Peringati Hari Air Sedunia, Warga Tegaldowo Rembang Gelar Kirab

Kirab budaya yang dilakukan warga Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem , Rembang, dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Warga Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang, mengadakan kirab budaya, dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, pada 22 Maret 2017. Kirab budaya ini dilakukan dengan mengelilingi embung yang ada di desa setempat. Tampak, kirab ini lebih meriah dengan adanya barongan, tujuah perempuan yang membawa kendi da nada 70 orang yang membawa bendera merah putih.

Kepala Desa Tegaldowo Suntono mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu cara untuk memperingati Hari Air Sedunia. “Kirab seperti ini, baru kali pertama kita laksanakan. Embung yang ada di Tegaldowo ini, juga baru jadi beberapa bulan lalu. Mudah-mudahan, keberadaan embung seluas 1,3 hektare yang dibuatkan PT Semen Indonesia ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para petani,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan embung terseut dibangun di atas lahan bengkok desa. Karena saat ini keberadaan perangkat desa sudah cukup, dan tidak perlu lagi merekrut perangkat, sehingga pihak desa menilai, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat banyak dengan digunakan untuk embung.

Dia melanjutkan, fungsi embung ini, sebagai penyimpan air saat musim hujan. Selain itu, sebagai tempat penyedia air saat musim panas. Katanya, sebelum adanya embung, warga setempat mengambil air dari aliran sungai sambil menggunakan genset. Namun setalah adanya embung ini, para petani bisa memanfaatkan aliran embung yang disalurkan ke sawah petani.

Editor : Kholistiono

 

Melihat Kemeriahan Kirab Budaya Batik Carnival yang Digelar SMAN 1 Sumber Rembang

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto melepas peserta kirab budaya batik carnival yang digelar SMAN 1 Sumber, Kamis (26/1/2017). (Humas Setda Rembang)

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto melepas peserta kirab budaya batik carnival yang digelar SMAN 1 Sumber, Kamis (26/1/2017). (Humas Setda Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Ratusan siswa mengikuti kirab budaya yang digelar SMAN 1 Sumber,Kamis (26/1/2017). Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-21 SMAN 1 Sumber ini mampu menyedot perhatian masyarakat luas.

Tampak beberapa siswa peserta kirab mengenakan busana batik yang dirancang dengan mewah dan indah, sehingga mampu menyuguhkan penampilan yang menarik kepada masyarakat.

Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto yang pada kesempatan ini melepas peserta kirab, memberikan apresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya peringatan ulang tahun tidak harus dirayakan dengan acara hiburan yang terkesan hura-hura dan tidak ada nilai seni budayanya.

“Kegiatan seperti itu bisa ikut mempromosikan potensi wisata maupun potensi kerajinan khas, dalam hal ini batik tulis Lasem. Kami juga sampaikan ke pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk dikomunikasikan di event Kartinian, agar bisa menemukan ide,”ujarnya.

Potensi anak muda dalam hal mengembangkan batik Lasem cukup besar. Terbukti Rembang yang diwakili SMPN 3 Lasem berhasil menjadi juara 1 lomba desain batik tulis tingkat Jawa Tengah. “Inovasi seperti itu sudah dilakukan di Jember dan di Banyuwangi. Saatnya kita tiru, kita studi tiru aja, yang baik kita tiru,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Sumber Bidang Kehumasan Didik Hartono menuturkan, kegiatan kirab budaya ini diharapkan bisa menghibur masyarakat. Dengan demikian, sekolah ingin membaur dengan masyarakat sekitar.

“Untuk kostum batiknya merupakan hasil karya siswa sendiri. Dan ke depannya kami merancang kerajinan batik tulis Lasem bisa dipelajari di sekolah,agar batik Lasem lebih dikenal oleh masyarakat Sumber khususnya siswa kami,” katanya.

Kirab budaya tersebut diikuti oleh 620 siswa,mulai kelas X,XI dan XII SMAN 1 Sumber. Ada yang memakai kostum batik, kebaya dan pakaian adat. Selain itu pihaknya juga melibatkan unsur siswa dari sekolah SMP,MTS, SD dan TK di wilayah Kecamatan Sumber.

Editor : Kholistiono