infantri Subeki mengatakan, kegiatan tes urine rutin dilakukan. “Mulai dari komandan kodim hingga TNI yang bertugas di wilayah kecamatan atau koramil,” kata Subekti.

Dia melanjutkan, tes ini merupakan lanjutan dari tes urine, Maret 2016. Ketika itu, ada sektiar 110 anggota yang dites.

Dari informasi yang dihimpun, tes urine dilakukan secara mendadak, atau tidak terjadwalkan. Tujuannya agar tes bisa dilakukan secara baik dan tanpa sepengetahuan anggota TNI.

Kegiatan ini juga bekerjasama dengan BNN Jawa Tengah, maupun instansi terkait.

“Untuk jumlah TNI baik yang di wilayah kecamatan dan Kodim serta pegawai yang ada di Kodim sekitar ada 250 orang. Namun untuk yang sudah dites ada sebanyak 228 orang. Akan tetapi untuk sisanya akan kita tes dengan cara di panggil ke kodim. Namun tidak kita jadwalkan, dan tidak kita informasikan untuk kegiatan ini,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Biar Tak Takut Api, Tentara Dilatih Hal Ini

 

Tentara melakukan upaya pemadaman kebakaran di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tentara melakukan upaya pemadaman kebakaran di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Fire Chief Pemadam Kebakaran PT Djarum Kudus,Hardi Cahyana mengatakan, acara pelatihan pemadaman bermanfaat bagi tentara. Sebab dengan mendapatkan pelatihan tersebut, bisa mengetahui cara yang benar mematikan api tanpa kepanikan subelum menyebar.

”Kalau melihat api pasti panik, dengan cara seperti ini diharapkan warga bisa memadamkan dengan cara yang benar. Agar tidak meluas jangakauan apinya, maka untuk memadamkannya jangan menggunakan air, namun menggunakan kain basah,”kata Hardi.

Menurutnya, pihak Djarum memberikan materi berupa teori dan praktik. Teori yang diberikan dengan memberikan materi tentang pencegahan kebakaran, sedangkan untuk praktiknya warga langsung memadamkan api di lokasi kejadian.

Hardi mengatakan, untuk memadamkan api skala kecil dan besar memiliki prinsip yang sama. Yaitu dengan jangan panik. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)

Tentara, Api Kini juga jadi Musuhmu

Tentara melakukan upaya pemadaman kebakaran di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tentara melakukan upaya pemadaman kebakaran di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Sejumlah tentara kodim Kudus, dilatih untuk menjinakkan api. Para tentara tersebut dilatih khusus oleh ahli pemadam api dari pihak Damkar Djarum.

Kasi Ops Kodim, Kapten Heru Cahyono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan perintah dari Dandim Kudus. Dalam kegiatan tersebut, para tentara dilatih memadamkan api dengan berbagai metode.

“Berbagai metode memadamkan api dilakukan oleh para tentara. Mulai memadamkan dengan kain basah, memadamkan dengan apar hingga praktik langsung menggunakan mobil pemadam kebakaran,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, para tentara yang dilatih berjumlah 72 anggota. Pelatihan sendiri dibagi menjadi dua gelombang yang terdiri dari 36 anggota setiap hari. Untuk memudahkan dalam berlatih, dibagi kembali menjadi kelompok kecil berjumlah lima anggota.

“Sebenarnya progam ini sebelumnya pernah kami lakukan di kodim. Hanya pelaksanaan tidak semacam ini yang menggunakan alat lengkap dan juga dari ahli pemadam kebakaran,” jelasnya. (FAISOL HADI/AKROM HAZAMI)