Khitanan Massal Majlis Tombone Ati Bumi Sholawat Diikuti Lebih Banyak Peserta

Majelis Dzikir Tombone Ati. (ISTIMEWA)

Majelis Dzikir Tombone Ati. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Pelaksanaan khitanan massal yang digelar Majlis Tombone Ati Bumi Sholawat, Karanganyar, Kabupaten Demak, berlangsung Kamis (7/1/2016).

Kegiatan yang didukung PR Sukun ini, ternyata mendapat apresiasi dari banyak pihak. Terbukti dari jumlah peserta yang kemudian lebih meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Rata-rata peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini, adalah anak-anak yang berusia antara 10-12 tahun. Kegiatan ini digelar dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Puncak acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar majlis tersebut, akan dilangsungkan malam hari ini. Mereka yang hadir adalah Habib Ali Zainal Abidin Alkaf dari Kudus.

Sedangkan ceramah Mauidhoh Hasanah akan dipimpin oleh KH Ahmad Machin Alhafidz dari Jepara. Sedangkan para habaib dan kiai dari berbagai daerah, juga akan menghadiri acara ini. (MERIE)

200 Anak Menjerit Saat Dikhitan

Seorang anak mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan  oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Selasa (29/12/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Seorang anak mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Selasa (29/12/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Sebanyak 200 anak dari berbagai daerah di Kabupaten Rembang mengikuti khitanan massal gratis yang diselenggarakan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Sebagian dari mereka menjerit histeris ketika prosesi khitanan.

Kabiro Corporate Social Responsibility (CSR) Semen Indonesia Slamet Mursidiarso mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan di empat tempat yakni Museum R.A Kartini; Kecamatan Bulu; Griya Pamulangan Desa Tegaldowo dan Pondok Pesantren Al Anwar, Kecamatan Sarang.

Menurutnya bakti sosial itu dimulai Selasa (29/12/2015) sampai tanggal 31 Desember 2015.
Slamet menjelaskan metode khitan yang dipakai adalah menggunakan laser. Setelah dikhitan oleh paramedis, peserta menuju ruang kontrol untuk memastikan hasilnya. Meskipun begitu, sebagian besar peserta khitanan massal tampak meringis kesakitan, bahkan sebagian ada yang menjerit histeris karena takut.

Setelah semuanya baik, lanjut Slamet, maka peserta khitan diberi celana khusus agar luka tidak tersentuh oleh pakaian.“Kegiatan CSR yang digelar perusahaan seperti khitanan massal, kami harap dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekitar perusahaan,” tambahnya.

Slamet mengaku bersyukur minat masyarakat Rembang untuk mengikuti acara khitanan massal sangat tinggi. Sehingga pada khitanan massal ini, perusahaan bekerja sama dengan Rumah Sakit Semen Gresik yang menyediakan 6 paramedis yang berpengalaman di bidangnya.

“Selain itu perusahaan juga berharap bisa semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Hubungan yang sinergis antara perusahaan dan masyarakat diharapkan bisa mendorong peningkatan nilai tambah bagi perusahaan dan juga masyarakat,” ujarnya.

Untuk peserta khitan, selain mendapat pelayanan khitan gratis dan celana khusus khitan serta kontrol sebanyak dua kali, peserta juga diberikan uang saku dan suvenir yang berupa baju koko, sarung dan kopiah (AHMAD WAKID/AKROM HAZAMI)

PR Sukun Gelar Khitan Massal Keluarga Wartono

Anak-anak yang mengikuti khitan massal (Istimewa)

Anak-anak yang mengikuti khitan massal (Istimewa)

 

KUDUS – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad, keluarga Wartono menggelar khitan massal pada Kamis (24/12/2015). Kegiatan khitan massal ini, secara rutin digelar setiap tahun oleh keluarga Wartono.

Antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini juga cukup tinggi. Hal ini terlihat dari peserta khitan, yang jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Untuk peserta khitan, rata-rata berusia 10-12 tahun. Dalam kegiatan ini, masing-masing anak juga mendapatkan bingkisan dari penyelenggara.

Pelaksanaan khitan massal yang dipimpin dr. Kamal selaku ketua tim medis dan dibantu beberapa orang paramedis tersebut berjalan lancar.

Terlihat hadir pada acara ini, seluruh jajaran direksi PR Sukun beserta keluarga besar, Camat Gebog, Kepala Desa Gondosari, Kapolsek Gebog serta Koramil Gebog. (KHOLISTIONO)

Kodim 0721/Blora dan DKK Blora Gelar Khitan Masal

Dandim 0721/ Blora saat melihat peserta khitan masal di pendapa kabupaten. (MuriaNewsCom/Priyo)

Dandim 0721/ Blora saat melihat peserta khitan masal di pendapa kabupaten. (MuriaNewsCom/Priyo)

BLORA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-70 tahun, Kodim 0721 Blora bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora, menggelar khitan masal yang diikuti oleh 155 peserta.

Dalam acara yang dibuka Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya mengungkapkan, selaku Pemerintah Kabupaten Blora memberikan apresiasi sebesar-besarnya dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dan Kodim 0721/Blora yang menyelenggarakan acara khitan masal bagi masyarakat kurang mampu.

”Besar harapan saya, acara ini menjadi stimulan berbagai kalangan yang peduli terhadap pembangunan di Kabupaten Blora, untuk meningkatkan partisipasinya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora,” Jelas Bupati Blora Djoko Nugroho, Kamis (30/7/2015).

Menurutnya, khitanan selain sebagai satu upaya pemenuhan syariat Islam, pelaksanaan khitan juga dijadikan sebagai satu tahapan bagi anak-anak untuk mampu mempersiapkan dan membekali diri menghadapi satu tahapan kehidupan. Yaitu menghadapi tahapan akhil balig, satu tahapan yang menuntut tanggung jawab lebih dibanding pada masa kanak-kanak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Dr. Henny Indriyanti, M. Kes menjelaskan, kegiatan khitan masal sudah menjadi program rutin oleh DKK Blora yang bekerja sama dengan Kodim 0721/Blora di setiap tahunnya, guna membantu masyarakat kurang mampu.

”Semoga kegiatan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” imbuhnya. (PRIYO/TITIS W).