Polsek Kedung Evakuasi Korban Tewas  Tersetrum Listrik

Polsek Kedung memperhatikan korban yang tersetrum di Desa Bulakbaru, Jepara. (Tribtaranewsjepara)

Polsek Kedung memperhatikan korban yang tersetrum di Desa Bulakbaru, Jepara. (Tribtaranewsjepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Kapolsek Kedung AKP Sukarmo bersama anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) orang meninggal dunia karena kecelakaan kerja di brak mebel milik Masto turut Desa Bulakbaru, RT 03/04, Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kedung AKP Sukarmo menerangkan, penemuan korban bermula saat warga Sumakno sedang jalan kaki dan melewati depan TKP sekitar pukul 17.30 WIB di brak mebel milik Masto. Sumakno mendengar suara mesin sedang menyala namun tidak mendapati seorang yang lembur.

Lalu masuk untuk mencari suara mesin tersebut dan mendapati suara mesin tersebut mesin propil kayu dan mendapati korban dalam keadaan tengkurap di tanah dan mesin propil tersebut berada di bawah badan korban. Atas kejadian tersebut, memamanggil warga Purwoko (45) dan mencabut aliran listrik mesin tersebut.

Dari pemeriksaan tenaga medis RSU Kartini dr Neisya Hani, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah. Korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dan mengalami luka bakar di bagian dada.

“Selanjutnya korban meninggal dunia diantar dan diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan dengan dibuatkan berita acara penyerahan jenazah,” pungkasny dikutip Tribratanewscomjepara.

Editor : Akrom Hazami

Kronologis Ngeri Kuli Bangunan di Ngembalrejo Kudus Kesetrum Listrik

Korban, Supon (56) warga Kayu Apu 3/5, Gondangmanis, Bae, Kudus menjalani perawatan di RS Mardi Rahayu, Rabu (2/12/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Korban, Supon (56) warga Kayu Apu 3/5, Gondangmanis, Bae, Kudus menjalani
perawatan di RS Mardi Rahayu, Rabu (2/12/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Korban kesetrum listrik, Supon (56), warga Dukuh Kayu Apu, RT 3 RW 5, Gondangmans, Kecamatan Bae, Kudus, sampai sekarang masih dirawat di RS Mardi Rahayu Kudus.

Nyawanya selamat, dan diketahui, korban hanya mengalami luka. “Saat ini yang masih saya rasakan yakni sakit luka bakar di telapak kiri. Sebab tangan kiri saya gunakan untuk mencabut besi tersebut. Selain itu masih terasa panas di bagian perut dan kaki,” kata Supon di RS Mardi Rahayu, Rabu (2/12/2015) siang.

Dia menceritakan kejadiannya. Ketika itu, Supon tak sengaja menyenggol kabel listrik yang berada persis di atas bangunan rumah milik Rohmad. “Saat usai memondasi kamar (rumah,red), saya langsung membersihkan alat-alat yang berserakan. Baik itu kawat atau besi. Namun besi yang saya cabut itu malah langsung menyenggol kabel listrik yang ada di atasku. Setelah itu, saya kaget dan tergeletak lemas,” ungkap Supon.

Diketahui, jarak kabel listrik dengan fondasi rumah lantai dua milik Rohmad (69), WargaNgembalrejo, RT 2 RW 1, Kecamatan Bae, tersebut sekitar 1,5 meter. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Kesetrum, Kuli Bangunan di Ngembalrejo Kudus Kritis

Lokasi kecelakaan buruh bangunan yang tersetrum listrik di rumah Rohmad di Ngembalrejo, Bae, Kudus. (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

Lokasi kecelakaan buruh bangunan yang tersetrum listrik di rumah Rohmad di Ngembalrejo, Bae, Kudus. (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Nasib nahas menimpa Supon (56), Warga Dukuh Kayuapu, RT 3 RW 5, Desa Gondang Manis, Kecamatan Bae, Kudus, Rabu (2/12/2015). Pria yang menjadi kuli bangunan tersebut tersetrum listrik saat mengerjakan bangunan fondasi rumah milik Rohmad (69), Warga Desa Ngembalrejo RT 2 RW 1 , Bae, Kudus.

Sejauh ini, korban hanya mengalami luka dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, guna mendapatkan perawatan intensif.

Penuturan Rohmad, kejadian itu sekitar 09.00WIB saat korban baru selesai melakukan pengerjaan fondasi rumah.

“Kalau kejadiannya saya tidak tahu persis. Pak Supon sudah dibawa ke RS Mardi Rahayu oleh anak saya Doni Hermawan untuk dirawat. Setahu saya, Pak Supon itu karena terkena kabel listrik yang berada di atas persis bagunan. Sebab yang difondasi itu ialah kamar anak saya yang ada di lantai dua,” terangnya. (EDY SUTRIYONO/AKROM HAZAMI)

Nahas, Perbaiki Pompa Air Warga Desa Katong Ini Tewas Kesetrum

kesetrum

 

GROBOGAN – Nasib nahas menimpa Kristiadi, warga Desa Katong, Kecamatan Toroh. Siang tadi, sekitar pukul 10.30 WIB, pria 58 tahun itu ditemukan tewas di rumahnya akibat terkena sengatan listrik.

Informasi yang diterima menyebutkan, beberapa waktu sebelumnya, korban bermaksud memperbaiki pompa air di rumahnya yang sempat rusak, karena tidak bisa menyedot air dengan lancar.

Sayangnya, saat memperbaiki pompa itu, korban lupa mematikan sambutan listrik. Akibatnya, saat tangan korban menyentuh kabel, sekujur tubuhnya langsung tersengat arus listrik.

Peristiwa tragis itu baru diketahui beberapa saat kemudian oleh istri korban Kasiati. Ceritanya, istri korban sebelumnya sempat mendengar teriakan mengaduh yang dilontarkan suaminya. Saat diperiksa, dia mendapati tubuh suaminya sudah terbujur kaku di lantai rumah dengan tangan kiri masih memegang seutas kabel.

Kejadian itu langsung dilaporkan pada warga sekitar. Setelah sekering listrik dimatikan, warga langsung memeriksa kondisi korban. Sayang, saat diperiksa korban didapati sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

”Peristiwa ini disebabkan kelalaian korban saat memperbaiki pompa air. Dimana, korban lupa tidak mematikan saluran listrik utama terlebih dahulu, sebelum memperbaiki pompa air,” kata Kapolsek Toroh AKP Juhari. (DANI AGUS/TITIS W)