Terkait Rencana Utang Rp 200 Miliar, Kemendagri Tinjau Jalan rusak di Grobogan

Direktur Perimbangan Keuangan Daerah Kemendagri Elvius Daelami (lengan panjang) saat meninjau kondisi ruas jalan rusak di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Direktur Perimbangan Keuangan Daerah Kemendagri Elvius Daelami (lengan panjang) saat meninjau kondisi ruas jalan rusak di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan –  Direktur Perimbangan Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Elvius Daelami melangsungkan kunjungan kerja ke Grobogan, Senin (30/1/2017). Kedatangan pejabat beserta salah satu Kasubditnya Bedjo Mulyono itu ada kaitannya dengan rencana Pemkab Grobogan untuk mengajukan pimjaman dana Rp 200 miliar guna perbaikan jalan rusak.

Dalam kunjungannya, pejabat dari Kemendagri sempat diajak meninjau beberapa lokasi jalan rusak yang akan dibangun dengan dana pinjaman tersebut. Antara lain, ruas jalan Sedadi-Bologarang di Kecamatan Penawangan dan jalan Ngurangan-Genuksuran di Kecamatan Purwodadi.

“Saya dan staf ahli bupati Bapak Padmo serta perwakilan dari Bank Jateng tadi ikut mendampingi kunjungan lapangan pejabat dari Kemendagri. Ada beberapa ruas jalan rusak yang kita perlihatkan. Antara lain di Kecamatan Penawangan dan Purwodadi,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Grobogan Subiyono.

Menurut Biyono, setelah melihat kondisi lapangan, tamu dari Kemendagri tersebut mendukung upaya perbaikan jalan yang direncanakan dengan dana pinjaman. Sebab, kondisi jalan yang dilihat memang sudah saatnya butuh sentuhan perbaikan.

“Pak Elvius Daelami tadi cukup terenyuh melihat kondisi jalan. Terlebih, saat ini mobilitas kendaraan cukup tinggi karena sebagian petani sedang masuk masa panen padi. Hasil kunjungan lapangan ini nanti akan segera dilaporkan pada Mendagri,” kata mantan Kepala Dinas Pengairan itu.

Sebelum melangsungkan kunjungan lapangan, pejabat dari Kemendagri itu sempat diterima Bupati Grobogan Sri Sumarni. Selain Subiyono dan Padmo, ada sejumlah pejabat lain ikut menemani bupati dalam kesempatan itu. Antara lain, Kepala BPPKAD Moh Sumarsono dan Kabag Perekonomian Anang Armunanto.

Masalah pinjaman sebesar Rp 200 miliar pada Bank Jateng untuk perbaikan jalan pada tahun ini, sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari DPRD Grobogan. Rencananya, dana pinjaman itu akan digunakan untuk perbaikan jalan sepanjang 66,3 km.

Dana pinjaman nanti akan dialokasikan untuk perbaikan jalan yang dibagi dalam dua wilayah. Yakni, wilayah Grobogan bagian Timur dan Barat yang masing-masing dialokasikan Rp 100 miliar.

Proyek jalan nanti akan dibagi dalam beberapa paket pekerjaan. Nilai tiap pekerjaan diatas Rp 2,5 miliar.

“Sesuai dengan perundang-undangan, masalah pinjaman ini perlu persetujuan Mendagri. Kami sudah mengantongi persetujuan dari DPRD Grobogan. Tinggal dari menteri saja,” kata Moh Sumarsono.

Sumarsono mengatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya telah mendatangi Mendagri di Jakarta untuk meminta persetujuan. Secara lisan, rencana tersebut diapresiasi dan didukung. Saat ini, pihaknya, tinggal menunggu surat persetujuan pinjaman saja dari Mendagri.

Editor : Akrom Hazami